Apakah intervensi Federal Reserve dan transaksi opsi dapat menyebabkan perubahan besar dalam pasar kripto? Bagaimana langkah-langkah ini dapat mengubah dinamika pasar dan mempengaruhi harga aset digital? Pelajari lebih lanjut tentang peran kebijakan moneter dan strategi perdagangan dalam menciptakan pergeseran besar di dunia kripto.
Ketika Federal Reserve mulai melakukan pengujian terhadap suku bunga, ini adalah sinyal jelas bahwa mereka bersiap untuk langkah nyata di pasar mata uang. Pada saat yang sama, Jepang menghadapi tekanan ekonomi yang sangat besar, dan jutaan dolar dalam transaksi kari Jepang menunggu momen kelemahan. Skenario ini bisa menjadi awal dari salah satu transformasi ekonomi terpenting dalam dekade mendatang.
Federal Reserve Bersiap untuk Langkah Langka: Jual Dolar dan Beli Yen
Bank Sentral Federal Reserve di New York baru-baru ini melakukan serangkaian pengujian teknis terhadap mekanisme intervensi di pasar mata uang. Langkah rutin ini secara historis selalu mendahului intervensi nyata dan nyata. Yang terjadi sekarang bukan sekadar perencanaan, tetapi sinyal jelas bahwa AS mungkin memutuskan untuk menjual cadangan dolar mereka dan membeli yen untuk pertama kalinya sejak awal abad ini.
Ini berarti satu hal: menyuntikkan lebih banyak likuiditas global ke pasar. Ketika Federal Reserve mencetak lebih banyak dolar dan menjualnya untuk mendukung yen, hal ini menciptakan keseimbangan baru dalam distribusi modal global di antara berbagai aset.
Transaksi Kari Jepang: Tekanan Langsung ke Pasar Global
Jepang telah berada di bawah tekanan ekonomi yang meningkat selama bertahun-tahun. Yen lemah terhadap mata uang lain, hasil obligasi Jepang mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade, dan Bank Jepang masih terikat pada kebijakan moneter yang ketat. Semua faktor ini secara kolektif menciptakan tekanan besar pada ekonomi Jepang dan pasar global secara bersamaan.
Namun masalah yang lebih dalam terletak pada transaksi kari. Ratusan miliar dolar tersimpan dalam portofolio investor Jepang yang meminjam yen dengan suku bunga rendah dan menginvestasikannya dalam aset asing yang menguntungkan. Ketika terjadi lonjakan mendadak dalam harga yen, para investor ini akan cepat-cepat melunasi pinjaman mereka, memaksa mereka menjual saham dan aset kripto dengan cepat.
Jepang telah berulang kali mencoba mempertahankan nilai mata uangnya tanpa hasil yang nyata. Upaya tahun 2022 gagal, upaya tahun 2024 juga gagal sampai intervensi Juli 2024 yang hanya memberikan hasil sementara. Mengapa? Karena negara ini bergerak sendiri.
Pelajaran dari Sejarah: Kapan Intervensi Bersama Berhasil?
Sejarah memberi kita pelajaran yang sangat jelas. Ketika Jepang bergerak sendiri, pertahanan yen tidak berhasil, tetapi ketika Jepang bergerak bersama Amerika, hasilnya luar biasa.
Model 1985 adalah yang paling jelas: Kesepakatan Plaza antara AS dan Jepang menyebabkan dolar turun sekitar 50% dalam waktu dua tahun saja. Kemudian ada krisis keuangan Asia 1998 yang melibatkan intervensi terkoordinasi lainnya yang membalik pasar sepenuhnya.
Ketika intervensi bersama yang nyata terjadi, skenarionya adalah:
Fed mencetak dolar baru
Menjual sejumlah besar dolar di pasar
Membeli yen secara agresif
Lemahnya dolar + peningkatan likuiditas global = kenaikan umum aset
Kenaikan ini tidak hanya berlaku untuk yen. Emas naik, komoditas meningkat, pasar global bergerak naik dengan kuat. Ini adalah rumus ekonomi yang terbukti selama dekade.
Risiko Kari dan Peluang di Bitcoin
Sekarang pertanyaan yang penting bagi penggemar kripto: bagaimana ini mempengaruhi Bitcoin dan aset digital?
Hubungannya sangat sederhana: ada hubungan terbalik yang sangat kuat antara Bitcoin dan kekuatan dolar. Pada saat yang sama, ada hubungan langsung yang sangat kuat antara Bitcoin dan kelemahan yen. Korelasi saat ini antara faktor-faktor ini mendekati level tertinggi dalam sejarah.
⚠️ Tapi perhatian sangat penting di sini: ketika terjadi kekuatan mendadak pada yen karena transaksi kari, para investor menjual aset mereka dengan cepat untuk melunasi utang. Agustus 2024 adalah contoh yang jelas: kenaikan suku bunga yang sangat kecil sudah cukup untuk mendorong yen naik dengan cepat, yang kemudian menyebabkan Bitcoin turun dari 64.000 dolar ke 49.000 dolar dalam waktu hanya 6 hari. Pasar kripto kehilangan 600 miliar dolar selama periode itu saja.
Ini adalah risiko jangka pendek. Tetapi dalam jangka panjang, gambarnya berbeda sama sekali. Ketika intervensi nyata terjadi dan dolar melemah, likuiditas global tambahan akan mencari peluang investasi baru. Dan secara historis, kripto adalah salah satu yang paling diuntungkan dari gelombang likuiditas ini.
Skema Kemungkinan: Peluang Ekonomi yang Sebenarnya
Saat ini Bitcoin berada di harga 65.30K dolar (penurunan 11.58% dalam 24 jam), Solana di 81.56 dolar (penurunan 13.68%), dan Ethereum di 1.93K dolar (penurunan 11.48%). Harga-harga ini mencerminkan tekanan saat ini dari transaksi kari.
Namun Bitcoin masih jauh dari puncaknya yang potensial di tahun 2025 dan 2026. Ini adalah salah satu aset yang belum sepenuhnya dihargai terhadap erosi nilai uang fiat yang terus berlangsung. Jika intervensi Fed yang nyata terjadi dan dolar melemah seperti yang diperkirakan, likuiditas akan mengalir deras ke aset alternatif.
Ini bisa menjadi salah satu peluang ekonomi terbesar di pasar global dalam beberapa tahun mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apakah intervensi Federal Reserve dan transaksi opsi dapat menyebabkan perubahan besar dalam pasar kripto? Bagaimana langkah-langkah ini dapat mengubah dinamika pasar dan mempengaruhi harga aset digital? Pelajari lebih lanjut tentang peran kebijakan moneter dan strategi perdagangan dalam menciptakan pergeseran besar di dunia kripto.
Ketika Federal Reserve mulai melakukan pengujian terhadap suku bunga, ini adalah sinyal jelas bahwa mereka bersiap untuk langkah nyata di pasar mata uang. Pada saat yang sama, Jepang menghadapi tekanan ekonomi yang sangat besar, dan jutaan dolar dalam transaksi kari Jepang menunggu momen kelemahan. Skenario ini bisa menjadi awal dari salah satu transformasi ekonomi terpenting dalam dekade mendatang.
Federal Reserve Bersiap untuk Langkah Langka: Jual Dolar dan Beli Yen
Bank Sentral Federal Reserve di New York baru-baru ini melakukan serangkaian pengujian teknis terhadap mekanisme intervensi di pasar mata uang. Langkah rutin ini secara historis selalu mendahului intervensi nyata dan nyata. Yang terjadi sekarang bukan sekadar perencanaan, tetapi sinyal jelas bahwa AS mungkin memutuskan untuk menjual cadangan dolar mereka dan membeli yen untuk pertama kalinya sejak awal abad ini.
Ini berarti satu hal: menyuntikkan lebih banyak likuiditas global ke pasar. Ketika Federal Reserve mencetak lebih banyak dolar dan menjualnya untuk mendukung yen, hal ini menciptakan keseimbangan baru dalam distribusi modal global di antara berbagai aset.
Transaksi Kari Jepang: Tekanan Langsung ke Pasar Global
Jepang telah berada di bawah tekanan ekonomi yang meningkat selama bertahun-tahun. Yen lemah terhadap mata uang lain, hasil obligasi Jepang mencapai level tertinggi dalam beberapa dekade, dan Bank Jepang masih terikat pada kebijakan moneter yang ketat. Semua faktor ini secara kolektif menciptakan tekanan besar pada ekonomi Jepang dan pasar global secara bersamaan.
Namun masalah yang lebih dalam terletak pada transaksi kari. Ratusan miliar dolar tersimpan dalam portofolio investor Jepang yang meminjam yen dengan suku bunga rendah dan menginvestasikannya dalam aset asing yang menguntungkan. Ketika terjadi lonjakan mendadak dalam harga yen, para investor ini akan cepat-cepat melunasi pinjaman mereka, memaksa mereka menjual saham dan aset kripto dengan cepat.
Jepang telah berulang kali mencoba mempertahankan nilai mata uangnya tanpa hasil yang nyata. Upaya tahun 2022 gagal, upaya tahun 2024 juga gagal sampai intervensi Juli 2024 yang hanya memberikan hasil sementara. Mengapa? Karena negara ini bergerak sendiri.
Pelajaran dari Sejarah: Kapan Intervensi Bersama Berhasil?
Sejarah memberi kita pelajaran yang sangat jelas. Ketika Jepang bergerak sendiri, pertahanan yen tidak berhasil, tetapi ketika Jepang bergerak bersama Amerika, hasilnya luar biasa.
Model 1985 adalah yang paling jelas: Kesepakatan Plaza antara AS dan Jepang menyebabkan dolar turun sekitar 50% dalam waktu dua tahun saja. Kemudian ada krisis keuangan Asia 1998 yang melibatkan intervensi terkoordinasi lainnya yang membalik pasar sepenuhnya.
Ketika intervensi bersama yang nyata terjadi, skenarionya adalah:
Kenaikan ini tidak hanya berlaku untuk yen. Emas naik, komoditas meningkat, pasar global bergerak naik dengan kuat. Ini adalah rumus ekonomi yang terbukti selama dekade.
Risiko Kari dan Peluang di Bitcoin
Sekarang pertanyaan yang penting bagi penggemar kripto: bagaimana ini mempengaruhi Bitcoin dan aset digital?
Hubungannya sangat sederhana: ada hubungan terbalik yang sangat kuat antara Bitcoin dan kekuatan dolar. Pada saat yang sama, ada hubungan langsung yang sangat kuat antara Bitcoin dan kelemahan yen. Korelasi saat ini antara faktor-faktor ini mendekati level tertinggi dalam sejarah.
⚠️ Tapi perhatian sangat penting di sini: ketika terjadi kekuatan mendadak pada yen karena transaksi kari, para investor menjual aset mereka dengan cepat untuk melunasi utang. Agustus 2024 adalah contoh yang jelas: kenaikan suku bunga yang sangat kecil sudah cukup untuk mendorong yen naik dengan cepat, yang kemudian menyebabkan Bitcoin turun dari 64.000 dolar ke 49.000 dolar dalam waktu hanya 6 hari. Pasar kripto kehilangan 600 miliar dolar selama periode itu saja.
Ini adalah risiko jangka pendek. Tetapi dalam jangka panjang, gambarnya berbeda sama sekali. Ketika intervensi nyata terjadi dan dolar melemah, likuiditas global tambahan akan mencari peluang investasi baru. Dan secara historis, kripto adalah salah satu yang paling diuntungkan dari gelombang likuiditas ini.
Skema Kemungkinan: Peluang Ekonomi yang Sebenarnya
Saat ini Bitcoin berada di harga 65.30K dolar (penurunan 11.58% dalam 24 jam), Solana di 81.56 dolar (penurunan 13.68%), dan Ethereum di 1.93K dolar (penurunan 11.48%). Harga-harga ini mencerminkan tekanan saat ini dari transaksi kari.
Namun Bitcoin masih jauh dari puncaknya yang potensial di tahun 2025 dan 2026. Ini adalah salah satu aset yang belum sepenuhnya dihargai terhadap erosi nilai uang fiat yang terus berlangsung. Jika intervensi Fed yang nyata terjadi dan dolar melemah seperti yang diperkirakan, likuiditas akan mengalir deras ke aset alternatif.
Ini bisa menjadi salah satu peluang ekonomi terbesar di pasar global dalam beberapa tahun mendatang.