Pada awal Februari, Zama mengungkapkan rincian protokol partisipasi jaringannya berbasis DPoS (Delegated Proof of Stake). Sistem ini memungkinkan pemegang token ZAMA mendelegasikan aset mereka kepada operator khusus yang memelihara infrastruktur jaringan. Menurut BlockBeats, struktur saat ini menampung 18 operator aktif — 13 bertanggung jawab atas Layanan Manajemen Kunci (KMS) dan 5 berfungsi sebagai coprocessor Homomorphic Encryption Total (FHE). Protokol remunerasi dirancang untuk menyeimbangkan efisiensi dengan desentralisasi.
Infrastruktur dan Model Delegasi
Arsitektur Zama memisahkan operator menjadi dua kategori utama, masing-masing dengan fungsi spesifik dalam keamanan dan pemrosesan jaringan. Peserta dapat mendelegasikan modal ZAMA mereka ke operator mana pun, berbagi keuntungan yang dihasilkan dari pemeliharaan infrastruktur. Model fleksibel ini memungkinkan operator baru yang kompetitif masuk ke pasar tanpa hambatan ukuran minimum yang berlebihan.
Distribusi Hadiah: Akar Kuadrat sebagai Mekanisme Keadilan
Aspek paling inovatif dari sistem terletak pada cara hadiah staking didistribusikan. Zama menggunakan akar kuadrat dari total yang dipertaruhkan di setiap operator sebagai dasar perhitungan, menciptakan efek matematis yang kuat: operator kecil menghasilkan pengembalian yang secara proporsional lebih tinggi bagi delegasinya. Ini berarti bahwa operator yang mengontrol setengah dari modal hanya dapat menghasilkan sekitar √50% ≈ 70,7% dari hadiah — secara alami mendorong distribusi delegasi di antara beberapa operator. Mekanisme berbasis akar kuadrat ini mempromosikan demokratisasi jaringan tanpa memerlukan pembatasan buatan.
Total hadiah berasal dari mekanisme inflasi dengan tingkat tahunan tetap sebesar 5% dari total pasokan ZAMA awalnya. Dari alokasi ini, 60% dialokasikan ke operator KMS dan delegasinya, sementara 40% diberikan kepada coprocessor FHE. Setelah operator memotong komisi (maksimal 20%), sisa hadiah didistribusikan secara proporsional di antara semua delegasi sesuai volume yang dipertaruhkan.
Fleksibilitas Penarikan dan Sertifikat Staking Likuid
Pembukaan blokir dana memerlukan periode pelepasan selama 7 hari — sebagai perlindungan terhadap manipulasi suara. Namun, Zama menawarkan alternatif praktis: pengguna dapat mentransfer atau memperdagangkan sertifikat staking likuid sebelum periode tunggu selesai, menggabungkan keamanan dengan likuiditas.
Data terkini ZAMA (13 Februari 2026):
Harga: $0,02
Pasokan beredar: 2,2 miliar token
Pasokan total: 11 miliar token
Perubahan 24 jam: +14,96%
Protokol Zama menunjukkan bagaimana mekanisme matematis yang canggih — khususnya distribusi akar kuadrat — dapat menyelesaikan masalah sentralisasi nyata tanpa mengorbankan efisiensi operasional.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Zama Memperkenalkan Sistem Staking Inovatif dengan Distribusi Akar Kuadrat
Pada awal Februari, Zama mengungkapkan rincian protokol partisipasi jaringannya berbasis DPoS (Delegated Proof of Stake). Sistem ini memungkinkan pemegang token ZAMA mendelegasikan aset mereka kepada operator khusus yang memelihara infrastruktur jaringan. Menurut BlockBeats, struktur saat ini menampung 18 operator aktif — 13 bertanggung jawab atas Layanan Manajemen Kunci (KMS) dan 5 berfungsi sebagai coprocessor Homomorphic Encryption Total (FHE). Protokol remunerasi dirancang untuk menyeimbangkan efisiensi dengan desentralisasi.
Infrastruktur dan Model Delegasi
Arsitektur Zama memisahkan operator menjadi dua kategori utama, masing-masing dengan fungsi spesifik dalam keamanan dan pemrosesan jaringan. Peserta dapat mendelegasikan modal ZAMA mereka ke operator mana pun, berbagi keuntungan yang dihasilkan dari pemeliharaan infrastruktur. Model fleksibel ini memungkinkan operator baru yang kompetitif masuk ke pasar tanpa hambatan ukuran minimum yang berlebihan.
Distribusi Hadiah: Akar Kuadrat sebagai Mekanisme Keadilan
Aspek paling inovatif dari sistem terletak pada cara hadiah staking didistribusikan. Zama menggunakan akar kuadrat dari total yang dipertaruhkan di setiap operator sebagai dasar perhitungan, menciptakan efek matematis yang kuat: operator kecil menghasilkan pengembalian yang secara proporsional lebih tinggi bagi delegasinya. Ini berarti bahwa operator yang mengontrol setengah dari modal hanya dapat menghasilkan sekitar √50% ≈ 70,7% dari hadiah — secara alami mendorong distribusi delegasi di antara beberapa operator. Mekanisme berbasis akar kuadrat ini mempromosikan demokratisasi jaringan tanpa memerlukan pembatasan buatan.
Total hadiah berasal dari mekanisme inflasi dengan tingkat tahunan tetap sebesar 5% dari total pasokan ZAMA awalnya. Dari alokasi ini, 60% dialokasikan ke operator KMS dan delegasinya, sementara 40% diberikan kepada coprocessor FHE. Setelah operator memotong komisi (maksimal 20%), sisa hadiah didistribusikan secara proporsional di antara semua delegasi sesuai volume yang dipertaruhkan.
Fleksibilitas Penarikan dan Sertifikat Staking Likuid
Pembukaan blokir dana memerlukan periode pelepasan selama 7 hari — sebagai perlindungan terhadap manipulasi suara. Namun, Zama menawarkan alternatif praktis: pengguna dapat mentransfer atau memperdagangkan sertifikat staking likuid sebelum periode tunggu selesai, menggabungkan keamanan dengan likuiditas.
Data terkini ZAMA (13 Februari 2026):
Protokol Zama menunjukkan bagaimana mekanisme matematis yang canggih — khususnya distribusi akar kuadrat — dapat menyelesaikan masalah sentralisasi nyata tanpa mengorbankan efisiensi operasional.