Pemerintah Singapura sedang mengambil tindakan—bermitra dengan perusahaan terkemuka di negara tersebut untuk meningkatkan program pelatihan dalam teknologi yang sedang berkembang. Tujuannya? Mencegah jenis PHK massal yang telah melanda lembaga keuangan secara global karena otomatisasi dan transformasi digital mengubah sektor tersebut.
Ini adalah langkah cerdas. Alih-alih menunggu krisis tenaga kerja terjadi, otoritas mengambil inisiatif lebih awal. Dengan berkolaborasi dengan perusahaan swasta besar, mereka mengidentifikasi kekurangan keterampilan dan merancang kursus untuk mempersiapkan pekerja menghadapi lanskap keuangan di masa depan. Pikirkan pengembangan blockchain, data science, AI—alat yang benar-benar digunakan dalam keuangan modern.
Pengembangan tenaga kerja yang proaktif seperti ini sangat penting. Ketika fintech dan sistem terdesentralisasi mengganggu perbankan tradisional, negara yang berinvestasi awal dalam pelatihan ulang cenderung muncul lebih kuat. Pendekatan Singapura menunjukkan bahwa mereka serius dalam menjaga keunggulan mereka sebagai pusat keuangan sambil melindungi pekerja mereka dari keusangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
14 Suka
Hadiah
14
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GasFeeCrier
· 15jam yang lalu
Operasi di Singapura kali ini memang keras, melakukan penataan awal pelatihan blockchain dan AI, jauh lebih pintar daripada negara-negara yang terlambat menyadari.
Lihat AsliBalas0
BearMarketBarber
· 01-07 21:44
Operasi Singapura kali ini cukup bagus, inisiatif menyerang jauh lebih baik daripada hanya bertahan pasif.
Lihat AsliBalas0
MetaverseLandlord
· 01-07 21:42
Operasi ini di Singapura cukup menarik, tapi jujur saja, mereka takut kehilangan pekerjaan.
Lihat AsliBalas0
AlphaLeaker
· 01-07 21:40
Menjadi lebih tegas, langkah Singapura ini memang cukup cerdas... Mengamankan posisi lebih awal dalam pelatihan blockchain dan AI, jauh lebih pintar daripada negara-negara yang terlambat menyadari.
Lihat AsliBalas0
OnchainHolmes
· 01-07 21:39
Operasi ini di Singapura memang benar-benar hebat, mereka sudah melatih orang-orangnya sebelumnya, jauh lebih pintar daripada negara-negara yang menunggu untuk otomatisasi mengeliminasi mereka.
Lihat AsliBalas0
GateUser-afe07a92
· 01-07 21:30
Operasi ini di Singapura memang luar biasa, tapi sejujurnya ini tetap saja memperpanjang umur keuangan tradisional... teknologi blockchain dan AI sudah lama mengubah segalanya
Lihat AsliBalas0
MetaverseLandlord
· 01-07 21:21
Operasi ini di Singapura benar-benar cerdas, melakukan penataan awal sebelum krisis datang
Pemerintah Singapura sedang mengambil tindakan—bermitra dengan perusahaan terkemuka di negara tersebut untuk meningkatkan program pelatihan dalam teknologi yang sedang berkembang. Tujuannya? Mencegah jenis PHK massal yang telah melanda lembaga keuangan secara global karena otomatisasi dan transformasi digital mengubah sektor tersebut.
Ini adalah langkah cerdas. Alih-alih menunggu krisis tenaga kerja terjadi, otoritas mengambil inisiatif lebih awal. Dengan berkolaborasi dengan perusahaan swasta besar, mereka mengidentifikasi kekurangan keterampilan dan merancang kursus untuk mempersiapkan pekerja menghadapi lanskap keuangan di masa depan. Pikirkan pengembangan blockchain, data science, AI—alat yang benar-benar digunakan dalam keuangan modern.
Pengembangan tenaga kerja yang proaktif seperti ini sangat penting. Ketika fintech dan sistem terdesentralisasi mengganggu perbankan tradisional, negara yang berinvestasi awal dalam pelatihan ulang cenderung muncul lebih kuat. Pendekatan Singapura menunjukkan bahwa mereka serius dalam menjaga keunggulan mereka sebagai pusat keuangan sambil melindungi pekerja mereka dari keusangan.