🚨 “Rencana B” untuk Selat Hormuz? Tidak Semudah Itu


Ada pembicaraan bahwa sebuah kanal melintasi jalur darat UAE–Oman bisa melewati Selat Hormuz. Secara teori terdengar mudah — namun kenyataannya, jauh lebih rumit.
1️⃣ Titik lemah itu nyata
Sekitar 20% perdagangan minyak global melewati selat ini.
2️⃣ Kanal bukan solusi cepat
Proyek besar membutuhkan waktu puluhan tahun. Kanal Panama memakan waktu sekitar 10 tahun, dan perluasan Kanal Suez memerlukan tahun-tahun perencanaan dan konstruksi.
3️⃣ Politik akan menjadi rumit
Ini akan membutuhkan persetujuan dari Uni Emirat Arab dan Oman, pendanaan besar, dan stabilitas regional jangka panjang.
4️⃣ Pasar bereaksi terhadap risiko langsung
Harga energi bergerak berdasarkan ancaman pasokan saat ini, bukan infrastruktur yang mungkin ada puluhan tahun kemudian.
Kesimpulan:
Selat Hormuz tetap menjadi salah satu titik lemah energi paling kritis di dunia — dan itu tidak akan berubah dalam waktu dekat. ⚠️
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan