SpaceX baru saja mengungkapkan kepada Komisi Komunikasi Federal (FCC) AS rencana berani mereka untuk menempatkan sekitar satu juta satelit di sekitar planet ini. Menurut laporan Jin10, perusahaan mengajukan permohonan minggu ini, menggambarkan proyek tersebut sebagai jaringan komputasi luar angkasa yang dirancang khusus untuk mendukung inferensi data dalam skala besar dan aplikasi kecerdasan buatan canggih yang membutuhkan pemrosesan terus-menerus secara real-time untuk miliaran pengguna global.
Arsitektur Rantai Konstelasi Tanpa Preseden
Dokumen yang diajukan oleh SpaceX menggambarkan visi transformasional tentang konsep pusat data orbit. Perusahaan berpendapat bahwa untuk menyediakan kekuatan pemrosesan yang diperlukan dalam inferensi data dan analisis komputasi informasi secara terdistribusi di seluruh planet, diperlukan konstelasi satelit tanpa preseden yang beroperasi secara sinkron. Satelit-satelit ini akan ditempatkan di beberapa lapisan orbit sempit, masing-masing dengan ketebalan maksimum 50 kilometer, menciptakan struktur redundan dan efisien yang akan menjamin ketersediaan dan kecepatan akses ke sumber daya komputasi dari mana saja di dunia.
Mengubah Inferensi Data Global
Usulan ini mewakili perubahan paradigma dalam distribusi kapasitas pemrosesan untuk inferensi data secara global. Dengan menempatkan pusat komputasi di orbit alih-alih bergantung sepenuhnya pada fasilitas darat, SpaceX berusaha mengurangi latensi, meningkatkan redundansi, dan menawarkan platform kalkulasi yang benar-benar terdesentralisasi. Konstelasi satelit dengan kemampuan komputasi revolusioner ini menandai langkah strategis perusahaan di era kecerdasan buatan yang mendominasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
SpaceX Usulkan Meluncurkan 1 Juta Satelit untuk Meningkatkan Inferensi Data Orbit
SpaceX baru saja mengungkapkan kepada Komisi Komunikasi Federal (FCC) AS rencana berani mereka untuk menempatkan sekitar satu juta satelit di sekitar planet ini. Menurut laporan Jin10, perusahaan mengajukan permohonan minggu ini, menggambarkan proyek tersebut sebagai jaringan komputasi luar angkasa yang dirancang khusus untuk mendukung inferensi data dalam skala besar dan aplikasi kecerdasan buatan canggih yang membutuhkan pemrosesan terus-menerus secara real-time untuk miliaran pengguna global.
Arsitektur Rantai Konstelasi Tanpa Preseden
Dokumen yang diajukan oleh SpaceX menggambarkan visi transformasional tentang konsep pusat data orbit. Perusahaan berpendapat bahwa untuk menyediakan kekuatan pemrosesan yang diperlukan dalam inferensi data dan analisis komputasi informasi secara terdistribusi di seluruh planet, diperlukan konstelasi satelit tanpa preseden yang beroperasi secara sinkron. Satelit-satelit ini akan ditempatkan di beberapa lapisan orbit sempit, masing-masing dengan ketebalan maksimum 50 kilometer, menciptakan struktur redundan dan efisien yang akan menjamin ketersediaan dan kecepatan akses ke sumber daya komputasi dari mana saja di dunia.
Mengubah Inferensi Data Global
Usulan ini mewakili perubahan paradigma dalam distribusi kapasitas pemrosesan untuk inferensi data secara global. Dengan menempatkan pusat komputasi di orbit alih-alih bergantung sepenuhnya pada fasilitas darat, SpaceX berusaha mengurangi latensi, meningkatkan redundansi, dan menawarkan platform kalkulasi yang benar-benar terdesentralisasi. Konstelasi satelit dengan kemampuan komputasi revolusioner ini menandai langkah strategis perusahaan di era kecerdasan buatan yang mendominasi.