Menurut laporan dari sumber media yang mengutip orang dalam, perusahaan eksplorasi luar angkasa SpaceX milik orang terkaya di dunia, Elon Musk, sedang mempertimbangkan untuk menggunakan struktur saham ganda dalam penawaran umum perdana (IPO) pertamanya.
Struktur saham ganda ini akan memberikan sebagian pemegang saham saham dengan hak suara tambahan, memungkinkan mereka memimpin pengambilan keputusan perusahaan. Langkah ini akan memungkinkan para internal termasuk Musk untuk mempertahankan kendali atas perusahaan meskipun kepemilikan saham mereka tidak besar.
Saat ini, SpaceX juga sedang menambah anggota baru ke dewan direksi. Menurut orang dalam, langkah ini bertujuan untuk memberikan panduan dalam IPO dan mendorong ambisi luar angkasa Musk di luar bisnis roket dan satelit inti.
Musk sebelumnya mengusulkan pembangunan pusat data di luar angkasa untuk menyediakan kemampuan komputasi kompleks bagi kecerdasan buatan (AI).
Bulan ini, SpaceX mengakuisisi perusahaan AI milik Musk, xAI, dan berencana melakukan IPO pada akhir tahun ini, dengan dana yang dikumpulkan bisa mencapai 50 miliar dolar AS.
Orang dalam menyatakan bahwa diskusi terkait masih berlangsung dan rincian IPO masih dapat berubah.
Struktur saham ganda cukup umum di perusahaan teknologi AS, seperti Meta dan induk perusahaan Google, Alphabet.
Struktur saham ganda biasanya dipandang sebagai cara bagi pendiri untuk fokus pada visi jangka panjang. Dalam struktur ini, pendiri dan orang dalam memiliki 10 atau bahkan 20 suara per saham, sementara saham biasa biasanya hanya memiliki 1 suara.
Namun, para kritikus berpendapat bahwa struktur ini dapat mengurangi akuntabilitas manajemen.
Jika SpaceX mengadopsi struktur saham ganda, Musk akan diberikan “hak suara super”, yang memungkinkannya secara efektif menahan perubahan perusahaan yang didorong oleh investor agresif yang bertentangan dengan keinginannya.
Faktanya, Musk telah lama mengagumi struktur saham berlapis ini. Ia pernah mengusulkan agar Tesla menerapkan struktur saham ganda untuk memastikan dirinya memiliki setidaknya 25% hak suara, dan menyatakan bahwa jika tidak bisa mencapai tingkat pengaruh tersebut, ia mungkin akan memindahkan bisnis AI dan robot ke perusahaan lain.
Saat ini, Musk memegang sekitar 11% saham Tesla, tetapi tahun lalu Tesla memberinya skema kompensasi senilai hingga 1 triliun dolar AS, yang berpotensi meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi lebih dari 25% dalam sepuluh tahun ke depan.
(Sumber: Caixin)
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
SpaceX dikabarkan berencana menggunakan struktur saham ganda untuk IPO, dan Musk mungkin akan memegang "hak suara super"
Menurut laporan dari sumber media yang mengutip orang dalam, perusahaan eksplorasi luar angkasa SpaceX milik orang terkaya di dunia, Elon Musk, sedang mempertimbangkan untuk menggunakan struktur saham ganda dalam penawaran umum perdana (IPO) pertamanya.
Struktur saham ganda ini akan memberikan sebagian pemegang saham saham dengan hak suara tambahan, memungkinkan mereka memimpin pengambilan keputusan perusahaan. Langkah ini akan memungkinkan para internal termasuk Musk untuk mempertahankan kendali atas perusahaan meskipun kepemilikan saham mereka tidak besar.
Saat ini, SpaceX juga sedang menambah anggota baru ke dewan direksi. Menurut orang dalam, langkah ini bertujuan untuk memberikan panduan dalam IPO dan mendorong ambisi luar angkasa Musk di luar bisnis roket dan satelit inti.
Musk sebelumnya mengusulkan pembangunan pusat data di luar angkasa untuk menyediakan kemampuan komputasi kompleks bagi kecerdasan buatan (AI).
Bulan ini, SpaceX mengakuisisi perusahaan AI milik Musk, xAI, dan berencana melakukan IPO pada akhir tahun ini, dengan dana yang dikumpulkan bisa mencapai 50 miliar dolar AS.
Orang dalam menyatakan bahwa diskusi terkait masih berlangsung dan rincian IPO masih dapat berubah.
Struktur saham ganda cukup umum di perusahaan teknologi AS, seperti Meta dan induk perusahaan Google, Alphabet.
Struktur saham ganda biasanya dipandang sebagai cara bagi pendiri untuk fokus pada visi jangka panjang. Dalam struktur ini, pendiri dan orang dalam memiliki 10 atau bahkan 20 suara per saham, sementara saham biasa biasanya hanya memiliki 1 suara.
Namun, para kritikus berpendapat bahwa struktur ini dapat mengurangi akuntabilitas manajemen.
Jika SpaceX mengadopsi struktur saham ganda, Musk akan diberikan “hak suara super”, yang memungkinkannya secara efektif menahan perubahan perusahaan yang didorong oleh investor agresif yang bertentangan dengan keinginannya.
Faktanya, Musk telah lama mengagumi struktur saham berlapis ini. Ia pernah mengusulkan agar Tesla menerapkan struktur saham ganda untuk memastikan dirinya memiliki setidaknya 25% hak suara, dan menyatakan bahwa jika tidak bisa mencapai tingkat pengaruh tersebut, ia mungkin akan memindahkan bisnis AI dan robot ke perusahaan lain.
Saat ini, Musk memegang sekitar 11% saham Tesla, tetapi tahun lalu Tesla memberinya skema kompensasi senilai hingga 1 triliun dolar AS, yang berpotensi meningkatkan kepemilikan sahamnya menjadi lebih dari 25% dalam sepuluh tahun ke depan.
(Sumber: Caixin)