Ingin membuat sistem tabungan yang berkelanjutan tanpa perlu menangkap momentum pasar? Metode DCAataurata-rata biaya dolar mungkin adalah jawaban yang Anda cari. Teknik ini membantu investor pemula untuk memulai dengan modal kecil dan mengurangi risiko dari fluktuasi harga.
Rata-rata Biaya Dolar (DCA) Itu Apa
DCA adalah singkatan dari Dollar-Cost-Averaging yang merupakan teknik investasi yang tidak rumit, dengan prinsip adalah menginvestasikan jumlah uang yang sama secara konsisten, baik saat harga tinggi maupun rendah.
Sebagai contoh, Anda memutuskan untuk berinvestasi di saham 3.000 baht setiap bulan seperti biasanya. Ketika harga saham tinggi, Anda akan membeli lebih sedikit, dan ketika harga rendah, Anda akan mendapatkan lebih banyak saham. Metode ini membantu biaya rata-rata menjadi lebih rendah daripada membeli semuanya sekaligus.
Kebaikan dari metode DCA adalah membuat disiplin dalam menabung. Investor tidak perlu khawatir apakah membeli dengan harga mahal atau murah, cukup memiliki rencana penghematan yang jelas lalu menaatinya.
Keuntungan yang Membuat Investor Memilih DCA
Modal awal kecil tapi hasil nyata
Tidak perlu memiliki jutaan baht untuk berinvestasi, bisa dimulai dengan 1.000-5.000 baht per bulan saja. Untuk mereka yang ingin membuat uang bekerja lebih keras daripada disimpan di bank.
Mengurangi ketakutan membeli dengan harga mahal
Ketika harga saham melonjak tinggi, Anda akan membeli lebih sedikit, tapi ketika harga turun, Anda membeli lebih banyak. Perbedaan harga inilah yang membantu mengurangi biaya rata-rata.
Tidak perlu terus memantau berita pasar
Strategi ini sangat cocok untuk orang yang sibuk. Investor tidak perlu mengamati papan saham sepanjang hari, atau khawatir momentum mana yang paling tepat.
Hasil nyata seiring waktu berlalu
Semakin lama berinvestasi, biaya rata-rata akan semakin rendah. Jika saham sedang dalam tren naik jangka panjang, Anda akan mengumpulkan keuntungan dengan bijak.
Keterbatasan yang Perlu Diperhatikan
Meskipun DCA adalah metode yang lebih aman, tetapi tidak berarti bebas risiko. Jika Anda memilih saham yang tidak memiliki masa depan dan harganya terus turun, investasi dengan rata-rata biaya dolar juga masih bisa mengalami kerugian.
Rata-rata biaya hanya rata-rata jika harga saham terus naik, biaya rata-rata Anda akan semakin mendekati harga saat ini.
Tidak mengurangi volatilitas portofolio secara keseluruhan jika memilih saham dengan volatilitas tinggi, Anda masih akan merasakan tekanan dari perubahan pasar.
Mungkin tidak cocok untuk orang yang suka menangkap momentum jika Anda adalah trader jangka pendek yang berpikir untuk mendapat keuntungan dari pergerakan naik-turun, DCA mungkin menciptakan perasaan menyesal karena melewatkan momentum naik-turun berkali-kali.
Contoh Perhitungan DCA Nyata Selama 12 Bulan
Mari kita lihat contoh nyata untuk pemahaman yang lebih baik. Misalkan Anda berinvestasi 3.000 baht setiap bulan di saham dengan harga berfluktuasi antara 6-15 baht selama 12 bulan.
Bulan
Harga Saham (Baht)
Investasi (Baht)
Jumlah Saham yang Didapat
Bulan 1
10
3.000
300
Bulan 2
8
3.000
375
Bulan 3
12
3.000
250
Bulan 4
7
3.000
428,57
Bulan 5
6
3.000
500
Bulan 6
8
3.000
375
Bulan 7
9
3.000
333,33
Bulan 8
11
3.000
272,73
Bulan 9
11
3.000
272,73
Bulan 10
10
3.000
300
Bulan 11
9
3.000
333,33
Bulan 12
15
3.000
200
Total
9,67
36.000
3.940,69
Dari tabel terlihat bahwa biaya rata-rata berada di 9,67 baht per saham, meskipun harga ditutup tahun ini di 15 baht. Jika Anda membeli semuanya hanya sekali pada bulan 12 dengan uang 36.000 baht, Anda hanya akan mendapatkan 2.400 saham. Tetapi dengan metode DCA Anda mendapatkan 3.940 saham. Itu adalah perbedaan yang besar.
Saham Mana yang Layak Diinvestasikan dengan Metode DCA
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dengan DCA, harus memilih saham dengan fondasi yang baik terlebih dahulu. Karakteristik saham yang baik harus memiliki:
Bisnis harus kuat perusahaan harus memiliki keunggulan kompetitif dan dapat bertahan di industri untuk jangka panjang.
Memiliki rencana pertumbuhan saham harus memiliki potensi untuk berkembang, bukan bisnis yang akan ketinggalan zaman dengan mudah.
Keuntungan konsisten perusahaan harus memiliki keuntungan yang terus meningkat sebagai tanda manajemen yang baik.
Utang dalam tingkat yang wajar memiliki terlalu banyak utang dapat menyebabkan perusahaan memiliki masalah pembayaran utang di masa depan.
Dividen konsisten perusahaan yang memiliki pembayaran dividen menunjukkan perusahaan stabil dan memiliki keuntungan yang cukup.
6 Saham DCA Populer untuk Pemula
PTT - Petroleum Authority of Thailand
PTT adalah perusahaan energi besar Thailand, beroperasi di seluruh spektrum dari eksplorasi, produksi, nuklir hingga penjualan. Dengan stabilitas tinggi, banyak portofolio saham memiliki PTT dengan pengembalian dividen yang konsisten.
CPALL - Seven Eleven
Pengelola toko serba ada Seven Eleven lebih dari 13.000 cabang di seluruh Thailand. CPALL memiliki pendapatan dapat diandalkan dari biaya sewa, cocok untuk DCA dalam jangka panjang.
SCC - Semen Portland Thailand
Perusahaan terkemuka di Asia Tenggara, menjalankan bisnis terkait semen, kimia, dan pengemasan. Memiliki sejarah lebih dari 100 tahun dengan stabilitas dan pembayaran dividen reguler.
INTUCH - Investasi di Telekomunikasi
Perusahaan investasi di industri telekomunikasi melalui AIS, juga berinvestasi di satelit dan teknologi. Arus kas konsisten membuat dividen tinggi.
BBL - Bangkok Bank
Bank terkemuka Thailand dengan jaringan luas. Kekuatan dan stabilitas adalah karakteristik saham grup bank, cocok untuk mereka yang ingin investasi aman.
CPN - Central Pattana
Perusahaan pengembang mal terkemuka Thailand dengan lebih dari 30 mal. Juga mengembangkan properti jenis lain, dengan pendapatan dari biaya sewa yang dapat diandalkan, cocok untuk investasi jangka panjang.
Pilih Broker Mana
Saat ini ada banyak broker Thailand yang menyediakan layanan DCA, masing-masing memiliki perbedaan.
SBI Thailand Online - investasi minimum hanya 1.000 baht, biaya 0,075% yang terendah, saham di grup SET 100.
Thai Commercial (SCBS) - minimum 2.000 baht, dapat memilih investasi bulanan atau mingguan, biaya 0,157% untuk pemesanan melalui internet.
Phillip (Phillip) - minimum 1.000 baht, pilih saham dari daftar 36 rekomendasi, biaya 0,257% minimum 30 baht per putaran.
Kasikornbank (KS) - minimum 5.000 baht, dapat memilih SET 100 atau ETF, biaya 0,157-0,207%.
Nomura (Nomura) - minimum 1.000 baht, kebijakan investasi di saham CNS yang stabil, biaya 0,15-0,25%.
KTB (KTBS) - minimum 1.000 baht, investasi di saham SET dan mai, biaya 0,25%.
Bualuang (Bualuang) - minimum 5.000 baht, fokus di investasi ETF seperti BMSCITH, BSET100, biaya 0,30%.
Maybank Kim Eng (Maybank) - minimum 5.000 baht, investasi di SET 50 dan SET 100, biaya 0,15%.
Krungsri (KSS) - minimum 2.000 baht, investasi di saham SET 100 bulanan/mingguan.
Setiap broker memiliki kelebihan dan kekurangan. Anda harus memilih sesuai kebutuhan dan anggaran Anda.
Ringkasan
Metode DCA atau rata-rata biaya dolar membantu investor pemula untuk memulai dengan modal kecil, memiliki disiplin dalam menabung, dan mengurangi ketakutan menangkap momentum pasar. Hal yang paling penting adalah harus memilih saham dengan fondasi baik, memiliki rencana pertumbuhan, dan membayar dividen secara konsisten.
Jika Anda adalah investor pemula yang ragu bagaimana memulai investasi, DCA mungkin adalah titik awal yang baik, karena membantu Anda belajar berinvestasi sambil terus mengumpulkan kekayaan secara bertahap.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Cara DCA Mengakumulasi Biaya Saham dengan Benar Panduan untuk Investor Pemula
Ingin membuat sistem tabungan yang berkelanjutan tanpa perlu menangkap momentum pasar? Metode DCAataurata-rata biaya dolar mungkin adalah jawaban yang Anda cari. Teknik ini membantu investor pemula untuk memulai dengan modal kecil dan mengurangi risiko dari fluktuasi harga.
Rata-rata Biaya Dolar (DCA) Itu Apa
DCA adalah singkatan dari Dollar-Cost-Averaging yang merupakan teknik investasi yang tidak rumit, dengan prinsip adalah menginvestasikan jumlah uang yang sama secara konsisten, baik saat harga tinggi maupun rendah.
Sebagai contoh, Anda memutuskan untuk berinvestasi di saham 3.000 baht setiap bulan seperti biasanya. Ketika harga saham tinggi, Anda akan membeli lebih sedikit, dan ketika harga rendah, Anda akan mendapatkan lebih banyak saham. Metode ini membantu biaya rata-rata menjadi lebih rendah daripada membeli semuanya sekaligus.
Kebaikan dari metode DCA adalah membuat disiplin dalam menabung. Investor tidak perlu khawatir apakah membeli dengan harga mahal atau murah, cukup memiliki rencana penghematan yang jelas lalu menaatinya.
Keuntungan yang Membuat Investor Memilih DCA
Modal awal kecil tapi hasil nyata
Tidak perlu memiliki jutaan baht untuk berinvestasi, bisa dimulai dengan 1.000-5.000 baht per bulan saja. Untuk mereka yang ingin membuat uang bekerja lebih keras daripada disimpan di bank.
Mengurangi ketakutan membeli dengan harga mahal
Ketika harga saham melonjak tinggi, Anda akan membeli lebih sedikit, tapi ketika harga turun, Anda membeli lebih banyak. Perbedaan harga inilah yang membantu mengurangi biaya rata-rata.
Tidak perlu terus memantau berita pasar
Strategi ini sangat cocok untuk orang yang sibuk. Investor tidak perlu mengamati papan saham sepanjang hari, atau khawatir momentum mana yang paling tepat.
Hasil nyata seiring waktu berlalu
Semakin lama berinvestasi, biaya rata-rata akan semakin rendah. Jika saham sedang dalam tren naik jangka panjang, Anda akan mengumpulkan keuntungan dengan bijak.
Keterbatasan yang Perlu Diperhatikan
Meskipun DCA adalah metode yang lebih aman, tetapi tidak berarti bebas risiko. Jika Anda memilih saham yang tidak memiliki masa depan dan harganya terus turun, investasi dengan rata-rata biaya dolar juga masih bisa mengalami kerugian.
Rata-rata biaya hanya rata-rata jika harga saham terus naik, biaya rata-rata Anda akan semakin mendekati harga saat ini.
Tidak mengurangi volatilitas portofolio secara keseluruhan jika memilih saham dengan volatilitas tinggi, Anda masih akan merasakan tekanan dari perubahan pasar.
Mungkin tidak cocok untuk orang yang suka menangkap momentum jika Anda adalah trader jangka pendek yang berpikir untuk mendapat keuntungan dari pergerakan naik-turun, DCA mungkin menciptakan perasaan menyesal karena melewatkan momentum naik-turun berkali-kali.
Contoh Perhitungan DCA Nyata Selama 12 Bulan
Mari kita lihat contoh nyata untuk pemahaman yang lebih baik. Misalkan Anda berinvestasi 3.000 baht setiap bulan di saham dengan harga berfluktuasi antara 6-15 baht selama 12 bulan.
Dari tabel terlihat bahwa biaya rata-rata berada di 9,67 baht per saham, meskipun harga ditutup tahun ini di 15 baht. Jika Anda membeli semuanya hanya sekali pada bulan 12 dengan uang 36.000 baht, Anda hanya akan mendapatkan 2.400 saham. Tetapi dengan metode DCA Anda mendapatkan 3.940 saham. Itu adalah perbedaan yang besar.
Saham Mana yang Layak Diinvestasikan dengan Metode DCA
Sebelum memutuskan untuk berinvestasi dengan DCA, harus memilih saham dengan fondasi yang baik terlebih dahulu. Karakteristik saham yang baik harus memiliki:
Bisnis harus kuat perusahaan harus memiliki keunggulan kompetitif dan dapat bertahan di industri untuk jangka panjang.
Memiliki rencana pertumbuhan saham harus memiliki potensi untuk berkembang, bukan bisnis yang akan ketinggalan zaman dengan mudah.
Keuntungan konsisten perusahaan harus memiliki keuntungan yang terus meningkat sebagai tanda manajemen yang baik.
Utang dalam tingkat yang wajar memiliki terlalu banyak utang dapat menyebabkan perusahaan memiliki masalah pembayaran utang di masa depan.
Dividen konsisten perusahaan yang memiliki pembayaran dividen menunjukkan perusahaan stabil dan memiliki keuntungan yang cukup.
6 Saham DCA Populer untuk Pemula
PTT - Petroleum Authority of Thailand
PTT adalah perusahaan energi besar Thailand, beroperasi di seluruh spektrum dari eksplorasi, produksi, nuklir hingga penjualan. Dengan stabilitas tinggi, banyak portofolio saham memiliki PTT dengan pengembalian dividen yang konsisten.
CPALL - Seven Eleven
Pengelola toko serba ada Seven Eleven lebih dari 13.000 cabang di seluruh Thailand. CPALL memiliki pendapatan dapat diandalkan dari biaya sewa, cocok untuk DCA dalam jangka panjang.
SCC - Semen Portland Thailand
Perusahaan terkemuka di Asia Tenggara, menjalankan bisnis terkait semen, kimia, dan pengemasan. Memiliki sejarah lebih dari 100 tahun dengan stabilitas dan pembayaran dividen reguler.
INTUCH - Investasi di Telekomunikasi
Perusahaan investasi di industri telekomunikasi melalui AIS, juga berinvestasi di satelit dan teknologi. Arus kas konsisten membuat dividen tinggi.
BBL - Bangkok Bank
Bank terkemuka Thailand dengan jaringan luas. Kekuatan dan stabilitas adalah karakteristik saham grup bank, cocok untuk mereka yang ingin investasi aman.
CPN - Central Pattana
Perusahaan pengembang mal terkemuka Thailand dengan lebih dari 30 mal. Juga mengembangkan properti jenis lain, dengan pendapatan dari biaya sewa yang dapat diandalkan, cocok untuk investasi jangka panjang.
Pilih Broker Mana
Saat ini ada banyak broker Thailand yang menyediakan layanan DCA, masing-masing memiliki perbedaan.
SBI Thailand Online - investasi minimum hanya 1.000 baht, biaya 0,075% yang terendah, saham di grup SET 100.
Thai Commercial (SCBS) - minimum 2.000 baht, dapat memilih investasi bulanan atau mingguan, biaya 0,157% untuk pemesanan melalui internet.
Phillip (Phillip) - minimum 1.000 baht, pilih saham dari daftar 36 rekomendasi, biaya 0,257% minimum 30 baht per putaran.
Kasikornbank (KS) - minimum 5.000 baht, dapat memilih SET 100 atau ETF, biaya 0,157-0,207%.
Nomura (Nomura) - minimum 1.000 baht, kebijakan investasi di saham CNS yang stabil, biaya 0,15-0,25%.
KTB (KTBS) - minimum 1.000 baht, investasi di saham SET dan mai, biaya 0,25%.
Bualuang (Bualuang) - minimum 5.000 baht, fokus di investasi ETF seperti BMSCITH, BSET100, biaya 0,30%.
Maybank Kim Eng (Maybank) - minimum 5.000 baht, investasi di SET 50 dan SET 100, biaya 0,15%.
Krungsri (KSS) - minimum 2.000 baht, investasi di saham SET 100 bulanan/mingguan.
Setiap broker memiliki kelebihan dan kekurangan. Anda harus memilih sesuai kebutuhan dan anggaran Anda.
Ringkasan
Metode DCA atau rata-rata biaya dolar membantu investor pemula untuk memulai dengan modal kecil, memiliki disiplin dalam menabung, dan mengurangi ketakutan menangkap momentum pasar. Hal yang paling penting adalah harus memilih saham dengan fondasi baik, memiliki rencana pertumbuhan, dan membayar dividen secara konsisten.
Jika Anda adalah investor pemula yang ragu bagaimana memulai investasi, DCA mungkin adalah titik awal yang baik, karena membantu Anda belajar berinvestasi sambil terus mengumpulkan kekayaan secara bertahap.