Gubernur Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina, menunjukkan bahwa industri penambangan Bitcoin yang berkembang pesat di negara tersebut berpotensi membawa energi baru ke ekonomi domestik. Ia menyatakan bahwa industri ini dapat menjadi faktor penting dalam memperkuat nilai tukar rubel, menandai perubahan besar dalam kebijakan industri kripto Rusia.
Penambangan sebagai Faktor Pendukung Baru Rubel
Nabiullina mengatakan, “Penambangan memang akan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong kekuatan nilai tukar rubel.” Ia menyoroti kemungkinan mekanisme baru di mana masuknya devisa melalui penambangan Bitcoin dapat mendukung nilai rubel, berfungsi sebagai mekanisme stabilisasi nilai tukar rubel yang baru.
Sebelumnya, Bank Sentral Rusia bersikap hati-hati terhadap aset kripto dan mendukung pelarangan total industri penambangan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kebijakan ini mulai mengalami perubahan besar.
Dampak Ekonomi Penambangan Menurut Nabiullina
Gubernur ini juga mengakui kesulitan dalam memahami kondisi industri saat ini. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar industri penambangan dioperasikan secara ilegal atau semi-legal, sehingga sulit untuk mengkuantifikasi secara tepat dampak ekonomi dari penambangan.
Namun demikian, efek riak dari penambangan resmi terhadap ekonomi sudah mencapai tingkat yang tidak bisa diabaikan, terutama dari sudut pandang stabilisasi pasokan listrik dan perolehan devisa, yang dianggap memiliki nilai strategis.
Keseimbangan Antara Penanggulangan Penambangan Ilegal dan Pengembangan Industri
Perubahan kebijakan Bank Sentral Rusia didorong oleh strategi pengembangan industri di wilayah dengan sumber energi melimpah. Moscow baru-baru ini mengeluarkan kebijakan mendorong masuknya pelaku industri penambangan di daerah dengan kelebihan listrik.
Langkah ini memanfaatkan keunggulan geopolitik Rusia (sumber daya hidroelektrik dan gas yang melimpah) untuk memperkuat daya saing di pasar aset kripto internasional. Pada saat yang sama, langkah ini juga bertujuan mengurangi beban jaringan listrik akibat penambangan ilegal sekaligus memastikan penerimaan pajak.
Arah Kebijakan Kripto Baru yang Ditunjukkan Moskow
Perubahan kebijakan regulasi terhadap penambangan kripto di Rusia membuka jalan baru untuk menstabilkan nilai tukar rubel. Pengembangan industri penambangan yang memanfaatkan sumber daya energi nasional menjadi simbol pergeseran dari kebijakan kripto yang konfrontatif menuju penggunaan industri secara strategis.
Ke depannya, sejauh mana Rusia akan mendorong kebijakan ini dan bagaimana mereka menyeimbangkan langkah melawan penambangan ilegal akan sangat mempengaruhi nilai tukar rubel dan perekonomian domestik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bank Sentral Rusia akan mengizinkan penambangan Bitcoin, dorongan dari kenaikan nilai tukar Rubel
Gubernur Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina, menunjukkan bahwa industri penambangan Bitcoin yang berkembang pesat di negara tersebut berpotensi membawa energi baru ke ekonomi domestik. Ia menyatakan bahwa industri ini dapat menjadi faktor penting dalam memperkuat nilai tukar rubel, menandai perubahan besar dalam kebijakan industri kripto Rusia.
Penambangan sebagai Faktor Pendukung Baru Rubel
Nabiullina mengatakan, “Penambangan memang akan menjadi salah satu faktor penting yang mendorong kekuatan nilai tukar rubel.” Ia menyoroti kemungkinan mekanisme baru di mana masuknya devisa melalui penambangan Bitcoin dapat mendukung nilai rubel, berfungsi sebagai mekanisme stabilisasi nilai tukar rubel yang baru.
Sebelumnya, Bank Sentral Rusia bersikap hati-hati terhadap aset kripto dan mendukung pelarangan total industri penambangan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kebijakan ini mulai mengalami perubahan besar.
Dampak Ekonomi Penambangan Menurut Nabiullina
Gubernur ini juga mengakui kesulitan dalam memahami kondisi industri saat ini. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar industri penambangan dioperasikan secara ilegal atau semi-legal, sehingga sulit untuk mengkuantifikasi secara tepat dampak ekonomi dari penambangan.
Namun demikian, efek riak dari penambangan resmi terhadap ekonomi sudah mencapai tingkat yang tidak bisa diabaikan, terutama dari sudut pandang stabilisasi pasokan listrik dan perolehan devisa, yang dianggap memiliki nilai strategis.
Keseimbangan Antara Penanggulangan Penambangan Ilegal dan Pengembangan Industri
Perubahan kebijakan Bank Sentral Rusia didorong oleh strategi pengembangan industri di wilayah dengan sumber energi melimpah. Moscow baru-baru ini mengeluarkan kebijakan mendorong masuknya pelaku industri penambangan di daerah dengan kelebihan listrik.
Langkah ini memanfaatkan keunggulan geopolitik Rusia (sumber daya hidroelektrik dan gas yang melimpah) untuk memperkuat daya saing di pasar aset kripto internasional. Pada saat yang sama, langkah ini juga bertujuan mengurangi beban jaringan listrik akibat penambangan ilegal sekaligus memastikan penerimaan pajak.
Arah Kebijakan Kripto Baru yang Ditunjukkan Moskow
Perubahan kebijakan regulasi terhadap penambangan kripto di Rusia membuka jalan baru untuk menstabilkan nilai tukar rubel. Pengembangan industri penambangan yang memanfaatkan sumber daya energi nasional menjadi simbol pergeseran dari kebijakan kripto yang konfrontatif menuju penggunaan industri secara strategis.
Ke depannya, sejauh mana Rusia akan mendorong kebijakan ini dan bagaimana mereka menyeimbangkan langkah melawan penambangan ilegal akan sangat mempengaruhi nilai tukar rubel dan perekonomian domestik.