Salah satu kasus terbesar yang terkait dengan bidang aset digital di Australia baru saja mendapatkan keputusan. Menurut Foresight News, Pengadilan Federal Australia telah menjatuhkan hukuman denda sebesar 14 juta AUD kepada BPS Financial - perusahaan yang mengoperasikan aplikasi Qoin Wallet - karena beroperasi tanpa izin layanan keuangan. Kasus ini mencerminkan pelanggaran serius dalam pengelolaan dan promosi token digital di negara tersebut.
Qoin Wallet beroperasi tanpa izin, menipu pengguna
Selama tiga tahun penyelidikan, pengadilan menemukan bahwa BPS Financial terlibat dalam tindakan menyesatkan dan menipu terkait token Qoin. Perusahaan mengklaim bahwa pengguna dapat menggunakan Qoin untuk melakukan transaksi komersial, serta memiliki kemampuan untuk menukar token ini dengan uang tunai atau aset digital lainnya. Namun, janji-janji ini tidak sepenuhnya terpenuhi, menyebabkan kerugian bagi para investor.
ASIC meningkatkan pengawasan dan mengirim sinyal peringatan
Joe Longo, Ketua Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC), menekankan bahwa hukuman ini tidak hanya ditujukan kepada BPS Financial tetapi juga merupakan peringatan keras bagi seluruh industri aset digital di Australia. Keputusan ini menunjukkan tekad badan pengawas dalam melindungi hak-hak investor dan menjaga transparansi pasar. Perusahaan yang beroperasi di bidang ini harus mematuhi semua regulasi hukum untuk menghindari hukuman serupa.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Australia denda BPS Financial 14 juta AUD vì vi phạm liên quan đến Qoin Wallet
Salah satu kasus terbesar yang terkait dengan bidang aset digital di Australia baru saja mendapatkan keputusan. Menurut Foresight News, Pengadilan Federal Australia telah menjatuhkan hukuman denda sebesar 14 juta AUD kepada BPS Financial - perusahaan yang mengoperasikan aplikasi Qoin Wallet - karena beroperasi tanpa izin layanan keuangan. Kasus ini mencerminkan pelanggaran serius dalam pengelolaan dan promosi token digital di negara tersebut.
Qoin Wallet beroperasi tanpa izin, menipu pengguna
Selama tiga tahun penyelidikan, pengadilan menemukan bahwa BPS Financial terlibat dalam tindakan menyesatkan dan menipu terkait token Qoin. Perusahaan mengklaim bahwa pengguna dapat menggunakan Qoin untuk melakukan transaksi komersial, serta memiliki kemampuan untuk menukar token ini dengan uang tunai atau aset digital lainnya. Namun, janji-janji ini tidak sepenuhnya terpenuhi, menyebabkan kerugian bagi para investor.
ASIC meningkatkan pengawasan dan mengirim sinyal peringatan
Joe Longo, Ketua Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (ASIC), menekankan bahwa hukuman ini tidak hanya ditujukan kepada BPS Financial tetapi juga merupakan peringatan keras bagi seluruh industri aset digital di Australia. Keputusan ini menunjukkan tekad badan pengawas dalam melindungi hak-hak investor dan menjaga transparansi pasar. Perusahaan yang beroperasi di bidang ini harus mematuhi semua regulasi hukum untuk menghindari hukuman serupa.