Bank Sentral India telah memberlakukan regulasi yang lebih ketat terhadap pinjaman untuk perusahaan yang terlibat dalam perdagangan saham dan komoditas secara proprietary. Menurut informasi yang dipublikasikan Bloomberg di X, langkah ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengendalikan spekulasi berlebihan di pasar keuangan.
Kerangka regulasi baru ini berfokus pada pembatasan leverage yang dapat diberikan oleh lembaga keuangan kepada klien trading. Penguatan syarat kredit ini bertujuan mengurangi risiko sistemik dan membatasi volatilitas pasar yang disebabkan oleh perdagangan dengan leverage tinggi.
Kebijakan ini mencerminkan kekhawatiran terhadap posisi utang besar yang dapat memperbesar kerugian saat pasar mengalami penurunan, sehingga meningkatkan stabilitas keuangan, memperbaiki pengelolaan risiko, dan menuju lingkungan perdagangan yang lebih berkelanjutan bagi pasar modal India.