Ketika perusahaan sebesar American Express kehilangan lebih dari 7% nilainya dalam satu hari tanpa adanya berita negatif sendiri, itu berarti pasar telah mulai memperhitungkan "akhir dari sebuah era."
Penurunan kolektif dari raksasa pembayaran—Visa, Mastercard, dan Capital One—bukan sekadar fluktuasi harian; itu mencerminkan kepanikan yang berasal dari kesadaran akan satu kebenaran:
Kecerdasan buatan tidak peduli tentang "merek," ia peduli tentang "efisiensi."
-- Mesin Tersembunyi: AI Mencari Rute Termurah Bayangkan sistem perangkat lunak (agen AI) yang melakukan ribuan transaksi keuangan per detik.
Sistem ini tidak memilih Visa karena terkenal; mereka diprogram untuk secara otomatis memilih rute tercepat dan termurah.
Membandingkan biaya kartu tradisional, yang bisa mencapai 3%, dengan stablecoin, yang biayanya hampir nol,
keputusan AI menjadi murni mekanis:
Mengabaikan seluruh infrastruktur warisan.
-- Angka-angka yang Menggambar Ulang Peta - Likuiditas mengalir:
Volume transaksi stablecoin melonjak sebesar 72% menjadi $33 triliun pada tahun 2025.
Prediksi dari bank-bank besar:
Citibank memprediksi bahwa pasokan stablecoin akan mencapai $1,9 triliun pada tahun 2030,
yang berarti mereka dapat mendukung transaksi senilai hingga $100 triliun setiap tahun.
Kejadian crash secara instan:
Pada hari Senin, perusahaan-perusahaan ini kehilangan ratusan miliar dolar dalam nilai pasar hanya karena laporan yang memperingatkan bahwa pembayaran "Agent AI" telah mulai menggunakan stablecoin untuk menghindari biaya jaringan tradisional.
Makna di Balik Crash
Masalahnya bukan teknologi, tetapi "parit pertahanan."
Perusahaan pembayaran dulu berkembang dengan memonopoli "gerbang" antara bank dan pedagang.
Hari ini, stablecoin yang didukung oleh obligasi Treasury AS menawarkan metode pembayaran instan, global, dan tanpa perantara.
Kecerdasan buatan adalah "percepatan" yang akan mengubah teknologi ini dari sekadar eksperimen kripto menjadi tulang punggung perdagangan global.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Gempa Bumi Stablecoin dan Kecerdasan Buatan.
Ketika perusahaan sebesar American Express kehilangan lebih dari 7% nilainya dalam satu hari tanpa adanya berita negatif sendiri, itu berarti pasar telah mulai memperhitungkan "akhir dari sebuah era."
Penurunan kolektif dari raksasa pembayaran—Visa, Mastercard, dan Capital One—bukan sekadar fluktuasi harian; itu mencerminkan kepanikan yang berasal dari kesadaran akan satu kebenaran:
Kecerdasan buatan tidak peduli tentang "merek," ia peduli tentang "efisiensi."
-- Mesin Tersembunyi: AI Mencari Rute Termurah
Bayangkan sistem perangkat lunak (agen AI) yang melakukan ribuan transaksi keuangan per detik.
Sistem ini tidak memilih Visa karena terkenal; mereka diprogram untuk secara otomatis memilih rute tercepat dan termurah.
Membandingkan biaya kartu tradisional, yang bisa mencapai 3%, dengan stablecoin, yang biayanya hampir nol,
keputusan AI menjadi murni mekanis:
Mengabaikan seluruh infrastruktur warisan.
-- Angka-angka yang Menggambar Ulang Peta
- Likuiditas mengalir:
Volume transaksi stablecoin melonjak sebesar 72% menjadi $33 triliun pada tahun 2025.
Prediksi dari bank-bank besar:
Citibank memprediksi bahwa pasokan stablecoin akan mencapai $1,9 triliun pada tahun 2030,
yang berarti mereka dapat mendukung transaksi senilai hingga $100 triliun setiap tahun.
Kejadian crash secara instan:
Pada hari Senin, perusahaan-perusahaan ini kehilangan ratusan miliar dolar dalam nilai pasar hanya karena laporan yang memperingatkan bahwa pembayaran "Agent AI" telah mulai menggunakan stablecoin untuk menghindari biaya jaringan tradisional.
Makna di Balik Crash
Masalahnya bukan teknologi, tetapi "parit pertahanan."
Perusahaan pembayaran dulu berkembang dengan memonopoli "gerbang" antara bank dan pedagang.
Hari ini, stablecoin yang didukung oleh obligasi Treasury AS menawarkan metode pembayaran instan, global, dan tanpa perantara.
Kecerdasan buatan adalah "percepatan" yang akan mengubah teknologi ini dari sekadar eksperimen kripto menjadi tulang punggung perdagangan global.
$USDC
{spot}(USDCUSDT)
$USDT
$VIRTUAL
{spot}(VIRTUALUSDT)