Apa itu APY dan mengapa ini lebih penting daripada APR bagi investor kripto

Ketika Anda mulai berinvestasi dalam mata uang kripto, ada banyak istilah dan metrik yang akan Anda temui. Dua di antaranya — APY (hasil persentase tahunan) dan APR (suku bunga tahunan) — sering muncul, tetapi tidak semua investor memahami perbedaan nyata di antara keduanya. Dan perbedaannya cukup signifikan: pemilihan metrik yang salah bisa membuat Anda kehilangan ratusan bahkan ribuan dolar per tahun.

Perbedaan utama cukup sederhana: APY adalah metrik keuangan yang menunjukkan penghasilan tahunan nyata Anda dengan memperhitungkan bunga berbunga (disebut juga bunga majemuk). Sedangkan APR hanya menghitung bunga dasar tanpa memperhitungkan efek reinvestasi. Kedengarannya sederhana, tetapi dalam praktiknya, perbedaan ini bisa sangat berarti.

APY bukan sekadar persentase — ini kenyataan penghasilan Anda

Hasil persentase tahunan (APY, Annual Percentage Yield) adalah indikator yang mencerminkan penghasilan aktual dari investasi selama satu tahun jika Anda melakukan reinvestasi terhadap bunga yang diperoleh. Inilah yang membuat APY begitu penting bagi investor.

Bayangkan Anda menginvestasikan 1000 dolar dengan tingkat bunga 12% per tahun dan bunga dihitung setiap bulan. Jika ini adalah APR sederhana, Anda akan mendapatkan tepat 120 dolar dalam setahun. Tetapi berkat bunga majemuk, di bulan pertama Anda akan mendapatkan bunga dari jumlah 1000 dolar, di bulan kedua bunga dihitung dari jumlah 1010 dolar (1000 + penghasilan bulan pertama), dan seterusnya. Pada akhir tahun, penghasilan Anda akan lebih besar daripada jika dihitung dengan bunga sederhana.

Rumus perhitungan APY adalah: APY = (1 + r/n)^(n×t) - 1, di mana r adalah tingkat bunga nominal, n adalah jumlah periode penghitungan dalam setahun, dan t adalah waktu dalam tahun. Anda tidak perlu menghafal rumus ini — yang penting adalah memahami intinya: semakin sering bunga dihitung, semakin tinggi penghasilan efektif Anda.

Mengapa APY memberikan gambaran yang lebih jujur daripada APR

Perbedaan antara kedua metrik ini menjadi jelas dalam praktik. APR (Annual Percentage Rate) hanyalah tingkat bunga tahunan tanpa memperhitungkan bunga majemuk. Biasanya digunakan untuk pinjaman dengan suku bunga tetap dan pembayaran sederhana.

Contohnya: dua platform pinjaman menawarkan penghasilan 6% per tahun. Platform pertama menghitung bunga setiap bulan (ini adalah APY murni), sedangkan yang kedua membayar seluruh bunga sekaligus di akhir tahun (ini adalah APR). Di platform pertama, Anda akan mendapatkan sekitar 6,17% karena bunga majemuk, sedangkan di platform kedua tepat 6%. Perbedaannya kecil, tetapi nyata.

Bayangkan juga investasi jangka panjang dengan tingkat 10% dan penghitungan harian. APY nyata akan sekitar 10,52% bukan 10% nominal. Dalam 10 tahun, dari jumlah awal 10.000 dolar, perbedaan ini bisa bertambah menjadi beberapa ribu dolar.

Bagaimana memahami perbedaan dalam skenario praktis

Staking mata uang kripto sering menawarkan APY, bukan APR. Ketika Anda memasukkan token ke dalam pool staking, hadiah yang diperoleh biasanya otomatis direinvestasikan, menciptakan efek bunga majemuk. Jika platform mengklaim 15% APY, ini berarti bahwa dengan reinvestasi konstan, Anda akan mendapatkan penghasilan sebesar itu.

Di sisi lain, pinjaman kripto sederhana kadang menggunakan model APR — Anda memberi pinjaman, mendapatkan bunga sekali di akhir periode, semuanya cukup sederhana dan transparan.

DeFi farming — atau yield farming — adalah cerita yang lebih kompleks. Di sini, penghasilan tergantung pada frekuensi penghitungan, tingkat variabel, dan kesiapan Anda untuk mereinvestasikan penghasilan. Dalam kasus seperti ini, APY menunjukkan hasil potensial nyata jika Anda aktif mengelola strategi Anda.

Cara menghitung penghasilan Anda dengan benar

Rumus praktis untuk menghitung APY cukup sederhana. Jika Anda melihat investasi dengan tingkat nominal 8% dan penghitungan bulanan:

  • r = 0,08 (8% dalam bentuk desimal)
  • n = 12 (penghitungan dalam setahun)
  • t = 1 (satu tahun)

APY = (1 + 0,08/12)^12 - 1 ≈ 0,083 atau 8,30%

Frekuensi penghitungan adalah faktor utama. Penghitungan harian akan memberi hasil lebih tinggi daripada bulanan, dan bulanan lebih tinggi daripada kuartalan. Jadi, saat memilih antara dua investasi yang serupa, perhatikanlah frekuensi pembayaran.

Kapan menggunakan APY dan kapan APR

Jika Anda memilih antara investasi, tanyakan pada diri sendiri tiga hal:

Pertama, apakah penghasilan direinvestasikan? Jika jawabannya “ya” dan sering dilakukan — gunakan APY. Jika tidak — APR akan lebih jujur.

Kedua, seberapa sering bunga dihitung? Penghitungan harian membutuhkan perhitungan melalui APY. Penghitungan tahunan bisa dinilai juga melalui APR.

Ketiga, apa yang lebih penting bagi Anda — kesederhanaan atau ketepatan? APR lebih mudah dipahami, sedangkan APY memberikan gambaran yang lebih akurat.

Dalam praktiknya, untuk staking, rekening tabungan, dan platform pinjaman otomatis yang melakukan reinvestasi, gunakan APY. Untuk pinjaman sederhana dengan pembayaran bunga sekali di akhir periode, cocok menggunakan APR.

Kesalahan nyata yang dilakukan investor

Banyak pemula bingung antara APY dan APR, mengira keduanya sama. Akibatnya, mereka meremehkan penghasilan dari investasi jangka panjang atau membayar terlalu banyak untuk pinjaman.

Kesalahan kedua adalah mengabaikan frekuensi penghitungan bunga. Dua investasi dengan tingkat nominal yang sama bisa memberikan penghasilan nyata berbeda tergantung seberapa sering bunga dihitung.

Kesalahan ketiga — lupa bahwa APY sering “berjalan ke dua arah”. Jika Anda meminjam uang, tingkat efektifnya lebih tinggi dari nominal. Jika Anda berinvestasi, penghasilan nyata lebih tinggi dari tingkat dasar yang diumumkan.

Panduan akhir untuk investor

Ingat: APY adalah indikator yang memberi gambaran lengkap tentang berapa banyak yang benar-benar akan Anda hasilkan. Sangat penting untuk investasi kripto, di mana reinvestasi otomatis dan penghitungan bunga yang sering adalah norma.

Sebelum berinvestasi, selalu minta platform menunjukkan APY, bukan hanya APR. Bandingkan nilai APY, pertimbangkan risiko platform, dan pastikan tingkat yang dijanjikan memang realistis.

Perlu diingat juga bahwa APY yang tinggi bisa menyembunyikan risiko tinggi. Sebelum menginvestasikan uang ke staking atau pinjaman dengan tingkat 50% per tahun, tanyakan pada diri sendiri: mengapa platform menawarkan tingkat yang begitu tinggi? Jawabannya sering tersembunyi dalam risiko kehilangan dana yang lebih besar.

Gunakan APY untuk pengambilan keputusan yang beralasan, diversifikasi portofolio, dan ingat bahwa perbedaan kecil dalam penghasilan akan bertambah menjadi jumlah besar selama bertahun-tahun investasi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)