ICO Selidiki xAI Atas Pembuatan Gambar-Gambar AI Tanpa Izin

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Elon Musk kembali menghadapi sorotan regulator setelah chatbot AI buatannya terlibat dalam kontroversi serius terkait generasi gambar-gambar pribadi tanpa persetujuan pengguna. Perusahaan xAI, yang mengembangkan Grok, kini menjadi pusat penyelidikan oleh badan pengawas Inggris karena kekhawatiran soal penanganan data sensitif.

Grok Terbelit dalam Kontroversi Generasi Gambar-Gambar

Chatbot AI bernama Grok telah mencuri perhatian publik dan kalangan politisi setelah pengguna di platform X (dulu Twitter) mendorong sistem untuk menghasilkan gambar-gambar dari tokoh nyata dan individu biasa tanpa memberikan persetujuan terlebih dahulu. Fitur generasi gambar-gambar ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak yang khawatir tentang privasi dan penyalahgunaan identitas digital.

Kekhawatiran ini bukan tanpa alasan, mengingat potensi penyalahgunaan teknologi AI dalam membuat konten visual yang dapat membahayakan reputasi seseorang atau digunakan untuk tujuan yang tidak bertanggung jawab.

ICO Meluncurkan Investigasi Formal

Kantor Komisi Informasi Inggris (ICO) telah secara resmi mengumumkan dimulainya penyelidikan terhadap xAI dengan fokus utama pada pertanyaan apakah data pribadi ditangani dengan semestinya dalam proses pembuatan gambar-gambar AI tersebut. Investigasi ini mencerminkan semakin ketatnya pengawasan terhadap perusahaan teknologi yang mengoperasikan sistem AI generatif.

Ancaman denda sangat serius bagi xAI, dengan ICO memberi izin untuk mengenakan penalti hingga £17,5 juta (setara dengan sekitar $24 juta) atau mencapai 4% dari total pendapatan tahunan global perusahaan—mana pun jumlah yang lebih besar. Besarnya potensi denda ini menunjukkan keseriusan otoritas dalam menegakkan perlindungan data pribadi.

Pengawasan Internasional Meningkat

Tidak hanya Inggris yang merespons isu ini, negara-negara Eropa lainnya juga mengambil tindakan. Otoritas regulasi Prancis melakukan penggeledahan di kantor X di Paris, menunjukkan bahwa kontroversi seputar Grok dan generasi gambar-gambar AI telah menarik perhatian lintas batas.

Penyelidikan terhadap xAI menjadi bagian dari tren yang lebih luas di mana badan-badan pengawas global semakin kritis terhadap perusahaan AI yang tidak menerapkan safeguard yang memadai dalam melindungi data pribadi pengguna mereka. Momentum ini kemungkinan akan terus berlanjut seiring dengan semakin kompleksnya teknologi AI dan semakin tingginya kesadaran publik tentang risiko privasi yang terkait dengan generasi gambar-gambar dan konten AI lainnya.

Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)