Minat Wall Street terhadap Ethereum sedang beralih dari sekadar spekulasi menjadi akumulasi aset strategis. Baru-baru ini, langkah-langkah yang diambil oleh investor institusional besar sulit terlihat dari permukaan pasar, tetapi dampaknya sangat serius.
Minggu lalu, institusi besar menginvestasikan 1,2 miliar dolar untuk memperoleh 40.302 ETH baru, sehingga total kepemilikan mereka melebihi 4,2 juta ETH. Nilai ini sekitar 12,6 miliar dolar, yang berarti 3,52% dari total pasokan Ethereum terkonsentrasi dalam satu neraca. Namun, makna sebenarnya dari angka ini jauh lebih dalam.
Infrastruktur “ETH” yang Dibangun oleh Investor Institusional
Institusi-institusi ini saat ini merupakan salah satu staker ETH terbesar di dunia, dengan lebih dari 2 juta ETH yang di-stake. Mereka menghasilkan pendapatan sekitar 370 juta dolar per tahun, dengan lebih dari 1 juta dolar dalam bentuk staking reward setiap hari.
Dari berbagai laporan, beberapa perusahaan utama Wall Street secara aktif membangun sistem tokenisasi di atas Ethereum. Bahkan, dalam beberapa bulan terakhir, lebih dari 35 proyek implementasi di dunia nyata sedang berlangsung. Ini menunjukkan bahwa ini bukan lagi spekulasi, melainkan tahap pembangunan infrastruktur.
Pengurangan Pasokan dan Strategi Jangka Panjang Wall Street
Yang penting adalah bahwa investor institusional tidak hanya memperdagangkan ETH, tetapi mengunci dan men-stake-nya, serta membangun sistem baru di atasnya. Pasokan terus berkurang, sementara permintaan beralih ke kepemilikan jangka panjang melalui akumulasi institusional. Bagaimana pasar akan merespons dalam situasi ini?
Harga ETH saat ini adalah 1.940 dolar (per Februari 2026), dengan jumlah peredaran sekitar 120,69 juta. Selama strategi konsolidasi Wall Street berlanjut, dinamika pasar berpotensi mengalami perubahan mendasar.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Strategi ETH yang Dilakukan oleh Wall Street: Penguncian Diam-diam Mengubah Pasar
Minat Wall Street terhadap Ethereum sedang beralih dari sekadar spekulasi menjadi akumulasi aset strategis. Baru-baru ini, langkah-langkah yang diambil oleh investor institusional besar sulit terlihat dari permukaan pasar, tetapi dampaknya sangat serius.
Minggu lalu, institusi besar menginvestasikan 1,2 miliar dolar untuk memperoleh 40.302 ETH baru, sehingga total kepemilikan mereka melebihi 4,2 juta ETH. Nilai ini sekitar 12,6 miliar dolar, yang berarti 3,52% dari total pasokan Ethereum terkonsentrasi dalam satu neraca. Namun, makna sebenarnya dari angka ini jauh lebih dalam.
Infrastruktur “ETH” yang Dibangun oleh Investor Institusional
Institusi-institusi ini saat ini merupakan salah satu staker ETH terbesar di dunia, dengan lebih dari 2 juta ETH yang di-stake. Mereka menghasilkan pendapatan sekitar 370 juta dolar per tahun, dengan lebih dari 1 juta dolar dalam bentuk staking reward setiap hari.
Dari berbagai laporan, beberapa perusahaan utama Wall Street secara aktif membangun sistem tokenisasi di atas Ethereum. Bahkan, dalam beberapa bulan terakhir, lebih dari 35 proyek implementasi di dunia nyata sedang berlangsung. Ini menunjukkan bahwa ini bukan lagi spekulasi, melainkan tahap pembangunan infrastruktur.
Pengurangan Pasokan dan Strategi Jangka Panjang Wall Street
Yang penting adalah bahwa investor institusional tidak hanya memperdagangkan ETH, tetapi mengunci dan men-stake-nya, serta membangun sistem baru di atasnya. Pasokan terus berkurang, sementara permintaan beralih ke kepemilikan jangka panjang melalui akumulasi institusional. Bagaimana pasar akan merespons dalam situasi ini?
Harga ETH saat ini adalah 1.940 dolar (per Februari 2026), dengan jumlah peredaran sekitar 120,69 juta. Selama strategi konsolidasi Wall Street berlanjut, dinamika pasar berpotensi mengalami perubahan mendasar.