Waktu setempat 4 Februari, jurnalis dari CCTV memperoleh informasi bahwa pihak Iran berdasarkan penyelidikan lapangan terbaru dan berbagai intelijen mengetahui bahwa kehadiran militer Angkatan Laut Amerika Serikat di perairan selatan Iran terus meningkat. Menurut sumber dari militer, hingga awal Februari, penempatan kapal perang AS di perairan Teluk Persia dan Teluk Oman menunjukkan tren penyesuaian dinamis, secara keseluruhan tetap dalam tingkat kesiagaan tinggi, yang menyebabkan ketegangan lebih lanjut dalam situasi keamanan regional. Data rinci menunjukkan bahwa kekuatan operasi militer AS di perairan terkait mengalami pergeseran. Pada awal Februari (hingga 3 Februari), jumlah kapal perang AS di wilayah tersebut tetap sekitar 32 kapal. Secara spesifik, di Teluk Oman ditempatkan 1 kapal penjelajah dan 2 kapal penjaga pantai; di Teluk Persia terdapat 9 kapal, termasuk 1 kapal penjelajah, 3 kapal fregat, dan beberapa kapal bantu. Gugus tugas kapal induk “Abraham Lincoln” yang paling mencolok saat ini berada di perairan bagian selatan Arab dan timur pulau Socotra di Yaman, sekitar 1400 kilometer dari pelabuhan Chabahar di Iran. Menanggapi informasi yang diumumkan Iran tersebut, pihak AS belum memberikan tanggapan. (Berita CCTV)
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Iran mengungkapkan bahwa militer AS menempatkan pasukan di wilayah perairan selatan Iran
Waktu setempat 4 Februari, jurnalis dari CCTV memperoleh informasi bahwa pihak Iran berdasarkan penyelidikan lapangan terbaru dan berbagai intelijen mengetahui bahwa kehadiran militer Angkatan Laut Amerika Serikat di perairan selatan Iran terus meningkat. Menurut sumber dari militer, hingga awal Februari, penempatan kapal perang AS di perairan Teluk Persia dan Teluk Oman menunjukkan tren penyesuaian dinamis, secara keseluruhan tetap dalam tingkat kesiagaan tinggi, yang menyebabkan ketegangan lebih lanjut dalam situasi keamanan regional. Data rinci menunjukkan bahwa kekuatan operasi militer AS di perairan terkait mengalami pergeseran. Pada awal Februari (hingga 3 Februari), jumlah kapal perang AS di wilayah tersebut tetap sekitar 32 kapal. Secara spesifik, di Teluk Oman ditempatkan 1 kapal penjelajah dan 2 kapal penjaga pantai; di Teluk Persia terdapat 9 kapal, termasuk 1 kapal penjelajah, 3 kapal fregat, dan beberapa kapal bantu. Gugus tugas kapal induk “Abraham Lincoln” yang paling mencolok saat ini berada di perairan bagian selatan Arab dan timur pulau Socotra di Yaman, sekitar 1400 kilometer dari pelabuhan Chabahar di Iran. Menanggapi informasi yang diumumkan Iran tersebut, pihak AS belum memberikan tanggapan. (Berita CCTV)