Poundsterling Inggris menguat secara signifikan terhadap euro pada awal Februari, mendekati level yang belum pernah terlihat dalam lima bulan terakhir. Rally ini mencerminkan pergeseran yang cukup besar dalam sentimen pasar, dengan para investor menunjukkan kepercayaan diri yang diperbarui terhadap aset risiko dan suasana yang umumnya lebih tenang terkait keputusan kebijakan moneter yang akan datang.
Pemulihan Sentimen Risiko Dorong Pound Menguat
Dinamika pasar telah beralih secara tegas mendukung pound, seperti yang dibuktikan oleh korelasi positif yang kuat antara sterling dan indikator selera risiko yang lebih luas. Menurut analisis dari Convera, sebuah platform layanan pembayaran dan keuangan, korelasi ini telah menjadi pendorong utama kekuatan pound baru-baru ini. Mata uang ini berhasil menembus level resistansi utama 1.1550 terhadap euro, menandakan kepercayaan trader dan menandai terobosan teknikal yang menunjukkan momentum kenaikan yang berkelanjutan. Ketika sentimen risiko global menguat—biasanya selama periode optimisme ekonomi dan berkurangnya ketegangan geopolitik—para investor beralih ke mata uang dengan hasil lebih tinggi seperti sterling, yang diuntungkan dari lingkungan suku bunga relatif lebih tinggi dari Bank of England dibandingkan zona euro.
Outlook Kebijakan Bank of England Dukung Stabilitas Sterling
Para pelaku pasar secara luas mengharapkan Bank of England mempertahankan kebijakan suku bunga saat ini pada keputusan kebijakan mendatang hari Kamis. Stabilitas dalam ekspektasi kebijakan ini telah memperkuat kepercayaan terhadap aset sterling. Secara khusus, analis dari Convera mengamati bahwa kemungkinan adanya perubahan kebijakan yang lebih akomodatif tetap terbatas, dengan perkiraan konsensus menunjukkan hanya peluang rendah untuk lebih dari dua pembuat kebijakan yang mendukung pemotongan suku bunga secara langsung. Outlook yang cenderung hawkish ini, bahkan di tengah ketidakpastian ekonomi global, memberikan latar belakang yang mendukung penilaian pound terhadap euro, di mana Bank Sentral Eropa mempertahankan sikap yang lebih dovish. Divergensi dalam ekspektasi kebijakan moneter ini biasanya menguntungkan mata uang dengan hasil lebih tinggi.
Momentum Teknis dan Implikasi Pasar
Terobosan pound terhadap level resistansi yang telah ditetapkan terhadap euro lebih dari sekadar pencapaian teknikal—ini mencerminkan pergeseran nyata dalam cara pasar memperhitungkan trajektori ekonomi dan kebijakan di masa depan. Konvergensi dari sentimen risiko yang membaik dan ekspektasi suku bunga Bank of England yang stabil telah menciptakan lingkungan di mana sterling dapat memperpanjang kenaikannya terhadap mata uang tunggal. Trader yang memantau pergerakan pound terhadap euro harus memperhatikan bagaimana momentum teknikal ini berinteraksi dengan data ekonomi yang masuk dari kedua wilayah, karena deviasi signifikan dari ekspektasi kebijakan saat ini dapat mengubah trajektori pound terhadap euro.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Sterling Pound Naik Menuju Puncak Lima Bulan Melawan Euro Saat Selera Risiko Pasar Pulih
Poundsterling Inggris menguat secara signifikan terhadap euro pada awal Februari, mendekati level yang belum pernah terlihat dalam lima bulan terakhir. Rally ini mencerminkan pergeseran yang cukup besar dalam sentimen pasar, dengan para investor menunjukkan kepercayaan diri yang diperbarui terhadap aset risiko dan suasana yang umumnya lebih tenang terkait keputusan kebijakan moneter yang akan datang.
Pemulihan Sentimen Risiko Dorong Pound Menguat
Dinamika pasar telah beralih secara tegas mendukung pound, seperti yang dibuktikan oleh korelasi positif yang kuat antara sterling dan indikator selera risiko yang lebih luas. Menurut analisis dari Convera, sebuah platform layanan pembayaran dan keuangan, korelasi ini telah menjadi pendorong utama kekuatan pound baru-baru ini. Mata uang ini berhasil menembus level resistansi utama 1.1550 terhadap euro, menandakan kepercayaan trader dan menandai terobosan teknikal yang menunjukkan momentum kenaikan yang berkelanjutan. Ketika sentimen risiko global menguat—biasanya selama periode optimisme ekonomi dan berkurangnya ketegangan geopolitik—para investor beralih ke mata uang dengan hasil lebih tinggi seperti sterling, yang diuntungkan dari lingkungan suku bunga relatif lebih tinggi dari Bank of England dibandingkan zona euro.
Outlook Kebijakan Bank of England Dukung Stabilitas Sterling
Para pelaku pasar secara luas mengharapkan Bank of England mempertahankan kebijakan suku bunga saat ini pada keputusan kebijakan mendatang hari Kamis. Stabilitas dalam ekspektasi kebijakan ini telah memperkuat kepercayaan terhadap aset sterling. Secara khusus, analis dari Convera mengamati bahwa kemungkinan adanya perubahan kebijakan yang lebih akomodatif tetap terbatas, dengan perkiraan konsensus menunjukkan hanya peluang rendah untuk lebih dari dua pembuat kebijakan yang mendukung pemotongan suku bunga secara langsung. Outlook yang cenderung hawkish ini, bahkan di tengah ketidakpastian ekonomi global, memberikan latar belakang yang mendukung penilaian pound terhadap euro, di mana Bank Sentral Eropa mempertahankan sikap yang lebih dovish. Divergensi dalam ekspektasi kebijakan moneter ini biasanya menguntungkan mata uang dengan hasil lebih tinggi.
Momentum Teknis dan Implikasi Pasar
Terobosan pound terhadap level resistansi yang telah ditetapkan terhadap euro lebih dari sekadar pencapaian teknikal—ini mencerminkan pergeseran nyata dalam cara pasar memperhitungkan trajektori ekonomi dan kebijakan di masa depan. Konvergensi dari sentimen risiko yang membaik dan ekspektasi suku bunga Bank of England yang stabil telah menciptakan lingkungan di mana sterling dapat memperpanjang kenaikannya terhadap mata uang tunggal. Trader yang memantau pergerakan pound terhadap euro harus memperhatikan bagaimana momentum teknikal ini berinteraksi dengan data ekonomi yang masuk dari kedua wilayah, karena deviasi signifikan dari ekspektasi kebijakan saat ini dapat mengubah trajektori pound terhadap euro.