Saat ini banyak investor menghadapi kesulitan kerugian, dan situasi ini bukanlah kasus tunggal. Sebagai contoh, MicroStrategy memilih untuk mempertahankan posisi saat BTC mencapai puncak 126.000 dolar AS, dan kini menghadapi kerugian floating sebesar 4,6 miliar dolar AS, tetap teguh tidak bergeming. Hal ini mencerminkan perbedaan pandangan antara investor institusional yang berorientasi jangka panjang dan ketidakpastian jangka pendek dari investor ritel.
Berdasarkan data pasar terbaru, harga BTC saat ini adalah 69.03K dolar AS, dengan kenaikan 4.65% dalam 24 jam. Pengamatan pasar menunjukkan bahwa dana institusional dan paus terus menyerap saham ritel di level rendah, membentuk efek transfer saham yang jelas. Dalam proses ini, kelompok ritel menunjukkan fenomena "banyak membunuh banyak" yang khas—penjualan panik di level rendah dan mengikuti tren membeli di level tinggi. Sementara itu, dana besar tidak menunjukkan keinginan untuk menjatuhkan pasar secara agresif, malah diam-diam melakukan akumulasi.
Dalam pola pasar seperti ini, yang sering mengalami kerugian adalah investor yang kurang sabar, sementara mereka yang teguh mempertahankan posisi sedang menunggu dorongan dari institusi di putaran berikutnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Saat ini banyak investor menghadapi kesulitan kerugian, dan situasi ini bukanlah kasus tunggal. Sebagai contoh, MicroStrategy memilih untuk mempertahankan posisi saat BTC mencapai puncak 126.000 dolar AS, dan kini menghadapi kerugian floating sebesar 4,6 miliar dolar AS, tetap teguh tidak bergeming. Hal ini mencerminkan perbedaan pandangan antara investor institusional yang berorientasi jangka panjang dan ketidakpastian jangka pendek dari investor ritel.
Berdasarkan data pasar terbaru, harga BTC saat ini adalah 69.03K dolar AS, dengan kenaikan 4.65% dalam 24 jam. Pengamatan pasar menunjukkan bahwa dana institusional dan paus terus menyerap saham ritel di level rendah, membentuk efek transfer saham yang jelas. Dalam proses ini, kelompok ritel menunjukkan fenomena "banyak membunuh banyak" yang khas—penjualan panik di level rendah dan mengikuti tren membeli di level tinggi. Sementara itu, dana besar tidak menunjukkan keinginan untuk menjatuhkan pasar secara agresif, malah diam-diam melakukan akumulasi.
Dalam pola pasar seperti ini, yang sering mengalami kerugian adalah investor yang kurang sabar, sementara mereka yang teguh mempertahankan posisi sedang menunggu dorongan dari institusi di putaran berikutnya.