Otoritas Pengawasan Keuangan Korea Selatan (FSS) mengumumkan penguatan pengawasan terhadap pasar mata uang kripto lokal setelah terjadi insiden pengiriman Bitcoin yang salah yang mengejutkan pasar. Lembaga tersebut menyatakan akan melakukan penyelidikan khusus terhadap perilaku "berisiko tinggi" yang merusak ketertiban pasar dan meningkatkan sistem pemantauan teknologi untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. Minggu lalu, sebuah platform kripto besar di Korea Selatan mengalami kesalahan sistem yang serius selama promosi, di mana sebagian pengguna secara keliru menerima setidaknya 2000 Bitcoin, bukan hadiah kecil seperti yang seharusnya. Pada saat kejadian, berdasarkan harga hari itu, jumlah yang terlibat mencapai sekitar 44 miliar dolar AS. Setelah berita ini tersebar, harga Bitcoin di platform tersebut sempat turun sekitar 30% dibandingkan harga rata-rata global, dan beberapa penerima segera mencoba menjualnya. Setelah menemukan kejanggalan, dalam waktu sekitar 35 menit, platform tersebut membatasi transaksi dan penarikan dari 695 akun terkait. FSS menunjukkan bahwa insiden ini mengungkapkan kerentanan dalam sistem perdagangan aset virtual terkait pengendalian internal, logika pengendalian risiko, dan keamanan TI. Jika penyelidikan selanjutnya menemukan pelanggaran manajemen atau teknis, regulator tidak menutup kemungkinan akan melakukan inspeksi langsung. Dalam kerangka pengawasan baru, FSS akan fokus memberantas berbagai kekacauan pasar, termasuk yang disebut "whale" yang memanipulasi harga melalui transaksi besar, memanfaatkan penangguhan deposit atau penarikan untuk menciptakan ilusi likuiditas, serta menyebarkan informasi menyesatkan melalui media sosial untuk mendorong kenaikan harga secara kolaboratif. Selain itu, otoritas pengawas berencana mengembangkan alat yang dapat secara otomatis mendeteksi pola transaksi abnormal dalam hitungan detik atau menit, dan memperkenalkan sistem analisis teks berbasis kecerdasan buatan untuk mengidentifikasi potensi indikasi manipulasi. Selain itu, FSS juga menyatakan akan memberlakukan denda penalti yang lebih tinggi terhadap seluruh insiden keamanan TI di industri keuangan dan memperkuat mekanisme tanggung jawab CEO dan Chief Information Security Officer. Perubahan ini dianggap akan berdampak langsung pada platform aset kripto. Otoritas pengawas juga mengonfirmasi telah membentuk tim khusus untuk mendorong penyusunan "Undang-Undang Dasar Aset Digital", yang akan memperluas pengaturan aset digital Korea Selatan ke dalam kerangka kepatuhan yang lebih lengkap. Serangkaian langkah ini juga sejalan dengan kebijakan Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, dalam memberantas "perilaku keuangan kejam", menandai bahwa Korea Selatan memasuki tahap baru yang lebih ketat dalam pengawasan aset digital dan pemeliharaan ketertiban pasar.

BTC-1,07%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)