Bagaimana sebenarnya cara beroperasi dengan USD1 Wealth Management agar menguntungkan

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

USD1 sebagai stablecoin yang diluncurkan oleh Binance, baru-baru ini meluncurkan program subsidi yang menarik perhatian. Banyak investor ingin mengetahui apakah produk keuangan ini benar-benar layak untuk diinvestasikan, berapa tingkat pengembaliannya, dan metode operasional apa saja yang bisa dipilih. Artikel ini akan mengungkap kebenaran tentang pengelolaan USD1 dari tiga dimensi: perhitungan tingkat pengembalian, skema operasional nyata, dan peringatan risiko.

Dari mana asalnya pengembalian 20% tahunan

Logika perhitungan tingkat pengembalian USD1 relatif transparan. Saat ini total pasokan USD1 sekitar 3,2 miliar, dan subsidi kali ini sebesar 40 juta WLFI, dihitung berdasarkan rumus tahunan dasar (0,4 ÷ 32 × 12), tingkat pengembalian tahunan teoritis sekitar 15%. Tetapi mengingat tidak semua USD1 beredar di platform Binance, jika diperkirakan berdasarkan bagian aktif di chain, tingkat pengembalian tahunan diperkirakan mencapai sekitar 20%.

Perlu dicatat bahwa membeli USD1 secara langsung memiliki biaya tertentu. Saat ini, premi pembelian sekitar 0,17‰, ditambah biaya promosi sekitar 1,25‰, sehingga total biaya pembelian sekitar 15% dari harga. Ini berarti meskipun mendapatkan pengembalian tahunan 20%, keuntungan bersih tahun pertama harus dikurangi biaya ini. Dengan perkiraan konservatif, investasi sebesar 1WU dapat memperoleh sekitar 50U sebagai hadiah.

Perbandingan tiga skema operasional, mana yang paling cocok untukmu

Skema 1: Operasi pemula yang santai
Cara paling sederhana adalah langsung menukar USD1 dan menyimpannya di saldo Binance (perhatikan jangan simpan di bagian produk keuangan karena tidak bisa menikmati subsidi; matikan juga fitur pembelian otomatis). Dengan cara ini, kamu bisa secara otomatis mendapatkan pengembalian berdasarkan tingkat tahunan 20%, cocok untuk investor dengan toleransi risiko rendah dan mengutamakan stabilitas.

Skema 2: Operasi leverage risiko sedang
Jika kamu memiliki kemampuan toleransi risiko tertentu, bisa memindahkan USD1 ke akun leverage, lalu meminjam USDT untuk melakukan trading. Dengan metode ini, kamu bisa mendapatkan efek pengganda pengembalian 1,2 kali, memperbesar potensi keuntunganmu. Pendekatan ini cocok untuk investor yang memahami pasar secara cukup.

Skema 3: Strategi tingkat lanjut berisiko tinggi
Operator yang lebih agresif dapat meminjam USDD untuk berpartisipasi dalam liquidity mining (LP). Metode ini memiliki potensi pengembalian terbesar, tetapi juga risiko tertinggi, melibatkan risiko pasar dan risiko smart contract. Kecuali kamu sudah berpengalaman dalam DeFi, sebaiknya hindari mencoba.

Risiko yang perlu diketahui dalam strategi leverage tingkat lanjut

Saat memilih skema operasional yang berbeda, harus sesuai kemampuan. Skema pemula memiliki risiko paling rendah tetapi pengembalian terbatas; operasi leverage akan memperbesar pengembalian sekaligus risiko; liquidity mining DeFi berpotensi memberikan pengembalian berlebih, tetapi harus menanggung risiko proyek, slippage, dan risiko likuidasi. Pilihan skema harus didasarkan pada toleransi risiko, pengalaman investasi, dan skala dana kamu, jangan mengikuti tren secara buta demi mengejar pengembalian tinggi.

USD1-0,04%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)