Apakah Pasar Saham Tutup saat Hari Thanksgiving? Memahami Jam Perdagangan Liburan

Ya, pasar saham tutup pada Hari Thanksgiving, dengan Bursa Saham New York (NYSE) dan Nasdaq menghentikan operasi perdagangan reguler pada hari libur nasional ini. Penutupan tahunan ini mencerminkan pengakuan pasar keuangan AS yang lebih luas terhadap perayaan nasional utama. Namun, hari libur pasar ini tidak hanya berlaku pada Hari Thanksgiving itu sendiri, melainkan juga menciptakan jadwal perdagangan yang berbeda yang harus dipahami oleh para investor.

Hari Libur Resmi Pasar dan Jam Perdagangan

Penutupan pada Hari Thanksgiving mengikuti pola tertentu setiap tahun. NYSE dan Nasdaq keduanya tetap tutup pada Hari Thanksgiving, yang jatuh pada hari Kamis keempat bulan November. Hari berikutnya, yang umum dikenal sebagai Black Friday, beroperasi dengan kondisi yang dimodifikasi daripada penutupan total. Pada hari ini, pasar saham tutup pukul 1 siang EST daripada waktu penutupan standar pukul 4 sore EST. Pasar obligasi juga mengikuti jendela perdagangan yang dipersingkat ini, mencerminkan dampak musim liburan terhadap tingkat partisipasi pasar.

Jadwal yang dipersingkat ini berlanjut saat perdagangan reguler dilanjutkan kembali pada hari Senin setelah akhir pekan Thanksgiving. Memahami jam perdagangan ini sangat penting bagi trader aktif dan investor jangka panjang yang merencanakan aktivitas mereka selama periode liburan.

Pola Pasar Thanksgiving Sejarah

Penelitian tentang perilaku pasar selama minggu Thanksgiving mengungkapkan tren menarik. Dalam analisis selama 50 tahun, indeks S&P 500 menunjukkan kecenderungan sedikit meningkat selama minggu Thanksgiving, dengan rata-rata kenaikan sekitar 0,54%. Yang menarik, sekitar 68% dari minggu liburan ini menghasilkan pengembalian positif, meskipun volume perdagangan yang lebih rendah biasanya menjadi ciri periode ini.

Partisipasi pasar yang berkurang selama minggu Thanksgiving sering menciptakan kondisi likuiditas yang lebih tipis, yang kadang-kadang dapat menyebabkan volatilitas harga yang meningkat. Sebaliknya, saham konsumen dan ritel secara historis menunjukkan kekuatan selama periode ini, didorong oleh momentum penjualan Black Friday dan awal musim belanja liburan. Pola “Thanksgiving Rally” ini menunjukkan bahwa meskipun aktivitas perdagangan secara keseluruhan lebih rendah, pasar cenderung mempertahankan bias konstruktif selama jendela liburan ini.

Persiapan untuk Perdagangan Pasca Liburan

Saat operasi perdagangan normal dilanjutkan setelah libur Thanksgiving, para pelaku pasar memusatkan perhatian pada indikator ekonomi penting. Data penjualan ritel dari Black Friday dan acara belanja Cyber Monday berikutnya menjadi tolok ukur penting dari pola pengeluaran konsumen dan sentimen ekonomi. Data ini secara signifikan mempengaruhi valuasi saham, terutama di sektor yang sensitif terhadap konsumen.

Bagi investor, penutupan pasar selama Thanksgiving dan jam perdagangan yang dipersingkat merupakan jeda alami dalam kalender, menawarkan kesempatan untuk menilai posisi portofolio sebelum akhir tahun perdagangan. Memahami apakah pasar saham tutup pada Hari Thanksgiving dan bagaimana jadwal liburan mempengaruhi perdagangan memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih strategis selama periode yang secara tradisional aktif ini.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)