Pesan Berita Gate, 23 April — Kepala Kehakiman Iran Ebrahim Raisi menyatakan di media sosial kemarin (22 April) bahwa pameran militer pasukan bersenjata Iran di Selat Hormuz adalah “sumber kebanggaan,” seraya menambahkan bahwa tiga kapal yang melanggar peraturan dikenai tindakan hukum di jalur strategis perairan pada hari itu.
Raisi mengklaim “orang Amerika tidak berani mendekati Selat Hormuz” dan menyinggung nasib dua kapal perusak AS, USS Michael Murphy dan USS Peterson. Ia menyatakan bahwa Korps Garda Revolusioner Islam Iran (IRGC) telah menurunkan armada “gerombolan” yang terdiri dari perahu cepat dan drone tanpa awak di sekitar Pulau Forur, menjaga kewaspadaan terhadap kapal angkatan laut AS serta mencoba menerapkan taktik serangan saturasi.
Komentar tersebut muncul di tengah ketegangan yang terus berlangsung antara Iran dan Amerika Serikat terkait keamanan regional di Teluk Persia, salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia.