Dalam salah satu kisah peringatan paling dramatis dalam dunia cryptocurrency, Sina Estavi, CEO dari pertukaran cryptoLand yang berbasis di Malaysia, menyaksikan investasi NFT yang pernah dirayakan berubah dari jutaan menjadi hampir tidak bernilai sama sekali. Cerita ini kembali ke tahun 2021, ketika pengusaha Malaysia ini menjadi berita utama dengan membeli NFT dari tweet pertama Jack Dorsey seharga $2.900.000, dengan sedikit mengalahkan pesaingnya, konglomerat crypto Justin Sun, di puncak tren NFT.
Dari Puncak Hype Hingga Runtuh Total: Kisah NFT Tweet Jack Dorsey
Pembelian ini tampak brilian saat itu. Pada tahun 2021, demam NFT telah menguasai pasar global, dengan aset digital memerintah harga astronomis di berbagai lelang. Tawaran agresif Estavi menunjukkan kepercayaan terhadap kelas aset yang sedang berkembang ini. Namun, ketika utilitas nyata dari sebagian besar NFT tetap tidak jelas, sentimen pasar berubah secara dramatis. Pada tahun 2022, hanya setahun setelah pembeliannya, Estavi berusaha membalik posisinya dengan mendaftarkan NFT tweet Jack Dorsey seharga $48 juta—harga yang ambisius yang termasuk janji untuk menyumbangkan setengah hasil penjualan ke badan amal.
Hasilnya terbukti sangat menghancurkan. Daftar tersebut hanya mendapatkan 7 tawaran total, dengan tawaran tertinggi hanya mencapai $280. Runtuhnya yang mengejutkan ini mengungkapkan kedalaman perubahan narasi di pasar cryptocurrency.
Mengapa Investasi NFT Malaysia Ini Gagal Secara Spektakuler
Penurunan dari $2,9 juta ke nilai mendekati nol menegaskan sebuah realitas pasar yang krusial. Ketika tesis investasi dibangun terutama berdasarkan momentum tren daripada nilai fundamental, pembalikan biasanya cepat dan tidak berbelas kasihan. Pengalaman Estavi mencerminkan pola yang lebih luas di mana para pengadopsi awal NFT mengalami kerugian besar saat antusiasme awal memudar dan spekulasi berganti menjadi skeptisisme terhadap aplikasi praktis.
Pelajaran Lebih Luas: Mengejar Narasi Mengandung Risiko Nyata
Hari ini, aset digital yang sama tetap tidak aktif di dompet Estavi, secara efektif tidak bernilai—pengingat keras tentang volatilitas pasar crypto. Perjalanan pengusaha Malaysia ini dari pembuat berita menjadi figur peringatan menunjukkan mengapa strategi investasi yang disiplin jauh lebih penting daripada mengikuti narasi sementara. Ruang NFT terus berkembang, tetapi kerugian profil tinggi ini memperkuat bahwa tren pasar, tidak peduli seberapa meledaknya, akhirnya akan menghadapi resistensi ketika fundamental dasar tidak mendukung penilaian yang berkelanjutan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bencana NFT Berbasis Malaysia: Bagaimana Investasi sebesar $2,9 juta menjadi tidak berharga
Dalam salah satu kisah peringatan paling dramatis dalam dunia cryptocurrency, Sina Estavi, CEO dari pertukaran cryptoLand yang berbasis di Malaysia, menyaksikan investasi NFT yang pernah dirayakan berubah dari jutaan menjadi hampir tidak bernilai sama sekali. Cerita ini kembali ke tahun 2021, ketika pengusaha Malaysia ini menjadi berita utama dengan membeli NFT dari tweet pertama Jack Dorsey seharga $2.900.000, dengan sedikit mengalahkan pesaingnya, konglomerat crypto Justin Sun, di puncak tren NFT.
Dari Puncak Hype Hingga Runtuh Total: Kisah NFT Tweet Jack Dorsey
Pembelian ini tampak brilian saat itu. Pada tahun 2021, demam NFT telah menguasai pasar global, dengan aset digital memerintah harga astronomis di berbagai lelang. Tawaran agresif Estavi menunjukkan kepercayaan terhadap kelas aset yang sedang berkembang ini. Namun, ketika utilitas nyata dari sebagian besar NFT tetap tidak jelas, sentimen pasar berubah secara dramatis. Pada tahun 2022, hanya setahun setelah pembeliannya, Estavi berusaha membalik posisinya dengan mendaftarkan NFT tweet Jack Dorsey seharga $48 juta—harga yang ambisius yang termasuk janji untuk menyumbangkan setengah hasil penjualan ke badan amal.
Hasilnya terbukti sangat menghancurkan. Daftar tersebut hanya mendapatkan 7 tawaran total, dengan tawaran tertinggi hanya mencapai $280. Runtuhnya yang mengejutkan ini mengungkapkan kedalaman perubahan narasi di pasar cryptocurrency.
Mengapa Investasi NFT Malaysia Ini Gagal Secara Spektakuler
Penurunan dari $2,9 juta ke nilai mendekati nol menegaskan sebuah realitas pasar yang krusial. Ketika tesis investasi dibangun terutama berdasarkan momentum tren daripada nilai fundamental, pembalikan biasanya cepat dan tidak berbelas kasihan. Pengalaman Estavi mencerminkan pola yang lebih luas di mana para pengadopsi awal NFT mengalami kerugian besar saat antusiasme awal memudar dan spekulasi berganti menjadi skeptisisme terhadap aplikasi praktis.
Pelajaran Lebih Luas: Mengejar Narasi Mengandung Risiko Nyata
Hari ini, aset digital yang sama tetap tidak aktif di dompet Estavi, secara efektif tidak bernilai—pengingat keras tentang volatilitas pasar crypto. Perjalanan pengusaha Malaysia ini dari pembuat berita menjadi figur peringatan menunjukkan mengapa strategi investasi yang disiplin jauh lebih penting daripada mengikuti narasi sementara. Ruang NFT terus berkembang, tetapi kerugian profil tinggi ini memperkuat bahwa tren pasar, tidak peduli seberapa meledaknya, akhirnya akan menghadapi resistensi ketika fundamental dasar tidak mendukung penilaian yang berkelanjutan.