Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Ansem Sebut Ethereum di Posisi Lebih Buruk dari 2023 karena Thesis Melemah
Analis kripto Ansem berpendapat bahwa Ethereum
ETHUSD
berada di “posisi yang lebih buruk” pada tahun 2026 dibandingkan tahun 2023, dengan mengacu pada sebuah tesis yang menurutnya sudah mulai melemah selama bertahun-tahun.
Pendapat bernada bearish tersebut mendapat bantahan dari beberapa anggota komunitas. Sementara itu, aktivitas on-chain dan indikator teknikal di jaringan Ethereum justru memperlihatkan sinyal bullish.
Ansem Ungkap Retakan di Tesis ETH
Ansem berpendapat bahwa Solana
SOLUSD
telah mendominasi aktivitas ritel di siklus ini. Di sisi lain, Hyperliquid sudah memimpin perdagangan Futures perpetual, sedangkan rollup gagal menarik perhatian pasar.
Ia juga menuturkan bahwa Vitalik Buterin “secara terbuka telah meninggalkan” tesis rollup untuk penggunaan umum. Mengenai situasi Aave (AAVE) terkait eksploitasi rsETH KelpDAO, Ansem memaparkan bahwa hal tersebut menjadi noda pada nilai utama Ethereum soal “keamanan + perlindungan decentralized finance & minat institusi.”
“Tesis ETH telah melemah secara konsisten selama bertahun-tahun,” tulis analis itu. “ETH di 2026 ada di posisi lebih buruk dibanding tahun 2023, diperparah oleh AI yang sangat berkembang pesat & saham teknologi menjadi investasi yang jauh lebih menarik dengan pendapatan nyata / narasi baru yang bermunculan / momentum yang terus bertambah, ETH jadi aset senilai US$300 miliar dengan beban besar dari Tom Lee topblasting + para holder ETH yang terlalu santai dan hanya diam di protokol decentralized finance.”
Sementara itu, analis tersebut menerangkan bahwa ETH masih berada dalam tren penurunan (downtrend) setelah gagal menembus resistance multi-tahun. Ia memperkirakan aset kripto terbesar kedua ini bisa anjlok ke level terendah 2025 di kisaran US$1.300 dan mendekati level bawah bear market tahun 2022.
“Batas invalidasi ketat di 2377 jika masalah memburuk, tetapi kalau ingin lebih fleksibel dan aset berisiko lain tetap naik & menarik ETH ke atas, mungkin invalidasi di sekitar 2700/2800. Kalau bicara fundamental, saya ingin melihat aktivitas breakout dari sektor baru,” demikian isi postingan tersebut.
Anggota Komunitas Menolak Argumen Ansem
Pendapat Ansem tersebut langsung memicu penolakan dari tokoh lain. Ryan Berckmans menuduh Ansem tidak memahami fundamental. Sementara itu, Leo Lanza bahkan dengan tegas menepis analisis bearish dari Ansem di X.
Pengguna lain menyoroti penurunan 56% pada pasangan SOL/ETH di siklus ini.
“Soleth turun 56% setelah sempat naik lebih dari 12x *di siklus ini* hanya karena satu orang memutuskan membeli 5% pasokan eth setelah ETH underperformed sepanjang siklus. Saya tidak tahu kenapa kalian bertindak seolah saya tidak juga posting bearish untuk solana, saya belum pernah posting bullish tentang solana selama lebih dari setahun,” balas Ansem.
Tidak semua orang setuju dengan pandangan bearish terhadap Ethereum. BeInCrypto belum lama ini menyoroti bahwa aktivitas jaringan tetap kuat, ditambah indikator teknikal seperti Rainbow Chart dan MACD juga menunjukkan sinyal bullish.
Dengan situasi ekonomi makro dan geopolitik yang masih penuh ketidakpastian, pertanyaannya: apakah ETH akan turun lebih jauh tahun ini atau justru mampu melakukan reli baru?
#GatePreIPOsLaunchesWithSpaceX
#WCTCTradingChallengeShare8MUSDT
#USIranTensionsShakeMarkets