Fitch mengatakan penutupan Hormuz diperkirakan akan berlangsung singkat

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

(MENAFN) Fitch Ratings menilai hari Rabu bahwa penutupan Selat Hormuz diperkirakan akan berlangsung singkat, dengan dampak yang dihasilkan terhadap harga minyak global kemungkinan tetap terkendali.

Lembaga pemeringkat kredit tersebut menunjukkan bahwa kelebihan pasokan di pasar minyak global menjadi bantalan utama terhadap guncangan geopolitik, berpendapat bahwa hal ini akan membatasi premi harga yang biasanya dipicu oleh gangguan pasokan besar.

Fitch memproyeksikan konflik regional akan selesai dalam waktu satu bulan, dengan mengantisipasi bahwa gangguan pada jalur pengiriman dan infrastruktur energi akan bersifat singkat. Lembaga tersebut mencatat bahwa tingkat inventaris yang tinggi dan jalur alternatif yang tersedia seharusnya membantu menyerap guncangan pasokan jangka pendek.

Selat Hormuz tetap menjadi salah satu jalur energi paling penting di dunia, dengan sekitar 20 juta barel minyak dan produk olahan — setara dengan seperlima dari pasokan harian global — yang melintasi jalur tersebut setiap hari.

Brent crude telah naik lebih dari 10%, menembus batas $80 per barel sejak minggu lalu. Namun, Fitch memperkirakan harga akan stabil saat penyangga pasar mulai berfungsi.

Laporan ini menunjukkan adanya perbedaan yang jelas di antara ekonomi regional. Arab Saudi dan Turki memiliki cadangan dan aset yang cukup untuk menghadapi gangguan, sementara Irak, Kuwait, dan Qatar menghadapi risiko jangka pendek yang lebih tajam karena ketergantungan besar mereka pada jalur tersebut untuk ekspor.

Fitch juga menyoroti risiko peringkat sovereign jangka panjang di seluruh Timur Tengah jika permusuhan berlarut-larut, menyoroti Israel dan UEA — keduanya sudah mendapatkan penilaian negatif tambahan pada model peringkat mereka.

Di luar Timur Tengah, efek riak menyebar ke arah yang berlawanan: produsen minyak hulu di Australia dan Malaysia berpotensi mendapatkan manfaat dari harga yang tinggi, sementara industri hilir — terutama kimia dan pupuk — menghadapi tekanan margin yang meningkat karena biaya bahan baku yang naik.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan