Menurut laporan data dari Jintou, Kepala Ekonom RSM Joseph Brusuelas melakukan evaluasi mendalam terhadap sikap kebijakan moneter pejabat Federal Reserve Kevin Woush dari sudut pandang model ekonomi Abed. Woush secara jelas condong ke arah kebijakan hawkish dalam orientasi kebijakan, dan dalam pernyataan terbuka serta kinerja selama menjabat di Federal Reserve, hampir selalu mendukung kenaikan suku bunga.
Logika Kebijakan yang Didominasi oleh Sikap Hawkish
Berdasarkan analisis Brusuelas terhadap catatan pidato dan pernyataan terbuka Woush, dia menunjukkan kecenderungan konsisten terhadap kebijakan moneter yang ketat. Sikap hawkish ini mungkin sesuai dengan kebutuhan pengendalian inflasi dalam lingkungan ekonomi normal, tetapi dalam situasi khusus, hal ini mengungkapkan keterbatasan kerangka pengambilan keputusan tersebut.
Penyimpangan Penilaian Kebijakan selama Krisis Keuangan
Selama krisis keuangan global 2007-2008, penilaian kebijakan Woush mengalami kesalahan besar. Pada saat itu, ketika sistem perbankan Amerika hampir runtuh dan pasar kredit membeku, dia tetap memandang inflasi sebagai risiko utama, tanpa cukup menyadari esensi sebenarnya dari dampak resesi besar ekonomi. Keterlambatan dalam pengambilan keputusan ini secara langsung mempengaruhi efektivitas respons selama krisis, dan menjadi referensi penting dalam menilai kemampuan kebijakan moneter yang dimilikinya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Evaluasi Kebijakan Moneter Hawkish dari Perspektif Abedto dan Refleksi Pengambilan Keputusan Krisis
Menurut laporan data dari Jintou, Kepala Ekonom RSM Joseph Brusuelas melakukan evaluasi mendalam terhadap sikap kebijakan moneter pejabat Federal Reserve Kevin Woush dari sudut pandang model ekonomi Abed. Woush secara jelas condong ke arah kebijakan hawkish dalam orientasi kebijakan, dan dalam pernyataan terbuka serta kinerja selama menjabat di Federal Reserve, hampir selalu mendukung kenaikan suku bunga.
Logika Kebijakan yang Didominasi oleh Sikap Hawkish
Berdasarkan analisis Brusuelas terhadap catatan pidato dan pernyataan terbuka Woush, dia menunjukkan kecenderungan konsisten terhadap kebijakan moneter yang ketat. Sikap hawkish ini mungkin sesuai dengan kebutuhan pengendalian inflasi dalam lingkungan ekonomi normal, tetapi dalam situasi khusus, hal ini mengungkapkan keterbatasan kerangka pengambilan keputusan tersebut.
Penyimpangan Penilaian Kebijakan selama Krisis Keuangan
Selama krisis keuangan global 2007-2008, penilaian kebijakan Woush mengalami kesalahan besar. Pada saat itu, ketika sistem perbankan Amerika hampir runtuh dan pasar kredit membeku, dia tetap memandang inflasi sebagai risiko utama, tanpa cukup menyadari esensi sebenarnya dari dampak resesi besar ekonomi. Keterlambatan dalam pengambilan keputusan ini secara langsung mempengaruhi efektivitas respons selama krisis, dan menjadi referensi penting dalam menilai kemampuan kebijakan moneter yang dimilikinya.