Menurut laporan dari Bloomberg pada hari Selasa yang mengutip sumber yang mengetahui, bursa cryptocurrency Eropa Bitpanda yang didukung oleh investor legendaris Silicon Valley Peter Thiel sedang mempersiapkan penawaran umum perdana (IPO) secara besar-besaran, yang diperkirakan akan segera terdaftar di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, pada paruh pertama tahun 2026. Laporan tersebut menunjukkan bahwa Bitpanda yang berbasis di Wina menargetkan valuasi IPO antara 4 miliar hingga 5 miliar euro (sekitar 4,66 miliar hingga 5,82 miliar dolar AS). Untuk memastikan proses listing berjalan lancar, Bitpanda telah mengontrak Goldman Sachs, Citigroup, dan Deutsche Bank sebagai penjamin pelaksana. Namun, valuasi akhir dan jadwal IPO masih dapat berubah. Diketahui bahwa Bitpanda sempat mempertimbangkan untuk go public di London, tetapi akhirnya membatalkan karena pertimbangan kurangnya likuiditas di London Stock Exchange (LSE). Mengenai hal ini, salah satu pendiri bersama Bitpanda, Eric Demuth, sebelumnya mengungkapkan bahwa lokasi listing perusahaan hanya akan dipilih antara New York dan Frankfurt. Alasan lain mengapa Bitpanda memilih Frankfurt sebagai lokasi listing adalah hubungan kerjasama perusahaan dengan Deutsche Bank. Kedua belah pihak sebelumnya telah mengumumkan akan bekerja sama pada tahun 2026 untuk meluncurkan layanan kustodian cryptocurrency, yang diperkirakan akan menggabungkan penyedia infrastruktur aset digital Taurus yang didukung Deutsche Bank, untuk menyediakan solusi penyimpanan cryptocurrency yang sesuai regulasi bagi institusi dan ritel.