Blockchain dan AI, dua gelombang teknologi besar, kini tengah melanda. Satu mengejar keterbukaan dan konsensus, satu lagi bergantung pada data dan daya komputasi. Keduanya tampak berjalan sejajar, namun bertabrakan di satu titik: privasi.
AI membutuhkan data dalam jumlah besar, tapi bagaimana mungkin informasi sensitif berani dimasukkan ke dalam blockchain? Blockchain membutuhkan agen cerdas untuk menjalankan strategi, namun kode yang terbuka dan transparan membuat strategi mudah terbongkar. Kontradiksi ini benar-benar membatasi ruang imajinasi untuk integrasi keduanya.
Kemunculan @zama tampak
Lihat AsliAI membutuhkan data dalam jumlah besar, tapi bagaimana mungkin informasi sensitif berani dimasukkan ke dalam blockchain? Blockchain membutuhkan agen cerdas untuk menjalankan strategi, namun kode yang terbuka dan transparan membuat strategi mudah terbongkar. Kontradiksi ini benar-benar membatasi ruang imajinasi untuk integrasi keduanya.
Kemunculan @zama tampak







