Inflasi ini seperti serial drama, jangan hanya menonton satu episode lalu menebak akhir ceritanya
Core CPI mencapai level terendah baru, seperti tokoh utama dalam serial yang tiba-tiba menjadi lembut, penonton langsung berpikir: ini akhir cerita? Padahal penulis naskah mungkin baru menulis setengah jalan. Pergerakan inflasi tidak pernah linier, melainkan penuh dengan plot twist. Energi, sewa, upah, rantai pasokan, semuanya bergantian tampil sebagai pemeran pendukung. Hari ini data turun, besok bisa saja data naik. Yang menarik, ingatan pasar terhadap inflasi sangat singkat. Saat naik merasa akan terus naik, saat turun merasa akan terus turun. Tapi siklus ekonomi tidak pernah berjalan ekstrem, lebih seperti pegas—semakin ditekan keras, semakin kuat pantulannya. Bagi pembuat kebijakan, yang paling ditakuti bukanlah inflasi tinggi atau rendah, melainkan ekspektasi yang tidak terkendali. Begitu semua mulai bertaruh pada satu sisi, volatilitas akan semakin membesar. Investor biasa sebenarnya tidak perlu menjadi detektif makro. Daripada memprediksi setiap data, lebih baik membangun strategi anti-volatilitas. Makna dari alokasi aset adalah agar tidak bergantung pada satu cerita saja. Ringkasan santai: Inflasi seperti cuaca, lebih baik bawa payung daripada cuma menebak setiap hari. Interaksi: Menurutmu, apakah siklus inflasi kali ini sudah mencapai ujungnya?#美国核心CPI创四年新低
Lihat Asli
[Pengguna telah membagikan data perdagangannya. Buka Aplikasi untuk melihat lebih lanjut].
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Inflasi ini seperti serial drama, jangan hanya menonton satu episode lalu menebak akhir ceritanya
Core CPI mencapai level terendah baru, seperti tokoh utama dalam serial yang tiba-tiba menjadi lembut, penonton langsung berpikir: ini akhir cerita? Padahal penulis naskah mungkin baru menulis setengah jalan.
Pergerakan inflasi tidak pernah linier, melainkan penuh dengan plot twist. Energi, sewa, upah, rantai pasokan, semuanya bergantian tampil sebagai pemeran pendukung. Hari ini data turun, besok bisa saja data naik.
Yang menarik, ingatan pasar terhadap inflasi sangat singkat. Saat naik merasa akan terus naik, saat turun merasa akan terus turun. Tapi siklus ekonomi tidak pernah berjalan ekstrem, lebih seperti pegas—semakin ditekan keras, semakin kuat pantulannya.
Bagi pembuat kebijakan, yang paling ditakuti bukanlah inflasi tinggi atau rendah, melainkan ekspektasi yang tidak terkendali. Begitu semua mulai bertaruh pada satu sisi, volatilitas akan semakin membesar.
Investor biasa sebenarnya tidak perlu menjadi detektif makro. Daripada memprediksi setiap data, lebih baik membangun strategi anti-volatilitas. Makna dari alokasi aset adalah agar tidak bergantung pada satu cerita saja.
Ringkasan santai: Inflasi seperti cuaca, lebih baik bawa payung daripada cuma menebak setiap hari.
Interaksi: Menurutmu, apakah siklus inflasi kali ini sudah mencapai ujungnya?#美国核心CPI创四年新低