2 April 2026 — SpaceX, di bawah kepemimpinan Elon Musk, secara resmi telah mengajukan aplikasi IPO secara rahasia kepada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), dengan target valuasi yang luar biasa sebesar $1,75 hingga $2 triliun dan berupaya menggalang dana sekitar $75 miliar. Jika berhasil, IPO ini akan melampaui rekor $29 miliar yang dicatatkan oleh Saudi Aramco pada tahun 2019, menjadikannya penawaran saham perdana terbesar dalam sejarah pasar modal global.
Bagi investor retail yang melewatkan peluang awal SpaceX, ini jelas menjadi salah satu peristiwa paling dinanti dalam beberapa tahun terakhir. Kini, produk Pre-IPOs terbaru dari Gate membuka peluang bagi investor retail untuk terlibat lebih awal.
Tiga Pilar Utama Bisnis SpaceX
Valuasi triliunan dolar SpaceX bukan sekadar mimpi—melainkan didukung oleh tiga mesin bisnis yang sangat kuat:
Starlink — Sumber Pendapatan Utama. Per Maret 2026, Starlink memiliki lebih dari 10 juta pengguna aktif di seluruh dunia dan lebih dari 10.000 satelit yang mengorbit, mewakili 66% dari seluruh satelit aktif secara global. Pada tahun 2025, Starlink menghasilkan sekitar $10,6 miliar pendapatan dan $5,8 miliar EBITDA, dengan margin laba sebesar 54%, menjadikannya sumber pendapatan paling stabil bagi SpaceX.
Layanan Peluncuran Roket — Penguasa Global. Pada tahun 2025, SpaceX menyelesaikan 165 peluncuran roket, mewakili 51% dari seluruh peluncuran global dan lebih dari 80% peluncuran roket komersial di Amerika Serikat. Berkat teknologi Falcon 9 yang dapat digunakan kembali, SpaceX memangkas biaya per peluncuran hingga 90%, menciptakan hambatan biaya yang signifikan bagi para pesaing.
Starship + xAI — Frontier Masa Depan. Pada Februari 2026, SpaceX bergabung dengan perusahaan AI milik Musk, xAI, sehingga valuasi entitas gabungan mencapai $1,25 triliun. Langkah ini mengubah narasi SpaceX dari "perusahaan roket" menjadi "platform infrastruktur ruang angkasa dan AI yang terintegrasi secara mendalam". Menurut laporan media, total pendapatan SpaceX pada tahun 2025 mencapai sekitar $18,5 miliar. Meskipun mengalami kerugian bersih hampir $5 miliar akibat investasi besar di xAI, pasar tetap fokus pada potensi pertumbuhan jangka panjang dari sinergi "ruang angkasa + AI" ini.
Pembaruan IPO: Roadshow Segera, Alokasi Retail Tak Terbatas
Berdasarkan informasi terbaru, SpaceX diperkirakan akan secara resmi merilis prospektus IPO pada akhir Mei. Roadshow dijadwalkan dimulai pada minggu 8 Juni, dengan harga penawaran akan ditetapkan pada minggu 15 Juni.
Menariknya, CFO SpaceX Bret Johnsen menyampaikan kepada sindikasi penjamin emisi, "Investor retail akan menjadi bagian kunci dari IPO ini, dengan alokasi lebih besar dibandingkan IPO sebelumnya." Dilaporkan, Musk berencana mengalokasikan hingga 30% saham baru kepada investor retail—jauh melebihi rata-rata 5–10% pada IPO kebanyakan.
SpaceX telah membentuk sindikasi penjamin emisi kelas dunia, termasuk Bank of America, Citigroup, Goldman Sachs, JPMorgan Chase, dan Morgan Stanley.
Gate Pre-IPOs: Cara Baru Mendapat Paparan Awal SpaceX
Menjelang IPO resmi SpaceX, Gate meluncurkan proyek Pre-IPOs pertamanya—SpaceX (SPCX)—memberikan kesempatan bagi investor retail untuk berpartisipasi dalam perubahan valuasi SpaceX sebelum pencatatan publik.
Detail Berlangganan Utama (Pembaruan 20 April 2026):
- Periode Berlangganan: 20 April 2026, 10.00 UTC – 22 April 2026, 10.00 UTC
- Harga Berlangganan: 590 USDT / GUSD per SPCX
- Valuasi Tersirat: Sekitar $1,4 triliun
- Minimum Investasi: 100 USDT
- Distribusi Aset: Diperkirakan pada 6 Mei 2026, 10.00 UTC, dengan perdagangan pra-pasar akan menyusul
Karakter Produk: SPCX bukan saham SpaceX secara langsung, melainkan Mirror Note. Pemegang memiliki hak ekonomi (mengikuti perubahan valuasi) tetapi tidak memperoleh hak suara atau dividen sebagai pemegang saham SpaceX. Gate melakukan lindung nilai dengan memegang ekuitas atau derivatif SpaceX di luar bursa, dan menerbitkan SPCX untuk mencerminkan nilainya.
Peringatan Risiko: Faktor Penting yang Harus Diperhatikan
Meski investasi Pre-IPO menarik, terdapat risiko spesifik yang perlu dipertimbangkan:
- Risiko Regulasi: SpaceX belum resmi IPO, dan produk Pre-IPO yang ditokenisasi beroperasi di wilayah abu-abu regulasi di banyak negara, dengan kemungkinan intervensi kebijakan.
- Risiko Valuasi: Valuasi tersirat SPCX sebesar $1,4 triliun tergolong tinggi dibandingkan kisaran $800 miliar hingga $1,25 triliun di pasar privat tradisional. Penetapan harga sepenuhnya merupakan kebijakan bursa.
- Risiko Likuiditas: Meski perdagangan pra-pasar didukung, jika antusiasme pasar menurun atau IPO tertunda, likuiditas bisa tidak mencukupi sehingga sulit untuk keluar dari posisi.
Kesimpulan
Dengan target valuasi $2 triliun, SpaceX berpotensi mencatatkan IPO terbesar dalam sejarah global. Gate Pre-IPOs menawarkan cara baru bagi investor retail untuk mendapatkan paparan awal terhadap valuasi SpaceX. Baik Anda percaya pada visi Musk "ruang angkasa + AI" maupun ingin mengambil posisi sebelum IPO raksasa triliunan dolar ini, SPCX patut diperhatikan. Namun, ingat: SPCX bukan representasi kepemilikan saham langsung. Pastikan Anda memahami struktur produk dan risiko yang terkait sebelum berinvestasi. Ambil keputusan secara bijak dan terinformasi.


