Menemukan Tempat Termahal di Amerika untuk Membeli Bahan Makanan

Bagi banyak rumah tangga Amerika, berbelanja bahan makanan telah menjadi tantangan keuangan yang semakin menakutkan. Menurut Departemen Pertanian AS, harga makanan telah melonjak sekitar 24% antara tahun 2020 dan 2024, menjadikan belanja hemat anggaran sebagai kebutuhan bagi sebagian besar konsumen. Sementara banyak pembeli beralih ke pengecer diskon dan rantai yang berorientasi nilai, segmen pasar bahan makanan yang berbeda secara khusus melayani konsumen kaya yang bersedia membayar harga premium untuk kualitas dan eksklusivitas yang dianggap. Memahami tempat-tempat mahal untuk membeli bahan makanan mengungkapkan bukan hanya label harga yang inflated, tetapi filosofi ritel yang sama sekali berbeda.

Erewhon: Fenomena Supermarket Ultra-Premium di California

Berada secara eksklusif di California Selatan, Erewhon telah menjadi sensasi budaya nasional tepat karena posisinya yang mewah di sektor bahan makanan. Rantai ini telah membangun citra kualitas premium tanpa kompromi yang memerintahkan harga yang luar biasa. Sebotol tunggal Strawberry Glaze Skin Smoothie karya Hailey Bieber dijual seharga $20, sementara barang khusus seperti stroberi Jepang individual dari penjual Elly Amai dihargai $19 masing-masing—harga yang mencerminkan posisi toko sebagai tempat membeli bahan makanan yang mahal daripada destinasi belanja yang terjangkau.

Komitmen keuangan yang diperlukan untuk mendapatkan satu keranjang belanja penuh di Erewhon menunjukkan ujung ekstrem dari belanja bahan makanan mewah. Pelanggan dengan mudah dapat mengumpulkan keranjang belanja senilai $1.000 atau lebih untuk apa yang mungkin jauh lebih murah di supermarket konvensional. Ini bukan kebetulan; ini adalah penempatan pasar yang disengaja menargetkan konsumen yang mempertimbangkan anggaran sebagai hal sekunder dibandingkan kualitas dan eksklusivitas yang dirasakan.

Whole Foods Market: Titik Tengah Harga Premium

Whole Foods Market beroperasi di tingkat yang berbeda dari pengecer super mewah seperti Erewhon, namun tetap mahal dibandingkan opsi bahan makanan arus utama. Meskipun mengumumkan pengurangan harga sebesar 25% pada produk tertentu di tahun 2024, rantai ini mempertahankan biaya yang jauh lebih tinggi daripada pesaing di sebagian besar kategori. Sebagai gambaran, paket kaldu ayam organik 24 ons berharga $12,79 di Whole Foods, sementara produk yang hampir identik di Sprouts dijual seharga $8,49—perbedaan lebih dari 50%.

Kesenjangan harga ini mencerminkan strategi Whole Foods yang menekankan sertifikasi organik dan standar kualitas yang dianggap. Rantai ini telah bertransformasi dari reputasinya sebagai “Whole Paycheck” menjadi supermarket mewah yang lebih terjangkau, tetapi secara fundamental tetap berada dalam kategori tempat mahal untuk membeli bahan makanan bagi pembeli yang sadar anggaran.

Gelson’s dan The Fresh Market: Model Supermarket Mewah

Gelson’s Markets, didirikan pada tahun 1951 dan beroperasi secara eksklusif di California Selatan, awalnya dirancang untuk “memberikan pengalaman berbelanja bahan makanan yang luar biasa kepada konsumen yang cerdas.” Diferensiasi ini datang dengan harga premium. Consumer Reports menilai Gelson’s hanya 1 dari 5 untuk daya saing harga—nilai terendah. Satu buah alpukat organik di Gelson’s dihargai $3,99, dibandingkan dengan empat alpukat organik seharga $6,39 di Target, menunjukkan struktur markup yang signifikan.

Demikian pula, The Fresh Market beroperasi sebagai konsep bahan makanan bergaya Eropa yang membawa estetika berbelanja kontinental ke Amerika saat dibuka di Greensboro, North Carolina pada tahun 1982. Saat ini dengan 166 lokasi di 22 negara bagian, The Fresh Market juga mendapatkan peringkat 1 dari 5 dari Consumer Reports untuk daya saing harga. Rantai ini secara konsisten mematok harga produk pada tingkat premium—64 ons susu Omega-3 DHA Organic Valley berharga $7,69 di The Fresh Market versus $6,89 di pengecer pesaing, mempertahankan pola tempat mahal untuk membeli bahan makanan.

Ekonomi di Balik Posisi Harga Premium

Keberadaan tempat mahal untuk membeli bahan makanan mengungkapkan sebuah kebenaran pasar yang mendasar: tidak semua konsumen memprioritaskan minimisasi biaya saat berbelanja makanan. Pengecer ini berhasil dengan menargetkan demografi kaya dan menciptakan diferensiasi yang dirasakan melalui sertifikasi organik, barang khusus, dan lingkungan belanja yang dikurasi. Strategi harga mereka bukanlah pertahanan; melainkan penempatan ofensif yang menarik segmen konsumen tertentu yang lebih peduli pada lokasi belanja dan identitas merek daripada harga satuan.

Kesenjangan harga yang signifikan yang diidentifikasi oleh Consumer Reports—di mana supermarket premium mengenakan biaya 50-100% lebih tinggi untuk barang yang sebanding—menunjukkan bahwa pengecer ini beroperasi di segmen pasar yang berbeda secara mencolok dari rantai yang berorientasi nilai. Bagi konsumen kaya dan mereka yang memprioritaskan kualitas yang dirasakan di atas biaya, tempat mahal untuk membeli bahan makanan ini menawarkan pengalaman merek dan pilihan produk yang mereka cari, terlepas dari premi harga.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)