Untuk pertama kalinya sejak Oktober 2023, pemegang Bitcoin telah melewati ambang kritis—berpindah dari meraih keuntungan menjadi melaporkan kerugian bersih dalam kondisi pasar. Ini merupakan titik balik yang signifikan yang melampaui pergerakan harga sederhana, mencerminkan transformasi sentimen pasar yang lebih dalam di antara komunitas investor.
Tren Penurunan Pasar Baru-Baru Ini Memicu Pembalikan Pengambilan Keuntungan
Menurut analitik blockchain dari NS3.AI, kerugian bersih yang direalisasikan secara kumulatif selama 30 hari terakhir telah mencapai sekitar 69.000 BTC. Metode ini berfungsi sebagai indikator kuat perilaku peserta pasar dalam dinamika pasar, menunjukkan bahwa pemegang sekarang melikuidasi posisi mereka dengan kerugian daripada menunggu pemulihan. Penurunan harga selama 30 hari sebesar 5,46% memberi konteks pada pergeseran ini, menggambarkan lingkungan pasar yang menantang yang memaksa investor untuk menilai kembali posisi mereka.
Hambatan Makroekonomi Mendorong Kinerja Pasar
Akar penyebab dari transisi pasar ini jauh melampaui siklus perdagangan on-chain. Analis menunjuk faktor makroekonomi yang lebih luas sebagai penyebab utama—khususnya kebijakan Federal Reserve AS dan kondisi geopolitik global yang berkembang—yang telah menciptakan hambatan dalam sentimen pasar. Tekanan eksternal ini terbukti lebih berpengaruh daripada perkembangan spesifik cryptocurrency yang biasa, menunjukkan betapa saling terkaitnya aset digital dengan sistem keuangan tradisional.
Perubahan perilaku pasar ini menegaskan kerentanan pemegang Bitcoin terhadap gangguan tingkat makro, terutama ketika sentimen memburuk seiring melemahnya indikator ekonomi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pembalikan Sentimen Pasar Bitcoin: Pemegang Beralih ke Wilayah Rugi Bersih dalam Penurunan Pasar
Untuk pertama kalinya sejak Oktober 2023, pemegang Bitcoin telah melewati ambang kritis—berpindah dari meraih keuntungan menjadi melaporkan kerugian bersih dalam kondisi pasar. Ini merupakan titik balik yang signifikan yang melampaui pergerakan harga sederhana, mencerminkan transformasi sentimen pasar yang lebih dalam di antara komunitas investor.
Tren Penurunan Pasar Baru-Baru Ini Memicu Pembalikan Pengambilan Keuntungan
Menurut analitik blockchain dari NS3.AI, kerugian bersih yang direalisasikan secara kumulatif selama 30 hari terakhir telah mencapai sekitar 69.000 BTC. Metode ini berfungsi sebagai indikator kuat perilaku peserta pasar dalam dinamika pasar, menunjukkan bahwa pemegang sekarang melikuidasi posisi mereka dengan kerugian daripada menunggu pemulihan. Penurunan harga selama 30 hari sebesar 5,46% memberi konteks pada pergeseran ini, menggambarkan lingkungan pasar yang menantang yang memaksa investor untuk menilai kembali posisi mereka.
Hambatan Makroekonomi Mendorong Kinerja Pasar
Akar penyebab dari transisi pasar ini jauh melampaui siklus perdagangan on-chain. Analis menunjuk faktor makroekonomi yang lebih luas sebagai penyebab utama—khususnya kebijakan Federal Reserve AS dan kondisi geopolitik global yang berkembang—yang telah menciptakan hambatan dalam sentimen pasar. Tekanan eksternal ini terbukti lebih berpengaruh daripada perkembangan spesifik cryptocurrency yang biasa, menunjukkan betapa saling terkaitnya aset digital dengan sistem keuangan tradisional.
Perubahan perilaku pasar ini menegaskan kerentanan pemegang Bitcoin terhadap gangguan tingkat makro, terutama ketika sentimen memburuk seiring melemahnya indikator ekonomi.