Apakah mungkin membuat proses inferensi AI dapat diverifikasi dan dipercaya seperti transaksi blockchain? @inference_labs lahir dari pertanyaan semacam ini. Visi dari Inference Labs adalah membangun lapisan jaringan yang memungkinkan hasil inferensi AI memiliki kemampuan verifikasi kriptografi, melalui protokol Proof of Inference, sehingga keaslian output inferensi AI dapat diverifikasi oleh pihak ketiga mana pun, sekaligus menjaga privasi model dan keamanan data. Mekanisme seperti ini sangat relevan untuk industri yang bergantung pada output AI untuk pengambilan keputusan penting, seperti kesehatan, keuangan, dan pemerintahan. Untuk mencapai tujuan ini, Inference Labs membangun arsitektur verifikasi inferensi AI yang terdesentralisasi, memungkinkan proses inferensi dilakukan secara cepat dan efisien di luar rantai, dan mengirimkan informasi verifikasi ke dalam rantai melalui bukti zero-knowledge. Desain ini menggabungkan perlindungan privasi dan kebutuhan verifikasi yang dapat dipercaya, menghindari hambatan performa yang timbul dari menaruh model besar dan proses komputasi langsung ke dalam rantai. Inference Labs di Subnet 2 yang dioperasikan di jaringan Bittensor telah menjadi kluster bukti zkML terdesentralisasi terbesar di dunia, dan telah menghasilkan lebih dari 1,6 miliar sampel bukti, menunjukkan kepraktisan dan skalabilitasnya. Pertanyaan ini memperluas ke pemikiran yang lebih luas: di tengah semakin terintegrasinya AI ke berbagai sistem nyata saat ini, bagaimana memastikan AI tetap efisien dan dapat dipercaya? Mekanisme Proof of Inference dari Inference Labs menawarkan jawaban, yang tidak hanya fokus pada kebenaran output AI, tetapi juga berupaya membangun ekosistem verifikasi yang terbuka dan terdesentralisasi. Filosofi ini didukung oleh berbagai investor termasuk DACM, Delphi Ventures, Arche Capital, dan lainnya, yang bersama-sama mendorong pembangunan infrastruktur kepercayaan antara AI dan Web3. Di masa depan, ketika semakin banyak pengambilan keputusan AI membutuhkan transparansi dan verifikasi, keberadaan protokol kepercayaan dasar semacam ini bisa menjadi kunci untuk mendorong penerapan AI secara lebih luas. Dorongan dari Inference Labs juga mengangkat pertanyaan inti tentang kepercayaan AI: apakah inferensi AI mungkin dibuktikan sebagai nyata dan dapat dipercaya, bukan sekadar diterima sebagai asumsi? @Galxe @GalxeQuest @easydotfunX
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apakah mungkin membuat proses inferensi AI dapat diverifikasi dan dipercaya seperti transaksi blockchain? @inference_labs lahir dari pertanyaan semacam ini. Visi dari Inference Labs adalah membangun lapisan jaringan yang memungkinkan hasil inferensi AI memiliki kemampuan verifikasi kriptografi, melalui protokol Proof of Inference, sehingga keaslian output inferensi AI dapat diverifikasi oleh pihak ketiga mana pun, sekaligus menjaga privasi model dan keamanan data. Mekanisme seperti ini sangat relevan untuk industri yang bergantung pada output AI untuk pengambilan keputusan penting, seperti kesehatan, keuangan, dan pemerintahan. Untuk mencapai tujuan ini, Inference Labs membangun arsitektur verifikasi inferensi AI yang terdesentralisasi, memungkinkan proses inferensi dilakukan secara cepat dan efisien di luar rantai, dan mengirimkan informasi verifikasi ke dalam rantai melalui bukti zero-knowledge. Desain ini menggabungkan perlindungan privasi dan kebutuhan verifikasi yang dapat dipercaya, menghindari hambatan performa yang timbul dari menaruh model besar dan proses komputasi langsung ke dalam rantai. Inference Labs di Subnet 2 yang dioperasikan di jaringan Bittensor telah menjadi kluster bukti zkML terdesentralisasi terbesar di dunia, dan telah menghasilkan lebih dari 1,6 miliar sampel bukti, menunjukkan kepraktisan dan skalabilitasnya. Pertanyaan ini memperluas ke pemikiran yang lebih luas: di tengah semakin terintegrasinya AI ke berbagai sistem nyata saat ini, bagaimana memastikan AI tetap efisien dan dapat dipercaya? Mekanisme Proof of Inference dari Inference Labs menawarkan jawaban, yang tidak hanya fokus pada kebenaran output AI, tetapi juga berupaya membangun ekosistem verifikasi yang terbuka dan terdesentralisasi. Filosofi ini didukung oleh berbagai investor termasuk DACM, Delphi Ventures, Arche Capital, dan lainnya, yang bersama-sama mendorong pembangunan infrastruktur kepercayaan antara AI dan Web3. Di masa depan, ketika semakin banyak pengambilan keputusan AI membutuhkan transparansi dan verifikasi, keberadaan protokol kepercayaan dasar semacam ini bisa menjadi kunci untuk mendorong penerapan AI secara lebih luas. Dorongan dari Inference Labs juga mengangkat pertanyaan inti tentang kepercayaan AI: apakah inferensi AI mungkin dibuktikan sebagai nyata dan dapat dipercaya, bukan sekadar diterima sebagai asumsi? @Galxe @GalxeQuest @easydotfunX