Minggu ini pasar mengalami guncangan akibat kejadian kebijakan Federal Reserve, sehingga logam mulia mengalami tekanan besar. Menurut laporan BlockBeats, memasuki minggu depan, fokus pasar akan beralih ke ringkasan rapat Bank of Japan bulan Januari dan data non-pertanian AS, kedua data makro ini akan langsung mempengaruhi pergerakan pasangan mata uang baru terhadap yen.
Keputusan Bank of Japan dan Kebijakan Yen
Senin akan diumumkan data akhir PMI manufaktur Januari AS dan ringkasan rapat Bank of Japan. Sebagai salah satu bank sentral utama dunia, kebijakan Bank of Japan sering menentukan arah jangka menengah yen, yang akan berdampak mendalam pada pergerakan pasangan mata uang baru terhadap yen. Sementara itu, rilis indeks kepercayaan manufaktur AS akan menjadi referensi penting bagi kebijakan Federal Reserve selanjutnya, yang selanjutnya akan mendorong perubahan nilai tukar USD/JPY.
Bagaimana Data Ekonomi AS Mempengaruhi Pasangan Mata Uang Baru terhadap Yen
Selama Selasa hingga Jumat, AS akan secara berturut-turut merilis data lowongan pekerjaan (Selasa), jumlah klaim pengangguran awal dan indeks tekanan rantai pasokan (Kamis), dan akhirnya tingkat pengangguran serta data non-pertanian pada hari Jumat. Serangkaian indikator pasar tenaga kerja ini adalah variabel kunci yang mempengaruhi kebijakan Federal Reserve, sekaligus secara tidak langsung mempengaruhi performa pasangan mata uang baru terhadap yen melalui perubahan spread suku bunga AS-Jepang. Data CPI awal yang dirilis di Eropa pada hari Rabu juga berpotensi mendorong volatilitas euro, membentuk efek korelasi nilai tukar multi-arah.
Menguasai Titik Waktu Kunci dan Mengantisipasi Perubahan Tren
Dalam lingkungan makro saat ini, arah kebijakan Bank of Japan akan menjadi faktor utama penentu kekuatan yen. Investor perlu memantau secara ketat ringkasan rapat hari Senin dan data non-pertanian hari Jumat, kedua titik waktu ini memiliki pengaruh paling langsung terhadap pergerakan pasangan mata uang baru terhadap yen. Dengan menggabungkan berbagai indikator makro, pasar diharapkan dapat membentuk penilaian arah yang lebih jelas minggu depan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Data makro minggu depan akan membentuk kembali pergerakan pasangan mata uang baru terhadap yen, rapat Bank of Japan menjadi fokus utama
Minggu ini pasar mengalami guncangan akibat kejadian kebijakan Federal Reserve, sehingga logam mulia mengalami tekanan besar. Menurut laporan BlockBeats, memasuki minggu depan, fokus pasar akan beralih ke ringkasan rapat Bank of Japan bulan Januari dan data non-pertanian AS, kedua data makro ini akan langsung mempengaruhi pergerakan pasangan mata uang baru terhadap yen.
Keputusan Bank of Japan dan Kebijakan Yen
Senin akan diumumkan data akhir PMI manufaktur Januari AS dan ringkasan rapat Bank of Japan. Sebagai salah satu bank sentral utama dunia, kebijakan Bank of Japan sering menentukan arah jangka menengah yen, yang akan berdampak mendalam pada pergerakan pasangan mata uang baru terhadap yen. Sementara itu, rilis indeks kepercayaan manufaktur AS akan menjadi referensi penting bagi kebijakan Federal Reserve selanjutnya, yang selanjutnya akan mendorong perubahan nilai tukar USD/JPY.
Bagaimana Data Ekonomi AS Mempengaruhi Pasangan Mata Uang Baru terhadap Yen
Selama Selasa hingga Jumat, AS akan secara berturut-turut merilis data lowongan pekerjaan (Selasa), jumlah klaim pengangguran awal dan indeks tekanan rantai pasokan (Kamis), dan akhirnya tingkat pengangguran serta data non-pertanian pada hari Jumat. Serangkaian indikator pasar tenaga kerja ini adalah variabel kunci yang mempengaruhi kebijakan Federal Reserve, sekaligus secara tidak langsung mempengaruhi performa pasangan mata uang baru terhadap yen melalui perubahan spread suku bunga AS-Jepang. Data CPI awal yang dirilis di Eropa pada hari Rabu juga berpotensi mendorong volatilitas euro, membentuk efek korelasi nilai tukar multi-arah.
Menguasai Titik Waktu Kunci dan Mengantisipasi Perubahan Tren
Dalam lingkungan makro saat ini, arah kebijakan Bank of Japan akan menjadi faktor utama penentu kekuatan yen. Investor perlu memantau secara ketat ringkasan rapat hari Senin dan data non-pertanian hari Jumat, kedua titik waktu ini memiliki pengaruh paling langsung terhadap pergerakan pasangan mata uang baru terhadap yen. Dengan menggabungkan berbagai indikator makro, pasar diharapkan dapat membentuk penilaian arah yang lebih jelas minggu depan.