Baru-baru ini ketua Komite Senat untuk Pertanian, John Buzman, mengusulkan inisiatif legislatif baru yang bertujuan memperkuat pengawasan regulator terhadap dunia aset digital. RUU ini mengusulkan pemberian kewenangan yang diperluas dan sumber daya yang diperlukan kepada Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) untuk mengawasi pasar kripto spot.
Perluasan kewenangan CFTC dan pendanaan
Inisiatif yang diusulkan menyatakan bahwa CFTC akan memiliki yurisdiksi atas berbagai subjek pasar, termasuk broker, dealer, bursa cryptocurrency, dan depository. Untuk mewujudkan kewenangan ini, RUU mengusulkan pengalokasian dana sebesar 150 juta dolar untuk mendukung pekerjaan awal dalam penerapan sistem regulasi. Dana ini akan memungkinkan CFTC mengembangkan infrastruktur dan sumber daya manusia yang diperlukan.
Perlindungan hak pengguna ritel melalui kantor baru
Salah satu aspek kunci dari RUU ini adalah pembentukan Kantor Perlindungan Hak Pengguna Ritel untuk aset digital. Menurut informasi dari NS3.AI, badan ini akan bertanggung jawab atas penanganan keluhan dari pengguna biasa platform kripto. Masalah-masalah umum yang akan ditangani kantor meliputi keterlambatan penarikan dana, gangguan teknis platform, dan pelanggaran hak konsumen lainnya. Struktur ini menciptakan mekanisme komunikasi langsung antara pengguna dan regulator.
Klarifikasi kerangka regulasi untuk protokol DeFi
RUU ini juga mengusulkan klarifikasi definisi hukum terkait protokol keuangan terdesentralisasi. Tujuan langkah ini adalah menetapkan batasan yang jelas terhadap pengawasan regulator dan menentukan peserta pasar DeFi mana yang berada di bawah pengawasan CFTC. Ini akan membantu pengembangan kerangka regulasi yang lebih transparan dan prediktif untuk segmen inovatif industri kripto.
Secara keseluruhan, usulan RUU dari John Buzman mencerminkan niat pembuat undang-undang Amerika untuk menciptakan sistem regulasi pasar kripto yang komprehensif, yang di satu sisi melindungi konsumen, dan di sisi lain memungkinkan perkembangan teknologi inovatif dalam kerangka regulasi yang jelas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
CFTC mendapatkan kewenangan baru: RUU Senat AS tentang regulasi pasar spot kripto
Baru-baru ini ketua Komite Senat untuk Pertanian, John Buzman, mengusulkan inisiatif legislatif baru yang bertujuan memperkuat pengawasan regulator terhadap dunia aset digital. RUU ini mengusulkan pemberian kewenangan yang diperluas dan sumber daya yang diperlukan kepada Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) untuk mengawasi pasar kripto spot.
Perluasan kewenangan CFTC dan pendanaan
Inisiatif yang diusulkan menyatakan bahwa CFTC akan memiliki yurisdiksi atas berbagai subjek pasar, termasuk broker, dealer, bursa cryptocurrency, dan depository. Untuk mewujudkan kewenangan ini, RUU mengusulkan pengalokasian dana sebesar 150 juta dolar untuk mendukung pekerjaan awal dalam penerapan sistem regulasi. Dana ini akan memungkinkan CFTC mengembangkan infrastruktur dan sumber daya manusia yang diperlukan.
Perlindungan hak pengguna ritel melalui kantor baru
Salah satu aspek kunci dari RUU ini adalah pembentukan Kantor Perlindungan Hak Pengguna Ritel untuk aset digital. Menurut informasi dari NS3.AI, badan ini akan bertanggung jawab atas penanganan keluhan dari pengguna biasa platform kripto. Masalah-masalah umum yang akan ditangani kantor meliputi keterlambatan penarikan dana, gangguan teknis platform, dan pelanggaran hak konsumen lainnya. Struktur ini menciptakan mekanisme komunikasi langsung antara pengguna dan regulator.
Klarifikasi kerangka regulasi untuk protokol DeFi
RUU ini juga mengusulkan klarifikasi definisi hukum terkait protokol keuangan terdesentralisasi. Tujuan langkah ini adalah menetapkan batasan yang jelas terhadap pengawasan regulator dan menentukan peserta pasar DeFi mana yang berada di bawah pengawasan CFTC. Ini akan membantu pengembangan kerangka regulasi yang lebih transparan dan prediktif untuk segmen inovatif industri kripto.
Secara keseluruhan, usulan RUU dari John Buzman mencerminkan niat pembuat undang-undang Amerika untuk menciptakan sistem regulasi pasar kripto yang komprehensif, yang di satu sisi melindungi konsumen, dan di sisi lain memungkinkan perkembangan teknologi inovatif dalam kerangka regulasi yang jelas.