Pada tahun 2025, perusahaan China Unitree Robotics telah mengirimkan lebih dari 5500 robot humanoid kepada pelanggan. Mereka meningkatkan produksi menjelang peluncuran di bursa, menurut SCMP yang mengutip sumber.
Perusahaan dari Hangzhou ini mengirimkan kepada pelanggan lebih banyak robot bipedal berukuran penuh daripada pesaing Amerika seperti Tesla, Figure AI, dan Agility Robotics secara keseluruhan. Mereka mengirimkan masing-masing 150 unit.
Volume produksi tahunan Unitree melebihi 6000 unit tanpa menghitung pengiriman dan pengembangan model roda serta produk robotik lainnya.
Perusahaan ini menjadi pemimpin di antara produsen robot humanoid terkemuka di negara tersebut pada tahun 2025. Meski dalam beberapa laporan, AgiBot menduduki posisi pertama berdasarkan volume pengiriman di pasar global. Perusahaan ini telah mengirimkan lebih dari 5000 unit dan meraih $142 juta.
Omdia memperkirakan pengiriman Unitree sebanyak 4200 dan memberikan pangsa pasar sebesar 32%. Counterpoint berpendapat bahwa perusahaan ini menguasai 26,4% dengan penjualan sebesar 4224.
Produsen dari Shenzhen, UBTech Robotics dan Leju Robotics menempati posisi ketiga dan keempat dengan pangsa pasar masing-masing 5,2% dan 4,9%. Tesla milik Elon Musk berada di posisi kelima — 4,7%.
Data menunjukkan kepemimpinan produsen China di industri ini, karena pesaing Amerika masih dalam tahap awal produksi massal.
Tesla membangun jalur perakitan untuk satu juta unit Optimus. Diperkirakan jalur tersebut akan mulai beroperasi pada akhir 2026.
Ledakan robot
Laporan baru dari Counterpoint Research menunjukkan bahwa pada tahun 2025, lebih dari empat dari lima robot humanoid yang terjual berasal dari China.
Secara total, sebanyak 16.000 robot dikirimkan ke seluruh dunia. Sebagian besar digunakan untuk pengumpulan data dan penelitian, serta di bidang logistik, manufaktur, dan otomotif.
Menurut perkiraan perusahaan riset, pada tahun 2027 akan ada lebih dari 100.000 unit di pasar — enam kali lipat dari angka tahun 2025.
“Dalam dua tahun ke depan, semakin banyak perusahaan yang mengembangkan robot humanoid akan mulai mengkomersialkan versi seri, dan produktivitas akan sangat menentukan laju perkembangan seluruh industri,” kata Counterpoint.
Perlu diingat, pada November 2025, Komisi Nasional untuk Pembangunan dan Reformasi China menyatakan bahwa pasar robot humanoid di negara tersebut berpotensi mengalami gelembung.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Tiongkok keluar sebagai pemimpin dalam "lomba robot" - ForkLog: cryptocurrency, AI, singularitas, masa depan
Pada tahun 2025, perusahaan China Unitree Robotics telah mengirimkan lebih dari 5500 robot humanoid kepada pelanggan. Mereka meningkatkan produksi menjelang peluncuran di bursa, menurut SCMP yang mengutip sumber.
Perusahaan dari Hangzhou ini mengirimkan kepada pelanggan lebih banyak robot bipedal berukuran penuh daripada pesaing Amerika seperti Tesla, Figure AI, dan Agility Robotics secara keseluruhan. Mereka mengirimkan masing-masing 150 unit.
Volume produksi tahunan Unitree melebihi 6000 unit tanpa menghitung pengiriman dan pengembangan model roda serta produk robotik lainnya.
Perusahaan ini menjadi pemimpin di antara produsen robot humanoid terkemuka di negara tersebut pada tahun 2025. Meski dalam beberapa laporan, AgiBot menduduki posisi pertama berdasarkan volume pengiriman di pasar global. Perusahaan ini telah mengirimkan lebih dari 5000 unit dan meraih $142 juta.
Omdia memperkirakan pengiriman Unitree sebanyak 4200 dan memberikan pangsa pasar sebesar 32%. Counterpoint berpendapat bahwa perusahaan ini menguasai 26,4% dengan penjualan sebesar 4224.
Produsen dari Shenzhen, UBTech Robotics dan Leju Robotics menempati posisi ketiga dan keempat dengan pangsa pasar masing-masing 5,2% dan 4,9%. Tesla milik Elon Musk berada di posisi kelima — 4,7%.
Data menunjukkan kepemimpinan produsen China di industri ini, karena pesaing Amerika masih dalam tahap awal produksi massal.
Tesla membangun jalur perakitan untuk satu juta unit Optimus. Diperkirakan jalur tersebut akan mulai beroperasi pada akhir 2026.
Ledakan robot
Laporan baru dari Counterpoint Research menunjukkan bahwa pada tahun 2025, lebih dari empat dari lima robot humanoid yang terjual berasal dari China.
Secara total, sebanyak 16.000 robot dikirimkan ke seluruh dunia. Sebagian besar digunakan untuk pengumpulan data dan penelitian, serta di bidang logistik, manufaktur, dan otomotif.
Menurut perkiraan perusahaan riset, pada tahun 2027 akan ada lebih dari 100.000 unit di pasar — enam kali lipat dari angka tahun 2025.
Perlu diingat, pada November 2025, Komisi Nasional untuk Pembangunan dan Reformasi China menyatakan bahwa pasar robot humanoid di negara tersebut berpotensi mengalami gelembung.