Pada tanggal 26/1, XRP mengalami sesi perdagangan yang berat saat harga secara tegas turun ke $1.88, menghapus seluruh pencapaian kenaikan harga selama bulan 1 dalam sekejap mata. Meskipun kejatuhan yang mengerikan, data pasar justru mengungkapkan gambaran yang sama sekali berbeda: organisasi besar dan “smart money” tetap diam dan mengakumulasi di level harga ini. Saat ini, XRP diperdagangkan di $1.43 dengan penurunan 10.39% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan kebijaksanaan dalam strategi akumulasi di tengah kepanikan.
Kelemahan Sinyal Teknikal Menyebabkan Kejatuhan
Dari sudut pandang teknikal, penurunan harga XRP tidak sepenuhnya mengejutkan. Indeks RSI tetap berada di level rendah selama tren kenaikan sebelumnya, sementara MACD menunjukkan tanda-tanda melemah yang jelas. Sinyal-sinyal ini mengindikasikan kekurangan momentum kenaikan yang nyata di bawah permukaan.
Tantangan terbesar bagi XRP adalah ketidakmampuan mempertahankan wilayah $2.00. Ketika para trader menyadari bahwa tren kenaikan hanyalah palsu, tekanan jual yang besar muncul, menyebabkan harga dengan cepat meluncur kembali ke level support yang sudah dikenal. Inilah sebabnya mengapa pecahnya level resistance menjadi lebih mudah dari biasanya.
Dana dan Whale Diam-Diam Mengakumulasi di Wilayah Kritis
Berbeda dengan pemandangan panik harga, data aliran modal menunjukkan gambaran yang berbeda. Dana ETF XRP mencatat aliran masuk sebesar $3.43 juta pada hari kejatuhan, dan total aliran masuk ke produk ini telah melampaui $1.36 miliar hingga 23/1. Angka ini menunjukkan bahwa organisasi besar tetap percaya pada prospek XRP.
Secara khusus, “cá voi” (whale investors) sedang mengakumulasi secara agresif di level $1.88. Catatan di blockchain menunjukkan mereka menelan setiap pasokan yang tersedia, melihat ini sebagai peluang akumulasi terakhir sebelum pasar kembali naik. Divergensi antara pergerakan harga dan tindakan “smart money” ini adalah indikator penting yang perlu diperhatikan trader.
Level Support Penting dan Pandangan Selanjutnya
Dari sudut pandang teknikal, $1.88 saat ini adalah batas terakhir. Jika level ini pecah secara tegas, pintu menuju $1.73 akan menjadi target berikutnya. Namun, kekuatan beli yang kuat dari investor institusional menunjukkan mereka bersiap melindungi level ini untuk mencegah penjualan lebih dalam.
Meskipun grafik harga sedang mengalami masa sulit, kejelasan hukum yang semakin meningkat dan penerimaan luas dari organisasi besar tetap mendukung prospek jangka panjang XRP. Pertanyaan saat ini bukanlah apakah XRP bisa pulih, melainkan apakah trader biasa cukup berani untuk “menangkap pisau jatuh” bersama whale di level saat ini, atau akan bersabar menunggu sinyal konfirmasi yang lebih jelas.
Informasi ini hanya bersifat referensi, bukan nasihat investasi. Harap lakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan trading.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
XRP Dengan Tegas Menghancurkan Tren Kenaikan Bulan 1 - Dua Faktor Utama Penyebab Kejatuhan Drastis
Pada tanggal 26/1, XRP mengalami sesi perdagangan yang berat saat harga secara tegas turun ke $1.88, menghapus seluruh pencapaian kenaikan harga selama bulan 1 dalam sekejap mata. Meskipun kejatuhan yang mengerikan, data pasar justru mengungkapkan gambaran yang sama sekali berbeda: organisasi besar dan “smart money” tetap diam dan mengakumulasi di level harga ini. Saat ini, XRP diperdagangkan di $1.43 dengan penurunan 10.39% dalam 24 jam terakhir, menunjukkan kebijaksanaan dalam strategi akumulasi di tengah kepanikan.
Kelemahan Sinyal Teknikal Menyebabkan Kejatuhan
Dari sudut pandang teknikal, penurunan harga XRP tidak sepenuhnya mengejutkan. Indeks RSI tetap berada di level rendah selama tren kenaikan sebelumnya, sementara MACD menunjukkan tanda-tanda melemah yang jelas. Sinyal-sinyal ini mengindikasikan kekurangan momentum kenaikan yang nyata di bawah permukaan.
Tantangan terbesar bagi XRP adalah ketidakmampuan mempertahankan wilayah $2.00. Ketika para trader menyadari bahwa tren kenaikan hanyalah palsu, tekanan jual yang besar muncul, menyebabkan harga dengan cepat meluncur kembali ke level support yang sudah dikenal. Inilah sebabnya mengapa pecahnya level resistance menjadi lebih mudah dari biasanya.
Dana dan Whale Diam-Diam Mengakumulasi di Wilayah Kritis
Berbeda dengan pemandangan panik harga, data aliran modal menunjukkan gambaran yang berbeda. Dana ETF XRP mencatat aliran masuk sebesar $3.43 juta pada hari kejatuhan, dan total aliran masuk ke produk ini telah melampaui $1.36 miliar hingga 23/1. Angka ini menunjukkan bahwa organisasi besar tetap percaya pada prospek XRP.
Secara khusus, “cá voi” (whale investors) sedang mengakumulasi secara agresif di level $1.88. Catatan di blockchain menunjukkan mereka menelan setiap pasokan yang tersedia, melihat ini sebagai peluang akumulasi terakhir sebelum pasar kembali naik. Divergensi antara pergerakan harga dan tindakan “smart money” ini adalah indikator penting yang perlu diperhatikan trader.
Level Support Penting dan Pandangan Selanjutnya
Dari sudut pandang teknikal, $1.88 saat ini adalah batas terakhir. Jika level ini pecah secara tegas, pintu menuju $1.73 akan menjadi target berikutnya. Namun, kekuatan beli yang kuat dari investor institusional menunjukkan mereka bersiap melindungi level ini untuk mencegah penjualan lebih dalam.
Meskipun grafik harga sedang mengalami masa sulit, kejelasan hukum yang semakin meningkat dan penerimaan luas dari organisasi besar tetap mendukung prospek jangka panjang XRP. Pertanyaan saat ini bukanlah apakah XRP bisa pulih, melainkan apakah trader biasa cukup berani untuk “menangkap pisau jatuh” bersama whale di level saat ini, atau akan bersabar menunggu sinyal konfirmasi yang lebih jelas.
Informasi ini hanya bersifat referensi, bukan nasihat investasi. Harap lakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan trading.