Setiap trader margin trading pernah menghadapi situasi di mana posisi mereka ditutup bukan karena analisis yang salah, tetapi karena lonjakan harga sementara. Untuk melindungi dari situasi seperti ini, diperlukan mekanisme yang lebih andal untuk melacak nilai aset. Harga mark, atau harga penandaan, adalah alat yang digunakan oleh banyak bursa sebagai alternatif dari harga kutipan saat ini dalam perhitungan margin dan level likuidasi.
Inti dari mekanisme harga penandaan
Harga mark (mark price) adalah kutipan referensi yang didasarkan pada indeks derivatif dan dihitung sebagai rata-rata tertimbang dari harga spot aset dengan mempertimbangkan data dari beberapa platform perdagangan. Tujuan utama pendekatan ini adalah untuk menghilangkan pengaruh manipulasi di satu bursa tertentu dan memberikan trader gambaran yang lebih objektif tentang nilai sebenarnya dari instrumen keuangan.
Berbeda dengan harga transaksi terakhir yang sederhana, harga mark mencakup dua komponen utama: harga indeks spot dan rata-rata bergerak dari dasar (basis). Kombinasi ini memungkinkan untuk meredam lonjakan harga acak dan mengurangi kemungkinan likuidasi paksa yang tidak terduga.
Bagaimana perhitungan koefisien mark
Perhitungan matematis harga mark dilakukan berdasarkan prinsip berikut:
Rumus 1: Harga mark = Harga indeks spot + EMA (basis)
Rumus 2: Harga mark = Harga indeks spot + EMA [(Harga pembeli terbaik + Harga penjual terbaik) / 2 – Harga indeks spot]
Untuk memahami komponennya:
EMA (Exponential Moving Average) — indikator teknikal yang melacak perubahan harga selama periode tertentu. EMA memiliki keunggulan dibandingkan rata-rata bergerak sederhana karena memberikan bobot lebih pada data harga terbaru.
Basis — selisih antara harga spot saat ini dan harga kontrak berjangka. Indikator ini mencerminkan seberapa pasar menilai nilai masa depan relatif terhadap harga saat ini.
Harga pembeli terbaik — harga tertinggi yang bersedia dibayar peserta untuk membeli aset di pasar spot saat ini.
Harga penjual terbaik — harga terendah yang bersedia diterima peserta untuk menjual aset.
Harga indeks spot — rata-rata harga aset berdasarkan data dari beberapa platform, memberikan gambaran yang lebih lengkap tentang harga sebenarnya.
Perbedaan antara mark price dan harga kutipan
Harga mark dan harga transaksi terakhir adalah dua indikator berbeda yang memiliki tujuan berbeda:
Parameter
Mark Price
Harga transaksi terakhir
Sumber data
Harga spot tertimbang dari beberapa bursa
Transaksi terakhir yang terdaftar di platform
Stabilitas
Lebih tahan terhadap manipulasi dan fluktuasi jangka pendek
Bisa diubah oleh aktivitas perdagangan yang disengaja
Penggunaan dalam perhitungan
Digunakan untuk menentukan level margin dan likuidasi
Digunakan untuk informasi posisi saat ini
Makna praktis
Membantu menghindari likuidasi paksa saat lonjakan harga
Menunjukkan harga aktual dari operasi terakhir
Misalnya, jika harga kutipan turun tajam akibat manipulasi, tetapi harga mark tetap stabil, posisi tidak akan dilikuidasi. Namun, jika mark mencapai ambang batas tertentu, likuidasi bisa saja dilakukan.
Bagaimana bursa utama menerapkan mark price dalam perhitungan
Sebagian besar platform perdagangan besar lebih memilih sistem harga mark daripada menggunakan harga kutipan saat menentukan rasio margin. Pendekatan ini melindungi kepentingan pengguna dari aktivitas perdagangan yang tidak jujur dan mencegah likuidasi paksa yang disebabkan oleh manipulasi jangka pendek.
Harga perhitungan untuk likuidasi paksa juga disesuaikan berdasarkan harga mark. Ketika rasio mark price mencapai level likuidasi yang ditetapkan, sistem akan memulai penutupan posisi secara penuh atau parsial.
Penerapan praktis dalam perdagangan
Menetapkan level likuidasi yang tepat
Dalam merencanakan strategi perdagangan, trader dapat mengandalkan harga mark untuk menentukan harga likuidasi yang akurat. Pendekatan ini mempertimbangkan tren pasar yang lebih luas dan memungkinkan penetapan level sedemikian rupa agar terhindar dari likuidasi akibat lonjakan volatilitas sementara. Dengan menggunakan harga mark alih-alih harga kutipan, margin potensial dapat ditingkatkan dan posisi dapat dipertahankan lebih lama dalam kondisi yang menguntungkan.
Menempatkan order stop-loss
Trader berpengalaman sering menggunakan harga mark sebagai acuan untuk menempatkan order stop-loss. Untuk posisi long, level stop-loss ditempatkan sedikit di bawah harga likuidasi berdasarkan mark, dan untuk posisi short — sedikit di atas. Pendekatan ini memberikan buffer tambahan terhadap volatilitas dan secara teoretis menjamin penutupan posisi sebelum mencapai level likuidasi paksa.
Membuka posisi pada waktu yang optimal
Pertimbangkan untuk menempatkan order limit pada level yang sesuai dengan harga mark. Ini memungkinkan membuka posisi secara otomatis pada saat yang menguntungkan sesuai analisis teknikal Anda, tanpa melewatkan peluang yang berpotensi menguntungkan.
Pembatasan dan risiko
Meskipun memiliki keunggulan, harga mark tidak menghilangkan semua risiko:
Volatilitas ekstrem. Dalam periode fluktuasi pasar yang kuat, rasio mark price bisa berubah lebih cepat dari yang diperkirakan, meninggalkan waktu yang tidak cukup untuk menutup posisi sebelum likuidasi.
Ketergantungan berlebihan pada satu instrumen. Menggunakan hanya harga mark tanpa alat manajemen risiko lain tidak cukup. Pendekatan komprehensif dalam mengelola posisi selalu lebih disarankan.
Keterlambatan sementara. EMA dihitung berdasarkan data historis, sehingga dalam kondisi lonjakan tajam, rasio mark price mungkin sedikit tertinggal dari situasi nyata.
Kesimpulan
Harga mark adalah salah satu alat utama dalam perdagangan kripto modern yang memberikan penilaian yang lebih objektif terhadap nilai derivatif dan melindungi trader dari likuidasi yang tidak perlu. Memahami mekanisme perhitungannya dan menerapkannya secara tepat saat menetapkan level likuidasi dan stop-loss secara signifikan meningkatkan peluang pengelolaan risiko yang sukses.
Namun, penting diingat bahwa mark price adalah bagian dari strategi pengelolaan risiko yang lebih luas. Menggabungkan penggunaannya dengan alat analisis dan strategi posisi lainnya akan membantu trader dari berbagai tingkat untuk membuat keputusan yang lebih bijaksana dan beradaptasi dengan kondisi pasar yang berbeda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Harga mark harga penandaan: alat perlindungan dari likuidasi yang tidak terduga
Setiap trader margin trading pernah menghadapi situasi di mana posisi mereka ditutup bukan karena analisis yang salah, tetapi karena lonjakan harga sementara. Untuk melindungi dari situasi seperti ini, diperlukan mekanisme yang lebih andal untuk melacak nilai aset. Harga mark, atau harga penandaan, adalah alat yang digunakan oleh banyak bursa sebagai alternatif dari harga kutipan saat ini dalam perhitungan margin dan level likuidasi.
Inti dari mekanisme harga penandaan
Harga mark (mark price) adalah kutipan referensi yang didasarkan pada indeks derivatif dan dihitung sebagai rata-rata tertimbang dari harga spot aset dengan mempertimbangkan data dari beberapa platform perdagangan. Tujuan utama pendekatan ini adalah untuk menghilangkan pengaruh manipulasi di satu bursa tertentu dan memberikan trader gambaran yang lebih objektif tentang nilai sebenarnya dari instrumen keuangan.
Berbeda dengan harga transaksi terakhir yang sederhana, harga mark mencakup dua komponen utama: harga indeks spot dan rata-rata bergerak dari dasar (basis). Kombinasi ini memungkinkan untuk meredam lonjakan harga acak dan mengurangi kemungkinan likuidasi paksa yang tidak terduga.
Bagaimana perhitungan koefisien mark
Perhitungan matematis harga mark dilakukan berdasarkan prinsip berikut:
Rumus 1: Harga mark = Harga indeks spot + EMA (basis)
Rumus 2: Harga mark = Harga indeks spot + EMA [(Harga pembeli terbaik + Harga penjual terbaik) / 2 – Harga indeks spot]
Untuk memahami komponennya:
Perbedaan antara mark price dan harga kutipan
Harga mark dan harga transaksi terakhir adalah dua indikator berbeda yang memiliki tujuan berbeda:
Misalnya, jika harga kutipan turun tajam akibat manipulasi, tetapi harga mark tetap stabil, posisi tidak akan dilikuidasi. Namun, jika mark mencapai ambang batas tertentu, likuidasi bisa saja dilakukan.
Bagaimana bursa utama menerapkan mark price dalam perhitungan
Sebagian besar platform perdagangan besar lebih memilih sistem harga mark daripada menggunakan harga kutipan saat menentukan rasio margin. Pendekatan ini melindungi kepentingan pengguna dari aktivitas perdagangan yang tidak jujur dan mencegah likuidasi paksa yang disebabkan oleh manipulasi jangka pendek.
Harga perhitungan untuk likuidasi paksa juga disesuaikan berdasarkan harga mark. Ketika rasio mark price mencapai level likuidasi yang ditetapkan, sistem akan memulai penutupan posisi secara penuh atau parsial.
Penerapan praktis dalam perdagangan
Menetapkan level likuidasi yang tepat
Dalam merencanakan strategi perdagangan, trader dapat mengandalkan harga mark untuk menentukan harga likuidasi yang akurat. Pendekatan ini mempertimbangkan tren pasar yang lebih luas dan memungkinkan penetapan level sedemikian rupa agar terhindar dari likuidasi akibat lonjakan volatilitas sementara. Dengan menggunakan harga mark alih-alih harga kutipan, margin potensial dapat ditingkatkan dan posisi dapat dipertahankan lebih lama dalam kondisi yang menguntungkan.
Menempatkan order stop-loss
Trader berpengalaman sering menggunakan harga mark sebagai acuan untuk menempatkan order stop-loss. Untuk posisi long, level stop-loss ditempatkan sedikit di bawah harga likuidasi berdasarkan mark, dan untuk posisi short — sedikit di atas. Pendekatan ini memberikan buffer tambahan terhadap volatilitas dan secara teoretis menjamin penutupan posisi sebelum mencapai level likuidasi paksa.
Membuka posisi pada waktu yang optimal
Pertimbangkan untuk menempatkan order limit pada level yang sesuai dengan harga mark. Ini memungkinkan membuka posisi secara otomatis pada saat yang menguntungkan sesuai analisis teknikal Anda, tanpa melewatkan peluang yang berpotensi menguntungkan.
Pembatasan dan risiko
Meskipun memiliki keunggulan, harga mark tidak menghilangkan semua risiko:
Kesimpulan
Harga mark adalah salah satu alat utama dalam perdagangan kripto modern yang memberikan penilaian yang lebih objektif terhadap nilai derivatif dan melindungi trader dari likuidasi yang tidak perlu. Memahami mekanisme perhitungannya dan menerapkannya secara tepat saat menetapkan level likuidasi dan stop-loss secara signifikan meningkatkan peluang pengelolaan risiko yang sukses.
Namun, penting diingat bahwa mark price adalah bagian dari strategi pengelolaan risiko yang lebih luas. Menggabungkan penggunaannya dengan alat analisis dan strategi posisi lainnya akan membantu trader dari berbagai tingkat untuk membuat keputusan yang lebih bijaksana dan beradaptasi dengan kondisi pasar yang berbeda.