Protokol Jaringan Virtuals telah menghadirkan solusi inovatif berupa kerangka tokenisasi berjangka 60 hari yang dirancang khusus untuk meminimalkan risiko dalam peluncuran proyek tahap awal. Mekanisme ini menggabungkan periode pengembangan, pengujian publik, dan validasi pasar sebelum keputusan komitmen akhir diambil. Dengan pendekatan bertahap ini, protokol jaringan menciptakan ekosistem yang lebih aman bagi pendiri, investor, dan komunitas.
Infrastruktur Jaringan Base dan Integrasi Uniswap
Seluruh proses tokenisasi berjalan di atas jaringan Base, yang merupakan pilihan infrastruktur utama untuk protokol ini. Tahapan awal melibatkan operasional di kolam likuiditas pribadi untuk menjaga stabilitas dan kontrol. Setelah volume perdagangan kumulatif mencapai tonggak 42,000 token VIRTUAL, likuiditas secara otomatis dipindahkan ke protokol Uniswap V2, membuka akses pasar yang lebih luas kepada publik. Transisi ini mencerminkan desain bertahap yang memastikan tidak ada lompatan mendadak dalam dinamika pasar.
Fleksibilitas Komitmen: Mekanisme Keputusan Dua Arah
Pada akhir periode 60 hari, pendiri menghadapi dua pilihan strategis. Jika memilih berkomitmen, token memasuki fase pengembangan jangka panjang dengan rilis dana yang dialokasikan secara progresif sesuai pencapaian. Model ini mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan pencapaian milestone yang terukur. Sebaliknya, jika komitmen ditolak, proyek dapat dihentikan dengan mekanisme pengembalian dana yang komprehensif. Dana yang terkumpul melalui berbagai sumber—termasuk ACF, pajak transaksi, dan kolam likuiditas—dikembalikan sepenuhnya kepada pemegang token yang memenuhi persyaratan.
Model Insentif dan Struktur Distribusi Protokol
Kerangka ekonomi protokol jaringan dirancang dengan pajak transaksi sebesar 1%, dengan alokasi 70% untuk pendiri dan 30% untuk protokol itu sendiri. Skema ini memastikan insentif seimbang antara pengembang proyek dan pertumbuhan ekosistem yang lebih luas. Pendiri juga diberikan fleksibilitas untuk membentuk kolam alokasi pertumbuhan hingga 5% dari total token tim. Inovasi kritis adalah jaminan pengembalian 100% alokasi ini jika proyek akhirnya tidak berkomitmen, menghilangkan risiko penghilangan dana untuk kreator yang tidak melanjutkan.
Perlindungan Komprehensif dalam Ekosistem Protokol
Kerangka 60 hari ini berfungsi sebagai periode evaluasi komprehensif bagi protokol jaringan untuk memvalidasi strategi, menguji mekanisme, dan mengumpulkan umpan balik komunitas. Setiap komponen—dari struktur pajak hingga mekanisme likuiditas—dirancang dengan filosofi perlindungan berlapis. Protokol Virtuals dengan demikian menetapkan standar baru dalam tokenisasi yang bertanggung jawab, memastikan bahwa inovasi blockchain tidak mengorbankan keamanan dan transparansi bagi semua pihak yang terlibat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Protokol Jaringan Virtuals Luncurkan Sistem Tokenisasi Terstruktur 60 Hari untuk Mitigasi Risiko
Protokol Jaringan Virtuals telah menghadirkan solusi inovatif berupa kerangka tokenisasi berjangka 60 hari yang dirancang khusus untuk meminimalkan risiko dalam peluncuran proyek tahap awal. Mekanisme ini menggabungkan periode pengembangan, pengujian publik, dan validasi pasar sebelum keputusan komitmen akhir diambil. Dengan pendekatan bertahap ini, protokol jaringan menciptakan ekosistem yang lebih aman bagi pendiri, investor, dan komunitas.
Infrastruktur Jaringan Base dan Integrasi Uniswap
Seluruh proses tokenisasi berjalan di atas jaringan Base, yang merupakan pilihan infrastruktur utama untuk protokol ini. Tahapan awal melibatkan operasional di kolam likuiditas pribadi untuk menjaga stabilitas dan kontrol. Setelah volume perdagangan kumulatif mencapai tonggak 42,000 token VIRTUAL, likuiditas secara otomatis dipindahkan ke protokol Uniswap V2, membuka akses pasar yang lebih luas kepada publik. Transisi ini mencerminkan desain bertahap yang memastikan tidak ada lompatan mendadak dalam dinamika pasar.
Fleksibilitas Komitmen: Mekanisme Keputusan Dua Arah
Pada akhir periode 60 hari, pendiri menghadapi dua pilihan strategis. Jika memilih berkomitmen, token memasuki fase pengembangan jangka panjang dengan rilis dana yang dialokasikan secara progresif sesuai pencapaian. Model ini mendorong pertumbuhan berkelanjutan dan pencapaian milestone yang terukur. Sebaliknya, jika komitmen ditolak, proyek dapat dihentikan dengan mekanisme pengembalian dana yang komprehensif. Dana yang terkumpul melalui berbagai sumber—termasuk ACF, pajak transaksi, dan kolam likuiditas—dikembalikan sepenuhnya kepada pemegang token yang memenuhi persyaratan.
Model Insentif dan Struktur Distribusi Protokol
Kerangka ekonomi protokol jaringan dirancang dengan pajak transaksi sebesar 1%, dengan alokasi 70% untuk pendiri dan 30% untuk protokol itu sendiri. Skema ini memastikan insentif seimbang antara pengembang proyek dan pertumbuhan ekosistem yang lebih luas. Pendiri juga diberikan fleksibilitas untuk membentuk kolam alokasi pertumbuhan hingga 5% dari total token tim. Inovasi kritis adalah jaminan pengembalian 100% alokasi ini jika proyek akhirnya tidak berkomitmen, menghilangkan risiko penghilangan dana untuk kreator yang tidak melanjutkan.
Perlindungan Komprehensif dalam Ekosistem Protokol
Kerangka 60 hari ini berfungsi sebagai periode evaluasi komprehensif bagi protokol jaringan untuk memvalidasi strategi, menguji mekanisme, dan mengumpulkan umpan balik komunitas. Setiap komponen—dari struktur pajak hingga mekanisme likuiditas—dirancang dengan filosofi perlindungan berlapis. Protokol Virtuals dengan demikian menetapkan standar baru dalam tokenisasi yang bertanggung jawab, memastikan bahwa inovasi blockchain tidak mengorbankan keamanan dan transparansi bagi semua pihak yang terlibat.