Sering melihat lebih banyak pertanyaan tentang obligasi abadi akhir-akhir ini, jadi saya pikir akan baik untuk menjelaskan apa yang membedakannya dari obligasi biasa dan mengapa beberapa investor tertarik padanya.



Jadi begini tentang obligasi abadi—mereka benar-benar tidak pernah jatuh tempo. Tidak ada tanggal akhir, tidak ada batas waktu pembayaran kembali. Penerbit hanya terus membayar bunga kepada Anda tanpa henti selama mereka tetap solvent. Itu cukup luar biasa dibandingkan obligasi tradisional di mana Anda tahu tepat kapan Anda akan mendapatkan kembali pokok Anda.

Mengapa ada yang menginginkan itu? Nah, komprominya sebenarnya cukup menarik. Karena tidak ada tanggal jatuh tempo, tingkat bunga cenderung lebih tinggi daripada obligasi pemerintah standar. Anda pada dasarnya mendapatkan kompensasi atas ketidakpastian dan fakta bahwa Anda terpapar risiko kredit penerbit untuk kemungkinan selamanya. Bagi orang yang mencari pendapatan jangka panjang yang stabil—terutama pensiunan—arus kas yang stabil ini bisa sangat menarik.

Satu hal yang saya suka dari obligasi abadi adalah sudut pandang portofolio. Mereka tidak bergerak seperti saham, jadi mereka bisa membantu meredam volatilitas saat pasar sedang tidak stabil. Plus, jika inflasi menjadi perhatian, pembayaran bunga reguler itu berfungsi sebagai penyangga terhadap kenaikan harga.

Sekarang, jika Anda ingin mengetahui apakah obligasi abadi benar-benar layak dibeli, Anda perlu melakukan perhitungan. Rumus penilaian cukup sederhana: bagi pembayaran kupon tahunan dengan tingkat pengembalian yang Anda butuhkan. Katakanlah Anda menginginkan pengembalian 4% dan obligasi membayar $40 setiap tahun—obligasi itu akan bernilai $1.000 bagi Anda.

Untuk hasil (yield), bahkan lebih sederhana: ambil pembayaran kupon tahunan dan bagi dengan harga pasar saat ini. Jadi jika obligasi abadi yang membayar $50 setiap tahun diperdagangkan di harga $1.000, hasilnya adalah 5%. Ini membantu Anda membandingkannya dengan opsi pendapatan tetap lainnya dan memutuskan apakah sesuai dengan strategi Anda.

Satu hal yang perlu diingat: karena obligasi abadi tidak memiliki tanggal akhir tetap, durasinya secara teoretis tak terbatas. Tapi secara praktis, Anda bisa memperkirakannya dengan membagi tingkat kupon dengan tingkat suku bunga pasar saat ini. Ini memberi Anda gambaran tentang seberapa sensitif harga obligasi terhadap perubahan suku bunga—berguna untuk mengelola risiko.

Manfaat utama dari obligasi abadi adalah aliran pendapatan yang stabil tanpa tenggat waktu yang menggantung di kepala Anda. Cukup perhatikan pergerakan suku bunga dan kualitas kredit penerbit. Mereka tidak cocok untuk semua orang, tetapi jika Anda mencari pendapatan jangka panjang dengan hasil yang sedikit lebih tinggi daripada obligasi tradisional, obligasi abadi memang patut dipahami.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan