#密码资产动态追踪 Dengar kata leverage, banyak orang langsung berpikir: selesai, ini pertanda margin call.
Tapi jujur saja—leverage sendiri tidak salah, yang sering mengalami kerugian adalah trader-nya.
Saat pasar sedang lancar, kenaikan harga spot tiga sampai lima poin, dengan leverage bisa langsung meningkatkan tingkat pengembalian, ini bukan keberuntungan, ini matematika.
Hanya saja, kebanyakan orang hanya fokus pada sisi keuntungan, sama sekali tidak memikirkan batas kemampuan psikologis mereka.
Mengapa ada yang mengalami margin call?
Sebenarnya bukan soal pengganda, melainkan karena pengelolaan yang terlalu sembarangan.
Tidak punya rencana stop-loss, langsung tahan saat rugi, emosi terlalu terbawa hingga melakukan trading sembarangan, tangan sangat aktif, hasilnya akun dengan jujur memberi tahu kenyataan. Sudah banyak yang mengalami hal seperti ini.
Berteriak-teriak tentang trading yang stabil, tapi tidak pernah menjalankan stop-loss; berpikir ingin bangkit kembali, tapi mentalnya jauh lebih bergelombang daripada garis K.
Ini bukan trading, ini perjudian.
Leverage juga tidak mutlak tidak boleh digunakan, tapi ada syarat utama—kamu harus disiplin: analisis tepat, ambil keputusan cepat, berani cut loss saat rugi.
Kalau benar-benar bisa melakukan ini semua, leverage menjadi alat percepat; kalau tidak, itu hanya akan memperbesar kesalahanmu tanpa batas—seperti mikroskop.
Leverage ini seperti cermin. Trader yang punya sistem dan rencana, dengan 10x pun bisa bertahan dengan baik; orang yang tidak punya sistem, meskipun cuma 3x saja sudah merasa terlalu sempit.
Jadi, jangan takut dengan kata leverage, dan jangan juga langsung all-in saat sedang senang.
Pahami struktur pasar, kendalikan psikologi sendiri, barulah kamu layak mendapatkan alat efisiensi ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
4 Suka
Hadiah
4
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TokenVelocityTrauma
· 6jam yang lalu
Ini lagi-lagi masalah sikap dan menyalahkan, sudah bosan didengar, kan
Lihat AsliBalas0
FortuneTeller42
· 6jam yang lalu
Tidak salah, cuma takutnya setelah tahu tetap tidak bisa mengendalikan diri
Lihat AsliBalas0
LostBetweenChains
· 7jam yang lalu
Sejujurnya, mentalitas adalah musuh terbesar
Lihat AsliBalas0
JustAnotherWallet
· 7jam yang lalu
Benar sekali, leverage seperti pisau, jika digunakan sebagai alat itu berguna, jika tidak digunakan dengan benar itu bisa membahayakan diri sendiri
Lihat AsliBalas0
AirdropJunkie
· 7jam yang lalu
Benar-benar mengatakan, leverage sepuluh kali telah menyebabkan kematian, stop loss tiga kali lipat pun bisa bertahan dan tertawa.
#密码资产动态追踪 Dengar kata leverage, banyak orang langsung berpikir: selesai, ini pertanda margin call.
Tapi jujur saja—leverage sendiri tidak salah, yang sering mengalami kerugian adalah trader-nya.
Saat pasar sedang lancar, kenaikan harga spot tiga sampai lima poin, dengan leverage bisa langsung meningkatkan tingkat pengembalian, ini bukan keberuntungan, ini matematika.
Hanya saja, kebanyakan orang hanya fokus pada sisi keuntungan, sama sekali tidak memikirkan batas kemampuan psikologis mereka.
Mengapa ada yang mengalami margin call?
Sebenarnya bukan soal pengganda, melainkan karena pengelolaan yang terlalu sembarangan.
Tidak punya rencana stop-loss, langsung tahan saat rugi, emosi terlalu terbawa hingga melakukan trading sembarangan, tangan sangat aktif, hasilnya akun dengan jujur memberi tahu kenyataan. Sudah banyak yang mengalami hal seperti ini.
Berteriak-teriak tentang trading yang stabil, tapi tidak pernah menjalankan stop-loss; berpikir ingin bangkit kembali, tapi mentalnya jauh lebih bergelombang daripada garis K.
Ini bukan trading, ini perjudian.
Leverage juga tidak mutlak tidak boleh digunakan, tapi ada syarat utama—kamu harus disiplin: analisis tepat, ambil keputusan cepat, berani cut loss saat rugi.
Kalau benar-benar bisa melakukan ini semua, leverage menjadi alat percepat; kalau tidak, itu hanya akan memperbesar kesalahanmu tanpa batas—seperti mikroskop.
Leverage ini seperti cermin. Trader yang punya sistem dan rencana, dengan 10x pun bisa bertahan dengan baik; orang yang tidak punya sistem, meskipun cuma 3x saja sudah merasa terlalu sempit.
Jadi, jangan takut dengan kata leverage, dan jangan juga langsung all-in saat sedang senang.
Pahami struktur pasar, kendalikan psikologi sendiri, barulah kamu layak mendapatkan alat efisiensi ini.