Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Ratusan kontrak diselesaikan dalam USDT atau BTC
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Futures Kickoff
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ada satu pertanyaan yang terus menggelitik pikiran: sebenarnya apa nilai dari uang?
Menurut pemahaman Elon Musk, "uang" secara sederhana adalah ukuran dari tenaga kerja. Apa arti memiliki uang? Itu berarti kamu bisa mengarahkan tenaga kerja orang lain untuk bekerja untukmu. Dari sudut pandang ini, uang sendiri tidak memiliki nilai mutlak, melainkan hanya sebagai bukti hak untuk melakukan pertukaran.
Namun, ada satu masalah dengan logika ini—bagaimana jika kecerdasan buatan dan teknologi robot benar-benar cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan seluruh manusia? Maka semuanya akan berubah.
Bayangkan skenario berikut: produktivitas tak terbatas, bahan pokok melimpah hingga berlebihan, tenaga kerja menjadi komoditas dengan pasokan tak terbatas. Dalam kondisi ini, apakah uang dalam arti tradisional masih diperlukan?
Untuk membuktikan gagasan ini, Elon Musk bahkan mengutip pandangan dunia dari novel ilmiah karya Ian Banks—dalam dunia fiksi yang sangat maju itu, kelangkaan telah hilang, dan sistem ekonomi pun runtuh.
Ini bukan sekadar fantasi utopis. Ketika efisiensi produksi mencapai batas maksimal, dan manusia tidak lagi membutuhkan pertukaran dan distribusi, nilai uang akan runtuh. Ini mungkin menjadi pertanyaan utama dalam evolusi peradaban manusia setelah era Web3.