Beberapa tanda di pasar sekarang benar-benar menjadi perhatian. Data yang saya lihat selama beberapa minggu terakhir memberikan pesan yang jelas: S&P 500 sekarang mencapai tingkat penilaian yang sangat berisiko.



Pertama, mari kita bicarakan rasio CAPE. Ini adalah indikator yang dibuat oleh Robert Shiller yang didasarkan pada rata-rata pendapatan selama sepuluh tahun terakhir. Pada bulan Februari, ini mencapai 39,2. Tingkat ini hanya pernah terlihat secara historis dalam dua waktu: puncak gelembung dot-com tahun 2000 dan akhir tahun 1920-an. Ketika rasio ini sangat tinggi, pengembalian di masa depan biasanya sangat lemah — saat ini hanya sekitar 2% per tahun.

Tanda peringatan kedua adalah Indeks Warren Buffett. Ini adalah rasio kapitalisasi pasar terhadap PDB. Buffett sendiri menyebutnya sebagai ukuran tunggal terbaik untuk penilaian. Sekarang, ini telah melewati 230% — yang tertinggi dalam sejarah. Ketika Buffett mengusulkannya, dia menganggap 75-90% sebagai angka yang masuk akal. Lebih dari 120% berarti pasar terlalu dinilai. Sekarang, kita berada di dua kali lipat dari tingkat itu.

Masalah ketiga adalah konsentrasi pasar. Sepuluh saham teratas sekarang mewakili lebih dari 35% dari S&P 500. Magnificent Seven saja menyumbang lebih dari 30%. Ini berarti ketika beberapa saham ini jatuh, indeks secara keseluruhan juga jatuh. Kita sudah melihat ini terjadi — Microsoft, Amazon, dan Nvidia tahun ini telah menurun masing-masing sebesar 20%, 9%, dan 6%, menyebabkan penurunan indeks lebih dari 4%.

Di Wall Street, ada perbedaan pendapat yang tajam tentang hal ini. Satu pihak mengatakan ini adalah gelembung besar. Jeremy Grantham dari GMO secara tegas menyatakan bahwa investasi AI sebenarnya tidak menguntungkan. OpenAI sendiri memprediksi bahwa mereka akan kehilangan 170 miliar dolar pada tahun 2026. Beberapa manajemen investasi seperti Kathmere Capital Management juga berhati-hati terhadap penilaian ini.

Di sisi lain, tim bullish mengatakan bahwa pertumbuhan laba membenarkan penilaian ini. Analis memperkirakan pertumbuhan laba sebesar 17,6% pada tahun 2026. Morgan Stanley menyebutkan bahwa sebagian besar pasar bullish berlangsung selama 5-7 tahun dan bahwa tahun keempat selalu menghasilkan pengembalian positif dalam sejarah.

Tapi pertanyaan besar di sini: apakah pengeluaran modal AI ini benar-benar akan berbalik menjadi laba? Dan apakah konflik geopolitik (Iran, harga minyak) akan berkembang menjadi resesi ekonomi? Jika keduanya terjadi, secara historis, S&P 500 telah turun hingga 32%. Jika pertumbuhan laba terus berlanjut, koreksi mungkin terbatas. Sekarang, pasar tergantung pada dua pesan yang berlawanan ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan