Morgan Stanley mengajukan formulir S-1 untuk ETF BTC miliknya sendiri, menjadi bank besar Amerika pertama yang secara resmi mengambil langkah serupa di bawah nama mereknya sendiri.



Dana ini disusun sebagai instrumen investasi pasif yang mengikuti "CoinDesk Bitcoin Benchmark Rate", yang dihitung setiap hari pada pukul 21:00 (waktu Bulgaria). Diharapkan saham dana ini akan terdaftar di bursa NYSE Arca.

Untuk infrastruktur produk, Morgan Stanley memilih mitra yang terpercaya. Coinbase Custody akan menyimpan token Bitcoin melalui dompet offline untuk penyimpanan dingin, sementara BNY Mellon akan menjalankan peran sebagai administrator dana, agen, dan penjaga dana.

Secara paralel, bank ini juga telah mengajukan dokumen untuk Solana Trust, yang menunjukkan bahwa strategi ini tidak terbatas hanya pada Bitcoin, tetapi merupakan langkah yang lebih luas menuju aset digital.

Kekuatan merek

Fakta bahwa Morgan Stanley memilih meluncurkan produk ini di bawah nama mereknya sendiri, daripada melalui anak perusahaan seperti Calvert atau Eaton Vance, menarik perhatian khusus. Menurut analis dari Bloomberg Intelligence, ini adalah sinyal "tingkat kepercayaan yang tinggi" dari manajemen bank.

Pengamat pasar lainnya berpendapat bahwa langkah ini juga bersifat perlindungan. Dengan meluncurkan ETF sendiri, Morgan Stanley dapat mempertahankan sebagian dari biaya dan aset yang seharusnya akan mengalir ke produk pesaing seperti BlackRock atau Fidelity, yang ETF BTC mereka sudah menarik modal besar setelah disetujui pada 2024.

Potensi pengaruh terhadap pasar

Morgan Stanley mengelola aset sekitar $1,9 triliun, yang berarti bahwa bahkan sedikit pengalihan ke kripto dapat memiliki efek nyata di pasar. Menurut perkiraan analis, partisipasi bank ini dapat membantu total aset dalam ETF Bitcoin spot AS mencapai antara $180 dan $220 miliar pada akhir 2026.

Bank ini sudah menunjukkan posisi yang lebih terbuka terhadap sektor kripto, dengan pedoman internalnya yang memungkinkan eksposur hingga 4% terhadap aset digital utama untuk klien dengan profil investasi yang lebih agresif. ETF miliknya sendiri akan menyediakan instrumen langsung untuk mewujudkan strategi ini.

Tekanan terhadap bank lain

Langkah Morgan Stanley kemungkinan akan meningkatkan tekanan pada bank besar lainnya. Institusi seperti JPMorgan dan Goldman Sachs sejauh ini mempertahankan posisi yang lebih berhati-hati terhadap produk kripto langsung, tetapi analis berpendapat bahwa langkah serupa dari pesaing dapat mempercepat penilaian ulang strategi mereka.

Selain efek investasi, produk semacam ini juga memiliki nilai reputasi, memberi sinyal kepada investor dan karyawan yang berorientasi teknologi bahwa bank siap untuk memposisikan diri di generasi berikutnya dari infrastruktur keuangan.

Apa yang berikutnya

Setelah perubahan S-1 pada 4 Maret, jendela standar untuk tinjauan dari SEC sekitar 75 hari, yang menempatkan potensi persetujuan sekitar pertengahan 2026.

Jika dana ini mendapatkan lampu hijau, dana ini akan masuk ke pasar yang sudah menarik puluhan miliar dolar modal institusional. Dalam konteks ini, beberapa analisis institusional sudah meramalkan harga Bitcoin antara $150.000 dan $200.000 hingga akhir 2026, sebuah skenario yang semakin sering dibahas di kalangan keuangan utama.
BTC-3,81%
SOL-4,49%
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 4
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
ShizukaKazuvip
· 8jam yang lalu
Terburu-buru 2026 👊
Lihat AsliBalas0
Ryakpandavip
· 9jam yang lalu
Semoga keberuntungan selalu menyertai 🧧
Lihat AsliBalas0
Ryakpandavip
· 9jam yang lalu
Tahun Kuda Mendatangkan Kekayaan 🐴
Lihat AsliBalas0
Ryakpandavip
· 9jam yang lalu
Terburu-buru 2026 👊
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan