Ketika inflasi tidak lagi menjadi ancaman, aset mulai bermimpi di siang hari
Core CPI yang menurun membuat pasar keuangan langsung mulai bermimpi: suku bunga turun, pelonggaran kebijakan, aset melambung tinggi, semua skenario sudah hampir selesai ditulis. Tapi kenyataannya seringkali lebih dingin daripada lelucon. Penurunan inflasi memang membuka ruang imajinasi untuk kebijakan pelonggaran, tapi masalahnya adalah—mengapa inflasi menurun? Jika karena perbaikan pasokan, itu kabar baik; jika karena permintaan melemah, itu seperti restoran yang memberi diskon tapi tidak ada yang datang, suasananya tidak tepat. Pasar saham menyukai suku bunga rendah karena uang murah; pasar obligasi menyukai inflasi rendah karena daya beli stabil; emas juga menyukai karena biaya peluang rendah. Jadi semua merasa sebagai pemenang. Tapi jangan lupa, jika daya dorong ekonomi kurang, laba perusahaan bisa menyusut, dan harga saham juga akan ikut mengecil. Pasar saat ini seperti merayakan akhir ujian lebih awal, padahal belum melihat hasilnya. Core CPI hanyalah nilai mata pelajaran tunggal, bukan penilaian keseluruhan. Yang lebih menarik lagi, suasana pasar selalu seperti ayunan: kemarin takut inflasi, hari ini takut resesi, besok mungkin takut melewatkan peluang. Orang yang benar-benar bisa menghasilkan uang dalam jangka panjang biasanya bukan yang paling emosional, tapi yang paling stabil dalam ritme. Satu kenyataan besar: data bisa mempengaruhi harga, tapi sulit mengubah siklus. Penurunan inflasi adalah sinyal, bukan akhir dari segalanya. Interaksi: Menurutmu, apakah inflasi rendah lebih menguntungkan pasar saham, obligasi, atau aset kripto?#美国核心CPI创四年新低
Lihat Asli
[Pengguna telah membagikan data perdagangannya. Buka Aplikasi untuk melihat lebih lanjut].
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Ketika inflasi tidak lagi menjadi ancaman, aset mulai bermimpi di siang hari
Core CPI yang menurun membuat pasar keuangan langsung mulai bermimpi: suku bunga turun, pelonggaran kebijakan, aset melambung tinggi, semua skenario sudah hampir selesai ditulis. Tapi kenyataannya seringkali lebih dingin daripada lelucon.
Penurunan inflasi memang membuka ruang imajinasi untuk kebijakan pelonggaran, tapi masalahnya adalah—mengapa inflasi menurun? Jika karena perbaikan pasokan, itu kabar baik; jika karena permintaan melemah, itu seperti restoran yang memberi diskon tapi tidak ada yang datang, suasananya tidak tepat.
Pasar saham menyukai suku bunga rendah karena uang murah; pasar obligasi menyukai inflasi rendah karena daya beli stabil; emas juga menyukai karena biaya peluang rendah. Jadi semua merasa sebagai pemenang. Tapi jangan lupa, jika daya dorong ekonomi kurang, laba perusahaan bisa menyusut, dan harga saham juga akan ikut mengecil.
Pasar saat ini seperti merayakan akhir ujian lebih awal, padahal belum melihat hasilnya. Core CPI hanyalah nilai mata pelajaran tunggal, bukan penilaian keseluruhan.
Yang lebih menarik lagi, suasana pasar selalu seperti ayunan: kemarin takut inflasi, hari ini takut resesi, besok mungkin takut melewatkan peluang. Orang yang benar-benar bisa menghasilkan uang dalam jangka panjang biasanya bukan yang paling emosional, tapi yang paling stabil dalam ritme.
Satu kenyataan besar: data bisa mempengaruhi harga, tapi sulit mengubah siklus. Penurunan inflasi adalah sinyal, bukan akhir dari segalanya.
Interaksi: Menurutmu, apakah inflasi rendah lebih menguntungkan pasar saham, obligasi, atau aset kripto?#美国核心CPI创四年新低