Setiap trader yang bekerja dengan derivatif di Gate.io menghadapi kebutuhan untuk melacak harga rata-rata masuk posisi. Ini adalah parameter yang sangat penting, yang mempengaruhi pengelolaan risiko dan penilaian profitabilitas perdagangan. Tapi bagaimana sebenarnya cara menghitung harga rata-rata ini? Ternyata, rumusnya tergantung pada jenis kontrak tempat Anda membuka posisi. Mari kita bahas secara detail.
Mengapa Harga Rata-rata Masuk Diperlukan dan Bagaimana Cara Kerjanya
Harga rata-rata masuk menunjukkan berapa harga tertimbang secara rata-rata saat Anda masuk posisi setelah serangkaian transaksi. Ini sangat penting saat melakukan averaging posisi—ketika Anda menambahkan kontrak pada berbagai level harga. Oleh karena itu, berbagai jenis kontrak di platform menggunakan metode perhitungan harga rata-rata masuk yang berbeda tergantung pada mata uang kutipan dan mekanisme perhitungannya.
Kontrak Invers: Perhitungan dalam Cryptocurrency
Kontrak tanpa batas dan futures invers diperdagangkan dalam USD, tetapi dihitung dalam cryptocurrency (misalnya, BTC). Ini berarti bahwa keuntungan atau kerugian Anda dinyatakan dalam cryptocurrency itu sendiri, bukan dalam dolar.
Rumus untuk menghitung harga rata-rata masuk pada kontrak invers adalah sebagai berikut:
Harga rata-rata masuk = Total jumlah kontrak ÷ Total nilai dalam cryptocurrency
di mana Total nilai dalam cryptocurrency = (Jumlah₁ ÷ Harga₁) + (Jumlah₂ ÷ Harga₂) + …
Contoh praktis dengan BTCUSD: misalnya trader membeli 50 kontrak seharga $10.000, kemudian menambah 50 kontrak lagi seharga $15.000.
Perhitungan:
Nilai dalam BTC = (50 ÷ 10.000) + (50 ÷ 15.000) = 0,005 + 0,00333 = 0,00833 BTC
Harga rata-rata masuk = 100 kontrak ÷ 0,00833 ≈ $12.000
Namun, karena di contoh ini jumlah kontrak adalah 50 + 50 = 100, maka:
Harga rata-rata masuk = 100 ÷ 0,00833 ≈ $12.000
Catatan penting: di kontrak invers, kita membagi jumlah kontrak dengan harga karena pembayaran dilakukan dalam cryptocurrency.
Kontrak USDT: Perkalian Langsung
Kontrak tanpa batas USDT berfungsi berbeda. Mereka diperdagangkan dan dihitung dalam USDT. Di sini digunakan rumus rata-rata tertimbang standar:
Harga rata-rata masuk = Total nilai dalam USDT ÷ Total jumlah kontrak
di mana Total nilai dalam USDT = (Jumlah₁ × Harga₁) + (Jumlah₂ × Harga₂) + …
Contoh dengan BTCUSDT: trader membuka 1 BTC seharga 10.000 USDT, lalu menambah 2 BTC seharga 13.000 USDT.
Perhitungan:
Total nilai = (1 × 10.000) + (2 × 13.000) = 10.000 + 26.000 = 36.000 USDT
Harga rata-rata masuk = 36.000 ÷ 3 = 12.000 USDT
Metode ini lebih intuitif bagi kebanyakan trader karena sesuai dengan cara kita biasanya menghitung harga rata-rata di pasar spot.
Kontrak USDC dan Siklus Perhitungan
Kontrak tanpa batas USDC menambahkan lapisan kompleksitas lain. Harga rata-rata masuk di kontrak USDC dihitung kembali di akhir setiap siklus perhitungan. Pada saat ini, harga pasar (mark price) menjadi harga rata-rata baru untuk siklus berikutnya.
Harga rata-rata masuk = Total nilai sesi saat ini ÷ Total ukuran posisi
di mana Total nilai sesi = (Harga₁ × Ukuran₁) + (Harga₂ × Ukuran₂) + …
Contoh: trader A memegang 0,5 BTC dengan harga masuk $50.000. Selama siklus perhitungan, dia memutuskan menambah posisi lagi 0,8 BTC dengan harga $51.000.
Perhitungan:
Total nilai = (50.000 × 0.5) + (51.000 × 0.8) = 25.000 + 40.800 = 65.800 USDC
Harga rata-rata masuk = 65.800 ÷ (0.5 + 0.8) = 65.800 ÷ 1.3 ≈ $50.615,38
Setelah siklus selesai, harga rata-rata masuk ini bisa berubah jika posisi tidak ditutup.
Tips Praktis untuk Perhitungan Akurat
Memahami bagaimana cara menghitung harga rata-rata masuk di setiap jenis kontrak sangat penting untuk pengelolaan posisi. Pastikan Anda melacak harga rata-rata masuk untuk setiap posisi secara terpisah, terutama jika menggunakan beberapa jenis kontrak sekaligus. Platform Gate.io secara otomatis menghitung harga ini, tetapi pengetahuan tentang rumus-rumusnya akan membantu Anda memahami risiko dan potensi profit Anda dengan lebih baik. Perhitungan harga rata-rata masuk yang tepat adalah fondasi pengelolaan risiko yang bijak dalam perdagangan derivatif.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana cara menghitung harga masuk rata-rata dengan benar di berbagai jenis kontrak
Setiap trader yang bekerja dengan derivatif di Gate.io menghadapi kebutuhan untuk melacak harga rata-rata masuk posisi. Ini adalah parameter yang sangat penting, yang mempengaruhi pengelolaan risiko dan penilaian profitabilitas perdagangan. Tapi bagaimana sebenarnya cara menghitung harga rata-rata ini? Ternyata, rumusnya tergantung pada jenis kontrak tempat Anda membuka posisi. Mari kita bahas secara detail.
Mengapa Harga Rata-rata Masuk Diperlukan dan Bagaimana Cara Kerjanya
Harga rata-rata masuk menunjukkan berapa harga tertimbang secara rata-rata saat Anda masuk posisi setelah serangkaian transaksi. Ini sangat penting saat melakukan averaging posisi—ketika Anda menambahkan kontrak pada berbagai level harga. Oleh karena itu, berbagai jenis kontrak di platform menggunakan metode perhitungan harga rata-rata masuk yang berbeda tergantung pada mata uang kutipan dan mekanisme perhitungannya.
Kontrak Invers: Perhitungan dalam Cryptocurrency
Kontrak tanpa batas dan futures invers diperdagangkan dalam USD, tetapi dihitung dalam cryptocurrency (misalnya, BTC). Ini berarti bahwa keuntungan atau kerugian Anda dinyatakan dalam cryptocurrency itu sendiri, bukan dalam dolar.
Rumus untuk menghitung harga rata-rata masuk pada kontrak invers adalah sebagai berikut:
Harga rata-rata masuk = Total jumlah kontrak ÷ Total nilai dalam cryptocurrency
di mana Total nilai dalam cryptocurrency = (Jumlah₁ ÷ Harga₁) + (Jumlah₂ ÷ Harga₂) + …
Contoh praktis dengan BTCUSD: misalnya trader membeli 50 kontrak seharga $10.000, kemudian menambah 50 kontrak lagi seharga $15.000.
Perhitungan:
Namun, karena di contoh ini jumlah kontrak adalah 50 + 50 = 100, maka:
Catatan penting: di kontrak invers, kita membagi jumlah kontrak dengan harga karena pembayaran dilakukan dalam cryptocurrency.
Kontrak USDT: Perkalian Langsung
Kontrak tanpa batas USDT berfungsi berbeda. Mereka diperdagangkan dan dihitung dalam USDT. Di sini digunakan rumus rata-rata tertimbang standar:
Harga rata-rata masuk = Total nilai dalam USDT ÷ Total jumlah kontrak
di mana Total nilai dalam USDT = (Jumlah₁ × Harga₁) + (Jumlah₂ × Harga₂) + …
Contoh dengan BTCUSDT: trader membuka 1 BTC seharga 10.000 USDT, lalu menambah 2 BTC seharga 13.000 USDT.
Perhitungan:
Metode ini lebih intuitif bagi kebanyakan trader karena sesuai dengan cara kita biasanya menghitung harga rata-rata di pasar spot.
Kontrak USDC dan Siklus Perhitungan
Kontrak tanpa batas USDC menambahkan lapisan kompleksitas lain. Harga rata-rata masuk di kontrak USDC dihitung kembali di akhir setiap siklus perhitungan. Pada saat ini, harga pasar (mark price) menjadi harga rata-rata baru untuk siklus berikutnya.
Harga rata-rata masuk = Total nilai sesi saat ini ÷ Total ukuran posisi
di mana Total nilai sesi = (Harga₁ × Ukuran₁) + (Harga₂ × Ukuran₂) + …
Contoh: trader A memegang 0,5 BTC dengan harga masuk $50.000. Selama siklus perhitungan, dia memutuskan menambah posisi lagi 0,8 BTC dengan harga $51.000.
Perhitungan:
Setelah siklus selesai, harga rata-rata masuk ini bisa berubah jika posisi tidak ditutup.
Tips Praktis untuk Perhitungan Akurat
Memahami bagaimana cara menghitung harga rata-rata masuk di setiap jenis kontrak sangat penting untuk pengelolaan posisi. Pastikan Anda melacak harga rata-rata masuk untuk setiap posisi secara terpisah, terutama jika menggunakan beberapa jenis kontrak sekaligus. Platform Gate.io secara otomatis menghitung harga ini, tetapi pengetahuan tentang rumus-rumusnya akan membantu Anda memahami risiko dan potensi profit Anda dengan lebih baik. Perhitungan harga rata-rata masuk yang tepat adalah fondasi pengelolaan risiko yang bijak dalam perdagangan derivatif.