Waktu setempat 4 Februari, jenderal senior Iran Dajichi secara terbuka menyatakan bahwa jika Amerika Serikat melancarkan serangan militer terhadap Iran, Israel akan menjadi target utama serangan Iran. Menurut laporan dari Jinshi Data, Dajichi juga menekankan bahwa meskipun Iran tidak secara aktif mencari perang, negara tersebut telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi segala bentuk agresi.
Pernyataan ini mencerminkan situasi politik dan militer yang semakin tegang di kawasan Timur Tengah saat ini. Iran sebelumnya telah lama berhadapan secara strategis dengan Israel dalam konflik geopolitik, dan sebagai kekuatan politik utama di Timur Tengah, tindakan militer Amerika sering memicu respons keras dari Iran. Ucapan Dajichi tidak hanya menyampaikan tekad pertahanan Iran, tetapi juga mengirimkan sinyal peringatan yang jelas kepada Amerika Serikat dan Israel—setiap petualangan militer akan menghadapi konsekuensi serius.
Langkah Iran ini menunjukkan bahwa, dalam menghadapi tekanan eksternal, negara tersebut tidak hanya memperkuat kesiapan pertahanan, tetapi juga secara tegas menyatakan sikapnya. Sikap deterens yang jelas ini mencerminkan tekad Iran dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasionalnya dalam hubungan internasional.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Situasi di Timur Tengah terus tegang, Iran mengancam Israel sebagai target utama serangan
Waktu setempat 4 Februari, jenderal senior Iran Dajichi secara terbuka menyatakan bahwa jika Amerika Serikat melancarkan serangan militer terhadap Iran, Israel akan menjadi target utama serangan Iran. Menurut laporan dari Jinshi Data, Dajichi juga menekankan bahwa meskipun Iran tidak secara aktif mencari perang, negara tersebut telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi segala bentuk agresi.
Pernyataan ini mencerminkan situasi politik dan militer yang semakin tegang di kawasan Timur Tengah saat ini. Iran sebelumnya telah lama berhadapan secara strategis dengan Israel dalam konflik geopolitik, dan sebagai kekuatan politik utama di Timur Tengah, tindakan militer Amerika sering memicu respons keras dari Iran. Ucapan Dajichi tidak hanya menyampaikan tekad pertahanan Iran, tetapi juga mengirimkan sinyal peringatan yang jelas kepada Amerika Serikat dan Israel—setiap petualangan militer akan menghadapi konsekuensi serius.
Langkah Iran ini menunjukkan bahwa, dalam menghadapi tekanan eksternal, negara tersebut tidak hanya memperkuat kesiapan pertahanan, tetapi juga secara tegas menyatakan sikapnya. Sikap deterens yang jelas ini mencerminkan tekad Iran dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasionalnya dalam hubungan internasional.