Futures tanpa tanggal kedaluwarsa telah lama mendapatkan popularitas di dunia cryptocurrency, menjadi salah satu instrumen paling likuid dan terjangkau untuk spekulasi pergerakan harga. Berbeda dengan kontrak futures tradisional dengan tanggal kedaluwarsa tetap, derivatif ini memungkinkan trader membuka posisi tanpa batas waktu selama saldo mencukupi untuk menutupi kerugian.
Ketertarikan terhadap futures tanpa tanggal kedaluwarsa meningkat karena fleksibilitas dan kemudahan penggunaannya. Namun, sebelum memulai perdagangan, perlu memahami mekanisme kerjanya, keunggulan, dan risiko terkait.
Bagaimana futures tanpa tanggal kedaluwarsa bekerja dan mengapa berbeda dari futures biasa
Futures tanpa tanggal kedaluwarsa adalah instrumen derivatif yang memungkinkan trader membuka posisi long (bertaruh pada kenaikan) atau short (bertaruh pada penurunan) pada cryptocurrency tanpa kepemilikan langsung atas aset tersebut. Perbedaan utama dari kontrak futures konvensional terletak pada tidak adanya tanggal kedaluwarsa.
Futures konvensional memiliki jangka waktu tertentu yang sudah ditetapkan. Ketika tanggal tersebut tiba, posisi secara otomatis ditutup, dan trader harus membuka kontrak baru jika ingin melanjutkan spekulasi. Proses pergantian kontrak ini disebut rollover dan dapat menimbulkan biaya tambahan.
Sebaliknya, futures tanpa tanggal kedaluwarsa berfungsi berbeda. Mereka dapat berlangsung selama trader ingin mempertahankannya, asalkan saldo mencukupi untuk margin. Ini berarti posisi dapat tetap terbuka berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.
Keunggulan: fleksibilitas, likuiditas, dan potensi leverage
Alasan utama popularitas futures tanpa tanggal kedaluwarsa jelas. Pertama, fleksibilitas luar biasa — tidak adanya batas waktu berarti trader dapat mempertahankan posisi selama yang dibutuhkan sesuai strategi trading mereka.
Keunggulan kedua adalah likuiditas tinggi. Pasar selalu ramai peserta aktif, memastikan pembukaan dan penutupan posisi yang cepat tanpa mempengaruhi harga secara signifikan (slippage).
Keunggulan ketiga adalah kemampuan menggunakan leverage. Pasar futures tanpa tanggal kedaluwarsa sering menawarkan leverage dari 10x hingga 125x, memungkinkan penggandaan potensi keuntungan. Ini menarik trader yang ingin memaksimalkan pendapatan dari setiap pergerakan pasar.
Selain itu, futures tanpa tanggal kedaluwarsa tidak hanya digunakan untuk spekulasi, tetapi juga untuk hedging. Jika trader memiliki portofolio cryptocurrency dan khawatir harga akan turun, mereka dapat membuka posisi short di futures untuk melindungi aset mereka.
Mekanisme pendanaan: apa yang menjaga harga tetap seimbang
Fitur utama futures tanpa tanggal kedaluwarsa adalah sistem biaya pendanaan. Mekanisme ini membedakan mereka dari kontrak futures dan sangat penting untuk memahami pasar.
Pada futures konvensional, harga secara otomatis mendekati harga spot aset dasar menjelang tanggal kedaluwarsa. Namun, kontrak tanpa tanggal kedaluwarsa tidak memiliki penyatuan harga secara alami. Untuk mengatasi hal ini, digunakan sistem pendanaan.
Ketika harga kontrak tanpa tanggal kedaluwarsa diperdagangkan di atas harga spot (contango), pemegang posisi long membayar biaya kepada pemegang posisi short. Ini berfungsi sebagai penyeimbang: posisi long “membayar” untuk mempertahankan posisi lebih mahal dari pasar, yang mendorong terbukanya posisi short dan penjualan, sehingga harga kembali seimbang.
Ketika harga kontrak tanpa tanggal kedaluwarsa di bawah harga spot (backwardation), situasinya berbalik — posisi short membayar ke posisi long, mendorong pembelian.
Besaran biaya ditentukan oleh tingkat pendanaan, yang bergantung pada selisih antara harga futures dan harga spot. Semakin besar ketidakseimbangan, semakin tinggi biaya, yang memperkuat efek penyeimbangan.
Tanpa mekanisme ini, trader akan kehilangan insentif membuka posisi berlawanan mayoritas, dan harga futures akan terpisah dari nilai pasar sebenarnya.
Perbedaan antar jenis futures: tabel perbandingan
Parameter
Futures tanpa tanggal kedaluwarsa
Futures konvensional
Tanggal kedaluwarsa
Tidak ada
Sudah ditetapkan sebelumnya
Pendanaan
Biaya pendanaan
Pengiriman fisik atau settlement tunai
Pengelolaan posisi
Bisa dipertahankan selamanya
Perlu rollover sebelum kedaluwarsa
Keterkaitan dengan harga spot
Melalui pendanaan
Otomatis menjelang tanggal kedaluwarsa
Perhatian utama: risiko dan tantangan
Meskipun menarik, perdagangan futures tanpa tanggal kedaluwarsa mengandung risiko serius. Risiko utama adalah penggunaan leverage tinggi. Leverage 100x atau 125x berarti pergerakan harga hanya sekitar 0,8–1% dalam arah yang salah dapat menyebabkan likuidasi penuh (penutupan paksa) posisi.
Risiko kedua adalah biaya pendanaan. Saat pasar dalam kondisi ekstrem dan mayoritas peserta memegang posisi yang sama (misalnya, semua long), biaya pendanaan bisa sangat tinggi. Ini menggerogoti keuntungan, bahkan jika arah pergerakan benar.
Risiko ketiga adalah volatilitas dan slippage. Harga di pasar cryptocurrency bisa berubah cepat. Saat mencoba menutup posisi selama pergerakan tajam, eksekusi bisa terjadi dengan harga yang lebih buruk dari yang diinginkan.
Risiko keempat, yang sering diabaikan pemula, adalah faktor psikologis. Keuntungan besar di awal bisa menyebabkan kepercayaan diri berlebihan dan manajemen risiko yang buruk.
Trader berpengalaman menyarankan memulai dengan leverage kecil (5–10x), memantau margin secara ketat, dan tidak pernah mempertaruhkan uang yang tidak mampu hilang.
Di mana memperdagangkan futures tanpa tanggal kedaluwarsa dan bagaimana memulai
Futures tanpa tanggal kedaluwarsa tersedia di sebagian besar bursa cryptocurrency besar. Di platform ini biasanya tersedia berbagai pasangan: dari yang utama (BTC, ETH) hingga altcoin yang kurang dikenal.
Langkah awal trading:
Pilih bursa dengan reputasi baik dan likuiditas tinggi
Lakukan verifikasi dan deposit saldo
Pahami antarmuka platform dan mekanisme pembukaan posisi
Mulai dengan akun demo atau leverage minimal untuk belajar
Secara bertahap tingkatkan volume seiring pengalaman bertambah
Disarankan pada tahap awal menggunakan stop-loss — perintah otomatis untuk menutup posisi jika kerugian melebihi batas tertentu. Ini melindungi dari kerugian besar saat terjadi fluktuasi pasar yang tak terduga.
Sebagian besar trader profesional juga menyarankan memilih instrumen dengan likuiditas baik agar terhindar dari slippage dan memudahkan masuk/keluar posisi.
Langkah selanjutnya: langkah awal dalam trading derivatif
Futures tanpa tanggal kedaluwarsa adalah alat yang kuat bagi mereka yang bersedia menginvestasikan waktu untuk belajar dan mengelola risiko. Mereka menawarkan fleksibilitas yang tidak tersedia saat membeli cryptocurrency secara langsung.
Namun, ingatlah: keuntungan dari futures bisa cepat, tetapi kerugian juga bisa lebih cepat. Sebelum mulai trading futures tanpa tanggal kedaluwarsa dengan uang nyata, luangkan waktu untuk mempelajari pasar, baca panduan, dan latihan di akun demo.
Penting juga diingat bahwa derivatif cryptocurrency adalah instrumen untuk trader berpengalaman. Pemula disarankan terlebih dahulu mengumpulkan pengalaman di pasar spot, lalu secara bertahap beralih ke futures dengan leverage minimal.
Pelajari mekanisme pendanaan, perhatikan biaya, kelola risiko — dan futures tanpa tanggal kedaluwarsa akan menjadi pelengkap yang berguna dalam portofolio investasi Anda.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Futures Tanpa Batas Waktu: Cara Kerja Derivatif Cryptocurrency yang Tidak Terbatas Waktunya
Futures tanpa tanggal kedaluwarsa telah lama mendapatkan popularitas di dunia cryptocurrency, menjadi salah satu instrumen paling likuid dan terjangkau untuk spekulasi pergerakan harga. Berbeda dengan kontrak futures tradisional dengan tanggal kedaluwarsa tetap, derivatif ini memungkinkan trader membuka posisi tanpa batas waktu selama saldo mencukupi untuk menutupi kerugian.
Ketertarikan terhadap futures tanpa tanggal kedaluwarsa meningkat karena fleksibilitas dan kemudahan penggunaannya. Namun, sebelum memulai perdagangan, perlu memahami mekanisme kerjanya, keunggulan, dan risiko terkait.
Bagaimana futures tanpa tanggal kedaluwarsa bekerja dan mengapa berbeda dari futures biasa
Futures tanpa tanggal kedaluwarsa adalah instrumen derivatif yang memungkinkan trader membuka posisi long (bertaruh pada kenaikan) atau short (bertaruh pada penurunan) pada cryptocurrency tanpa kepemilikan langsung atas aset tersebut. Perbedaan utama dari kontrak futures konvensional terletak pada tidak adanya tanggal kedaluwarsa.
Futures konvensional memiliki jangka waktu tertentu yang sudah ditetapkan. Ketika tanggal tersebut tiba, posisi secara otomatis ditutup, dan trader harus membuka kontrak baru jika ingin melanjutkan spekulasi. Proses pergantian kontrak ini disebut rollover dan dapat menimbulkan biaya tambahan.
Sebaliknya, futures tanpa tanggal kedaluwarsa berfungsi berbeda. Mereka dapat berlangsung selama trader ingin mempertahankannya, asalkan saldo mencukupi untuk margin. Ini berarti posisi dapat tetap terbuka berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun.
Keunggulan: fleksibilitas, likuiditas, dan potensi leverage
Alasan utama popularitas futures tanpa tanggal kedaluwarsa jelas. Pertama, fleksibilitas luar biasa — tidak adanya batas waktu berarti trader dapat mempertahankan posisi selama yang dibutuhkan sesuai strategi trading mereka.
Keunggulan kedua adalah likuiditas tinggi. Pasar selalu ramai peserta aktif, memastikan pembukaan dan penutupan posisi yang cepat tanpa mempengaruhi harga secara signifikan (slippage).
Keunggulan ketiga adalah kemampuan menggunakan leverage. Pasar futures tanpa tanggal kedaluwarsa sering menawarkan leverage dari 10x hingga 125x, memungkinkan penggandaan potensi keuntungan. Ini menarik trader yang ingin memaksimalkan pendapatan dari setiap pergerakan pasar.
Selain itu, futures tanpa tanggal kedaluwarsa tidak hanya digunakan untuk spekulasi, tetapi juga untuk hedging. Jika trader memiliki portofolio cryptocurrency dan khawatir harga akan turun, mereka dapat membuka posisi short di futures untuk melindungi aset mereka.
Mekanisme pendanaan: apa yang menjaga harga tetap seimbang
Fitur utama futures tanpa tanggal kedaluwarsa adalah sistem biaya pendanaan. Mekanisme ini membedakan mereka dari kontrak futures dan sangat penting untuk memahami pasar.
Pada futures konvensional, harga secara otomatis mendekati harga spot aset dasar menjelang tanggal kedaluwarsa. Namun, kontrak tanpa tanggal kedaluwarsa tidak memiliki penyatuan harga secara alami. Untuk mengatasi hal ini, digunakan sistem pendanaan.
Ketika harga kontrak tanpa tanggal kedaluwarsa diperdagangkan di atas harga spot (contango), pemegang posisi long membayar biaya kepada pemegang posisi short. Ini berfungsi sebagai penyeimbang: posisi long “membayar” untuk mempertahankan posisi lebih mahal dari pasar, yang mendorong terbukanya posisi short dan penjualan, sehingga harga kembali seimbang.
Ketika harga kontrak tanpa tanggal kedaluwarsa di bawah harga spot (backwardation), situasinya berbalik — posisi short membayar ke posisi long, mendorong pembelian.
Besaran biaya ditentukan oleh tingkat pendanaan, yang bergantung pada selisih antara harga futures dan harga spot. Semakin besar ketidakseimbangan, semakin tinggi biaya, yang memperkuat efek penyeimbangan.
Tanpa mekanisme ini, trader akan kehilangan insentif membuka posisi berlawanan mayoritas, dan harga futures akan terpisah dari nilai pasar sebenarnya.
Perbedaan antar jenis futures: tabel perbandingan
Perhatian utama: risiko dan tantangan
Meskipun menarik, perdagangan futures tanpa tanggal kedaluwarsa mengandung risiko serius. Risiko utama adalah penggunaan leverage tinggi. Leverage 100x atau 125x berarti pergerakan harga hanya sekitar 0,8–1% dalam arah yang salah dapat menyebabkan likuidasi penuh (penutupan paksa) posisi.
Risiko kedua adalah biaya pendanaan. Saat pasar dalam kondisi ekstrem dan mayoritas peserta memegang posisi yang sama (misalnya, semua long), biaya pendanaan bisa sangat tinggi. Ini menggerogoti keuntungan, bahkan jika arah pergerakan benar.
Risiko ketiga adalah volatilitas dan slippage. Harga di pasar cryptocurrency bisa berubah cepat. Saat mencoba menutup posisi selama pergerakan tajam, eksekusi bisa terjadi dengan harga yang lebih buruk dari yang diinginkan.
Risiko keempat, yang sering diabaikan pemula, adalah faktor psikologis. Keuntungan besar di awal bisa menyebabkan kepercayaan diri berlebihan dan manajemen risiko yang buruk.
Trader berpengalaman menyarankan memulai dengan leverage kecil (5–10x), memantau margin secara ketat, dan tidak pernah mempertaruhkan uang yang tidak mampu hilang.
Di mana memperdagangkan futures tanpa tanggal kedaluwarsa dan bagaimana memulai
Futures tanpa tanggal kedaluwarsa tersedia di sebagian besar bursa cryptocurrency besar. Di platform ini biasanya tersedia berbagai pasangan: dari yang utama (BTC, ETH) hingga altcoin yang kurang dikenal.
Langkah awal trading:
Disarankan pada tahap awal menggunakan stop-loss — perintah otomatis untuk menutup posisi jika kerugian melebihi batas tertentu. Ini melindungi dari kerugian besar saat terjadi fluktuasi pasar yang tak terduga.
Sebagian besar trader profesional juga menyarankan memilih instrumen dengan likuiditas baik agar terhindar dari slippage dan memudahkan masuk/keluar posisi.
Langkah selanjutnya: langkah awal dalam trading derivatif
Futures tanpa tanggal kedaluwarsa adalah alat yang kuat bagi mereka yang bersedia menginvestasikan waktu untuk belajar dan mengelola risiko. Mereka menawarkan fleksibilitas yang tidak tersedia saat membeli cryptocurrency secara langsung.
Namun, ingatlah: keuntungan dari futures bisa cepat, tetapi kerugian juga bisa lebih cepat. Sebelum mulai trading futures tanpa tanggal kedaluwarsa dengan uang nyata, luangkan waktu untuk mempelajari pasar, baca panduan, dan latihan di akun demo.
Penting juga diingat bahwa derivatif cryptocurrency adalah instrumen untuk trader berpengalaman. Pemula disarankan terlebih dahulu mengumpulkan pengalaman di pasar spot, lalu secara bertahap beralih ke futures dengan leverage minimal.
Pelajari mekanisme pendanaan, perhatikan biaya, kelola risiko — dan futures tanpa tanggal kedaluwarsa akan menjadi pelengkap yang berguna dalam portofolio investasi Anda.