Saat memilih investasi, hasil tidak menjadi satu-satunya faktor yang penting. Yang benar-benar penting adalah berapa risiko yang Anda ambil untuk mendapatkan hasil tersebut. Di sinilah peran indeks Sharpe, sebuah alat yang telah digunakan oleh profesional keuangan selama puluhan tahun untuk mengukur kinerja sebenarnya dari sebuah portofolio dibandingkan dengan risiko yang diambil.
Dikembangkan oleh William F. Sharpe pada tahun 1966, indeks Sharpe telah menjadi tolok ukur untuk menilai hasil yang disesuaikan dengan risiko. Singkatnya, ini membantu Anda memahami apakah Anda mendapatkan keuntungan yang cukup dengan mempertimbangkan tingkat volatilitas yang harus Anda tanggung.
Bagaimana Cara Kerja Indeks Sharpe Secara Praktis
Rumusnya sederhana tetapi kuat:
Indeks Sharpe = (Rp - Rf) / σp
Di mana:
Rp = hasil yang diharapkan dari portofolio Anda
Rf = tingkat bebas risiko (seperti obligasi pemerintah)
σp = deviasi standar, yaitu seberapa banyak portofolio berfluktuasi
Yang terjadi adalah indeks ini mengambil keuntungan aktual di atas risiko. Jika Anda mendapatkan hasil tinggi dengan volatilitas yang rendah, indeks Sharpe Anda akan lebih tinggi. Sebaliknya, jika Anda mendapatkan hasil kecil tetapi mengambil risiko besar, indeksnya akan rendah.
Tiga Alasan Mengapa Anda Harus Mempertimbangkan Indeks Sharpe
Hasil yang disadari risiko
Indeks Sharpe yang lebih tinggi berarti Anda mendapatkan hasil yang lebih baik dengan mempertimbangkan risiko yang Anda ambil. Ini bukan hanya soal keuntungan, tetapi keuntungan yang cerdas.
Membandingkan kinerja sebenarnya
Misalnya, kita memiliki dua portofolio: satu dengan hasil 15% dan satu lagi 10%. Sebelum memilih yang pertama, Anda harus memeriksa indeks Sharpe-nya. Bisa jadi portofolio dengan hasil 10% sebenarnya lebih unggul karena memerlukan risiko yang jauh lebih rendah. Inilah yang membuat indeks Sharpe sangat penting untuk perbandingan investasi yang nyata.
Optimisasi profesional
Manajer dana dan investor institusional secara konsisten menggunakan indeks Sharpe untuk membangun dan memantau portofolio mereka. Ini adalah alat yang membantu pengambilan keputusan berdasarkan data konkret, bukan harapan atau intuisi.
Di Mana Indeks Sharpe Menunjukkan Keterbatasannya
Ini bukan alat yang sempurna. Ketika hasil menjadi negatif, indeks Sharpe kehilangan sebagian kegunaannya dan interpretasinya bisa menyesatkan. Selain itu, indeks ini mengasumsikan bahwa hasil mengikuti distribusi normal, tetapi kenyataannya pasar tidak selalu berperilaku demikian secara prediktif.
Meskipun memiliki keterbatasan ini, indeks Sharpe tetap menjadi salah satu kriteria paling andal untuk memahami nilai sebenarnya dari sebuah investasi: berapa banyak Anda mendapatkan dibandingkan risiko yang Anda ambil.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Cara menilai portofolio Anda: penemuan indeks Sharpe
Mengapa Indeks Sharpe Penting bagi Investor
Saat memilih investasi, hasil tidak menjadi satu-satunya faktor yang penting. Yang benar-benar penting adalah berapa risiko yang Anda ambil untuk mendapatkan hasil tersebut. Di sinilah peran indeks Sharpe, sebuah alat yang telah digunakan oleh profesional keuangan selama puluhan tahun untuk mengukur kinerja sebenarnya dari sebuah portofolio dibandingkan dengan risiko yang diambil.
Dikembangkan oleh William F. Sharpe pada tahun 1966, indeks Sharpe telah menjadi tolok ukur untuk menilai hasil yang disesuaikan dengan risiko. Singkatnya, ini membantu Anda memahami apakah Anda mendapatkan keuntungan yang cukup dengan mempertimbangkan tingkat volatilitas yang harus Anda tanggung.
Bagaimana Cara Kerja Indeks Sharpe Secara Praktis
Rumusnya sederhana tetapi kuat:
Indeks Sharpe = (Rp - Rf) / σp
Di mana:
Yang terjadi adalah indeks ini mengambil keuntungan aktual di atas risiko. Jika Anda mendapatkan hasil tinggi dengan volatilitas yang rendah, indeks Sharpe Anda akan lebih tinggi. Sebaliknya, jika Anda mendapatkan hasil kecil tetapi mengambil risiko besar, indeksnya akan rendah.
Tiga Alasan Mengapa Anda Harus Mempertimbangkan Indeks Sharpe
Hasil yang disadari risiko Indeks Sharpe yang lebih tinggi berarti Anda mendapatkan hasil yang lebih baik dengan mempertimbangkan risiko yang Anda ambil. Ini bukan hanya soal keuntungan, tetapi keuntungan yang cerdas.
Membandingkan kinerja sebenarnya Misalnya, kita memiliki dua portofolio: satu dengan hasil 15% dan satu lagi 10%. Sebelum memilih yang pertama, Anda harus memeriksa indeks Sharpe-nya. Bisa jadi portofolio dengan hasil 10% sebenarnya lebih unggul karena memerlukan risiko yang jauh lebih rendah. Inilah yang membuat indeks Sharpe sangat penting untuk perbandingan investasi yang nyata.
Optimisasi profesional Manajer dana dan investor institusional secara konsisten menggunakan indeks Sharpe untuk membangun dan memantau portofolio mereka. Ini adalah alat yang membantu pengambilan keputusan berdasarkan data konkret, bukan harapan atau intuisi.
Di Mana Indeks Sharpe Menunjukkan Keterbatasannya
Ini bukan alat yang sempurna. Ketika hasil menjadi negatif, indeks Sharpe kehilangan sebagian kegunaannya dan interpretasinya bisa menyesatkan. Selain itu, indeks ini mengasumsikan bahwa hasil mengikuti distribusi normal, tetapi kenyataannya pasar tidak selalu berperilaku demikian secara prediktif.
Meskipun memiliki keterbatasan ini, indeks Sharpe tetap menjadi salah satu kriteria paling andal untuk memahami nilai sebenarnya dari sebuah investasi: berapa banyak Anda mendapatkan dibandingkan risiko yang Anda ambil.