Cryptocurrency privasi mengalami penurunan signifikan seperti aset digital lainnya. Setelah mendekati angka 800 dolar pada awal Januari 2026, Monero mengalami tren penurunan yang sangat tajam, kehilangan lebih dari separuh nilainya dalam beberapa minggu. Koreksi ini terjadi dalam konteks penurunan pasar kripto yang lebih luas yang mempengaruhi seluruh pasar mata uang virtual.
Konteks yang Lebih Luas: Koreksi Umum Pasar
Menurut NS3.AI, penurunan Monero mencerminkan dinamika negatif yang jauh lebih besar di pasar cryptocurrency. Penurunan tajam Bitcoin baru-baru ini, yang kini jauh di bawah level 75.000 dolar sebelumnya (harga saat ini sekitar 66.830 dolar), memperkuat ketidakpastian umum. Tekanan terhadap kapitalisasi pasar cryptocurrency terbesar ini memicu efek penularan, di mana aset yang kurang dominan, seperti mata uang yang berfokus pada privasi, mengalami penurunan yang lebih besar secara proporsional.
Ketahanan Tahunan Meski Ada Penurunan Kripto Baru-baru ini
Meskipun mengalami penurunan yang drastis, Monero mencatat kenaikan sebesar 77,4% dalam setahun terakhir, menunjukkan adanya permintaan yang tetap tinggi terhadap solusi digital yang menjaga anonimitas. Dinamika positif tahunan ini sangat kontras dengan volatilitas ekstrem yang diamati sejak Januari. Minat yang meningkat dari pengguna terhadap teknologi privasi telah mendukung apresiasi jangka panjang dari aset ini, bahkan di tengah gejolak pasar saat ini.
Prospek yang Tidak Pasti Menunggu Stabilitas
Pertanyaan utama tetap tentang kemungkinan stabilisasi dalam jangka pendek. Selama Bitcoin belum menemukan level support yang kuat, seluruh sektor, termasuk Monero, akan tetap rentan terhadap penurunan kripto yang berkepanjangan. Pengamat pasar tetap berhati-hati mengenai kemungkinan pemulihan langsung, menunggu sinyal positif yang lebih konkret sebelum mempertimbangkan arah kenaikan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Monero menghadapi penurunan crypto yang semakin menguat
Cryptocurrency privasi mengalami penurunan signifikan seperti aset digital lainnya. Setelah mendekati angka 800 dolar pada awal Januari 2026, Monero mengalami tren penurunan yang sangat tajam, kehilangan lebih dari separuh nilainya dalam beberapa minggu. Koreksi ini terjadi dalam konteks penurunan pasar kripto yang lebih luas yang mempengaruhi seluruh pasar mata uang virtual.
Konteks yang Lebih Luas: Koreksi Umum Pasar
Menurut NS3.AI, penurunan Monero mencerminkan dinamika negatif yang jauh lebih besar di pasar cryptocurrency. Penurunan tajam Bitcoin baru-baru ini, yang kini jauh di bawah level 75.000 dolar sebelumnya (harga saat ini sekitar 66.830 dolar), memperkuat ketidakpastian umum. Tekanan terhadap kapitalisasi pasar cryptocurrency terbesar ini memicu efek penularan, di mana aset yang kurang dominan, seperti mata uang yang berfokus pada privasi, mengalami penurunan yang lebih besar secara proporsional.
Ketahanan Tahunan Meski Ada Penurunan Kripto Baru-baru ini
Meskipun mengalami penurunan yang drastis, Monero mencatat kenaikan sebesar 77,4% dalam setahun terakhir, menunjukkan adanya permintaan yang tetap tinggi terhadap solusi digital yang menjaga anonimitas. Dinamika positif tahunan ini sangat kontras dengan volatilitas ekstrem yang diamati sejak Januari. Minat yang meningkat dari pengguna terhadap teknologi privasi telah mendukung apresiasi jangka panjang dari aset ini, bahkan di tengah gejolak pasar saat ini.
Prospek yang Tidak Pasti Menunggu Stabilitas
Pertanyaan utama tetap tentang kemungkinan stabilisasi dalam jangka pendek. Selama Bitcoin belum menemukan level support yang kuat, seluruh sektor, termasuk Monero, akan tetap rentan terhadap penurunan kripto yang berkepanjangan. Pengamat pasar tetap berhati-hati mengenai kemungkinan pemulihan langsung, menunggu sinyal positif yang lebih konkret sebelum mempertimbangkan arah kenaikan.