Kekhawatiran Besar Diajukan JPMorgan dan Citadel Tentang Pendekatan SEC pada Aset Digital

Isu regulasi crypto semakin memanas seiring dengan suara keras dari pemain finansial global. Tiga institusi terkemuka—JPMorgan, Citadel, dan SIFMA—telah secara resmi menyuarakan kekhawatiran mereka kepada badan tugas khusus SEC mengenai kebijakan yang dirasa terlalu permisif terhadap sekuritas token dan proyek keuangan terdesentralisasi (DeFi). Pesan yang diajukan dalam pertemuan tersebut membawa bobot signifikan, mengingat posisi dominan ketiga institusi dalam ekosistem finansial global.

Protes dari Industri Keuangan Tradisional Terhadap Pengaturan SEC

Menurut laporan dari NS3.AI, kekhawatiran utama yang diangkat adalah tentang jangkauan pengecualian dari hukum sekuritas yang dianggap terlalu luas. Pihak-pihak yang berbicara menekankan bahwa kebijakan yang kurang ketat dapat menciptakan kondisi berbahaya bagi stabilitas pasar dan melemahkan mekanisme perlindungan investor. Latar belakang dari protes ini cukup jelas—keruntuhan senilai $19 miliar dalam industri crypto baru-baru ini telah menunjukkan bagaimana kurangnya pengawasan dapat berdampak katastrofal.

Kekhawatiran ini bukan sekadar gugatan formal, melainkan refleksi dari kesenjangan yang mendalam antara pandangan industri tradisional dan pendekatan regulasi yang lebih terbuka terhadap inovasi blockchain. Institusi establishment ini khawatir bahwa model bisnis DeFi dan tokenomics yang kompleks dapat mengelak dari perangkat hukum yang ada.

Stablecoin dan Pertarungan di Meja Negosiasi Senat

Negosiasi struktur regulasi pasar crypto di tingkat Senat saat ini sedang terhenti, dan perselisihan yang mendasar adalah penyebabnya. Isu-isu yang paling kontroversial mencakup penentuan status pengecualian untuk protokol DeFi yang sepenuhnya terdesentralisasi dan pemberian insentif khusus untuk bank dalam lingkungan stablecoin. Dua sisi memiliki visi yang sangat berbeda tentang bagaimana sektor ini harus diatur, menciptakan kebuntuan yang sulit dipecahkan.

Peran stablecoin dalam lanskap keuangan digital menjadi titik persengketaan, mengingat potensi mereka sebagai instrumen pembayaran dan penyimpan nilai yang dapat bersaing dengan sistem perbankan tradisional. Dengan insentif perbankan menjadi bagian dari negosiasi, dinamika antara inovasi dan stabilitas semakin rumit.

Jalan Ke Depan: Keseimbangan Antara Inovasi dan Perlindungan

Pertemuan yang melibatkan JPMorgan, Citadel, dan SIFMA ini menunjukkan bahwa perdebatan regulasi crypto telah memasuki fase kritis. Institusi finansial besar tidak ingin melihat pendekatan SEC yang terlalu longgar terhadap aset digital berkembang tanpa pengawasan yang ketat. Di sisi lain, komunitas blockchain terus mengadvokasi untuk kebebasan eksperimental yang lebih besar.

Keputusan yang diambil dalam beberapa bulan ke depan akan menentukan arah industri crypto. Apakah sekuritas token dan DeFi akan dikendalikan dengan ketat seperti produk keuangan tradisional, atau akan mendapat ruang lebih untuk berkembang? Jawaban atas pertanyaan ini akan bergantung pada seberapa efektif argumen yang diajukan oleh kedua belah pihak dalam proses legislatif yang sedang berlangsung.

DEFI2,88%
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)